
🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻
Seminggu sudah Ais mulai membantu Pak Amat berkerja dikantin bakso untuk mencuci piring, ia tak merasa malu karena yang dia kerjakan tak merugikan orang lain dan juga halal.
"Ais... " Sapa Maria.
"Iya.. ada apa Mar?" Tanya Ais.
"Loe nggak malu apa kerja nyuci piring gitu? " Tanya Maria dengan rasa penasaran.
"Aku nggak malu Mar, selama itu halal dan tak merugikan orang lain, aku lakuin itu untuk menghemat uang saku Mar, soalnya aku masih belum melunasi uang buku LKS itu, jadi sisa ongkos bisa aku tabung untuk mencicil uang buku.." Ucap Ais panjang lebar.
Mendengar bawaban Ais, Maria merasa malu, ia yang semuanya tinggal minta dan tak pernah kekurangan, namun apa bila ketinggalan uang saku atau berkurang sedikit saja uang sakunya ia akan sangat marah pada mami - papinya, mirisnya itu terjadi setiap hari tetapi masih ia selalu merasa kurang dan tak bersyukur, sedangkan Ais berada dalam kekurangan tetapi tak pernah mengeluh dan selalu bersyukur.
"Ais ...kamu hebat... aku malu padamu Ais.." Ucap Maria tulus.
"Tak usah malu Mar, kita sudah punya porsi rezekinya masing - masing, tinggal kitanya aja mau bersyukur atau tidak.." Jawab Ais.
"Mar.. sebentar lagi bel istirahat, aku mau ke. mushola dulu lalu ke kantin, kamu mau ikut nggak?" Tanya Ais.
"Iya aku mau coba ikut kamu ke mushola Ais.." Ucap Maria.
Saat bel panjang istirahat berbunyi mereka berdua segera keluar kelas menuju mushola.
"Mar... kamu mau ikutan berwudu nggak? " Tanya Ais.
"Nggak Ais.." Ucap Maria sambil menunduk.
"Kenapa, apa kamu lagi dapet?" Tanya Ais.
"Ais... aku.. a... a.. aku.. nggak bisa berwudu, soalnya udah lama aku nggak pernah sholat lagi, padahal mami sama papi sudah sering marahin aku karena nggak sholat.." Ucap Maria menunduk malu dengan wajah memerah.
Ais tertegun memandang sahabatnya, ia merasa sedih karena masih ada temannya yang notabene sebantar lagi menuju dewasa tetapi belum bisa wudhu dan sholat, namun disatu sisi ia bahagia karena kejujuran Maria, dengan begitu ia bisa membantu masalah. Maria.
"Kamu nggak usah khawatir Mar, aku akan membantumu sampai kamu bisa.." Ucap Ais dengan tersenyum.
Mulai hari itu dengan telaten Ais membantu Maria untuk berwudhu dan sholat, dan setelahnya baru lah ia membantu Pak Amat,
dan disaat tugasnya sedang banyak maka saat pulang sekolah baru lah ia membantu Pak Amat.
Tanpa ada yang menyadari pengagum rahasia Ais yang tersembunyi dibalik tirai mushola merasa semakin mengagumi sosok Ais. Dan sekarang ia tak hanya menunggu Ais dibalik tirai melainkan mulai mengikuti semua kegiatan Ais dimanapun ia berada.
****
Dirumah Maria.....
Dua Minggu sudah Maria belajar sholat bersama Ais, sekarang ia sudah bisa sholat sendiri. Kedua orangtua Maria merasa heran sekarang setiap sholat Asyar, Magrib, Isya, dan Subuh Maria tampak segera memasuki kamar. Dan hal ini sudah berlangsung selama dua minggu, karena penasaran akhirnya Mami dan Papi berniat mengintip apa yang dilakukan putri kesayangannya.
__ADS_1
"Allahu akbar... Allahu akbar.. " Suara azan Magrib mulai berkumandang.
Maria segera berlari memasuki kamarnya, dan kebiasaan buruk Maria, ia tak pernah mengunci pintu kamarnya.
Mami dan Papinya segera mengendap - endap menuju kamar Maria dan mereka sangat terharu melihat gadis kesayangannya kini tengah menunaikan ibadah sholat tanpa harus Mami teriak - teriak seperti dulu bahkan sampai perang mulut dengan Maria.
"Pi.. cubit mami.." Ucap Mami merasa tak percaya.
"Auwww...sakit Pi.." Ucap Mami sambil meringis.
"Nah lho, katanya tadi minta cubit, eh pas dicubit malah meringis.." Ucap Papi sambil tersenyum menggoda istrinya.
"Ya.. nggak kuat - kuat amat Pi nyubitnya, ini mah Papi nyubitnya nafsu.." Rajuk Mami.
"Udah sekarang kita sholat dulu, nanti abis sholat baru kita samperin anak gadis kita yang sholahah ini.." Ucap papi.
*****
Saat selesai sholat Mami dan Papi sudah berdiri di depan Pintu kamar Maria, mereka sengaja tak masuk karena Maria sedang. berdoa.
"Ya Allah... aku datang... sekian lama aku pergi... ampunilah aku ya Allah.. yang telah melalaikan kewajibanku padaMu, maafkanlah dosaku pada kedua orangtuaku karena tak mematuhi nasihatnya, ampunilah dosa kedua orangtuaku sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku sewaktu aku masih keci, aamiin.." Doa Maria dengan linangan air mata.
Mami dan Papi tak kuasa menahan haru, mereka benar-benar bangga pada Maria.
Saat berbalik Maria melihat kedua orangtuanya ia segera berhamburan kepelukan Mami dan Papinya.
"Sayang...Mami dan Papi sangat bangga pada mu, perubahanmu anugrah terindah buat Papi juga Mami.." Ucap Mami.
"Semua ini karena Ais Mi, dia sahabat yang luar biasa, dengan telaten ia mengajari Mar sholat dan berwhudu, dia anak yang sedehana Mi.. Pi.. sekarang ia bekerja mencuci piring dikantin sekolah, karena buku LKS nya belum lunas, kemarin Mar mau membatu Ais untuk melunasinya tapi Ais menolak Mi.. Pi padahal Mar mau balas budi, Ais bilang kalau mau balas budi cukup Mar tidak lagi meninggalkan sholat serta menghormati Papi dan Mami.." Ucap Maria panjang lebar.
"Subhanallah.. ucap Papi Mar, sunggu teman yang luar biasa Mar, besok kamu undang Ais kerumah ya, kita ajak dia makan malam bersama.." Ucap Papi Mar.
"Siap.. Pi.." Ucap Mar sambil memberi hormat.
Ais... aku sangat mengagumimu.
Siapa sebenarnya pengagum raharis Ais ????
Bersambung.....
Mohon masukannya ya buat author karena ini tulisan perdana author. Love you readers
Terimakasih ya sudah membaca karyaku ,jika suka tinggalkan jejakmu berupa like dan komen karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.
Sambil menunggu ceritaku yang ini Up baca juga Novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.
Dan karya apik author yang lain :
__ADS_1
Fit Fithree Fitri.
Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.
Mengejar Cinta Ariel
Almaira My Secret Wife
My Love My Babysitter
*Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu
Kembar Tidak Identik
*Ergina Putri
Melawan Rasa Takutku
My Heart Is Only For You
*Sudrun
Penjelah Malam
Samudra
*Putri Tanjung
OB Kerudung Biru
*Envy Yo Wesben.
My Princess OG.
*Sisca Nasty
Mafia in Love
*Cindyelvira
Ketika Muslimah Jatuh Cinta
Istri Sholehah
*Karlina Sulaiman
Mencintaimu Dalam Diam
__ADS_1