Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah
TAMU PENGANGGU


__ADS_3

Setelah berperang dimedan tempur asmara yang indah, kedua insan yang sedang memadu kasih itu pun tertidur karena kelelahan, mereka melupakan makan siangnya, dan melupakan seseorang yang sudah kering menunggu dilobi.


saat jam beker diatas nakas berbunyi baru lah kedua insan tersebut terbangun dan saling melemparkan senyum.


"Ayang kita belum makan siang nih aku lapar"Renggek Ais manja.


"Iya kita pesan aja ya, biar nggak capek ".


"Aku udah bawa Ayang, nggak usah pesan, makannya ada dimeja kantor depan ".


"Baiklah kamu tunggu aja disini, biar aku yang ambil ya"Rey berlalu sambil mencium bibir Ais sekilas.


Ais segera membersihkan dirinya dan bersiap untuk makan siang bersama suaminya tercinta.


Rey datang membawa rantang makanan, dan memberikannya pada Ais untuk disajikan dan Rey segera membersihkan dirinya juga sebelum ikut makan siang.


Makan siang berdua dengan orang tersayang merupakan momen yang sangat dinantikan oleh setiap pasangan apa lagi pasangan yang masih baru menikah, namun kedua pasangan ini meski sudah lama menikah tetapi masih seperti pengantin baru.


"Ayang suapin aku ya"Renggek Rey manja.


"Ayang kamu masih aja manja seperti Alif, minta disuapin".Ucap Ais sambil tersenyum.


"Ayangg pleassss, nanti kalau salah satu dari kita sudah tiada pasti kita akan merindukan masa - masa ini"Ucap Rey sambil mencium bibir merah muda Ais sekilas yang masih alami karena memang Ais hampir tak pernah menggunakan lipstik.


Dengan cepat Ais menutup bibir Rey dengan tangannya.


"Ayang berjanjilan jangan berbicara seperti itu lagi, karena aku akan sangat bersedih ".Menunduk sedih dan air mata telah mengalir disudut mata Ais yang bening.


"Maafkan aku Yang... maaf ya, aku nggak bermaksud membuatmu sedih begini".


Rey segera meraih pundak istrinya lembut dan mulai mendaratkan ciumnya dibibir merah muda istrinya yang terasa sangat lembut, kenyal dan manis, yang membuat Rey tak ingin berhenti.


******* Rey semakin gencar dan dalam membuat Ais mengeluarkan desahannya yang sangat jarang Rey dengar, dan itu membuat gairahnya semakin memuncak.


"Ehmm... ehmm.. hen.. ti.. kan.. A.. Yang"Ucap Ais tersenggal karena kehabisan nafas.


Rey menghentikan Ciumannya yang maut dan membuat hati Ais berdetak hebat.


"Yang kita makan dulu ya, laperrrr".


"Baiklah tapi suapin aku ya".


"Aaakk... buka mulutnya Ayang Rey".


"Aaammm, nikmatnya ya Allah"Ucap Rey manja.

__ADS_1


Keduanya asyik makan saling menyuapi sehingga pintu ruangan Rey diletuk seseorang.


"Ayang kamu didalem aja ya jangan kemana - mana, aku lihat dulu siapa".


Rey segera memakai celana panjangnya , meski atasannya masih pakai kaos oblong hitam kesukaanya. Dan segera membuka pintu.


"Klek" Knop pintu diputar dan terbukalah pintunya.


" Maaf pak ada tamu yang kemarin sudah janji dengan bapak untuk membicarakan proyek yang ada diInonesia"Ucap sekretarisnya Antonio sekaligus tangan kanan Rey.


"Apa bisa kamu layani dulu karena aku sedang makan siang bersama istriku"


"Baiklah pak, lanjutkan saja, biar saya yang urus tamunya"Ucap Antonio dan segera berlalu.


"Tunggu, Antonio tolong kau beri tahu bagian resepsionis untuk memperlakukan tamu ku yang ada dibawah namanya pak Beno dengan baik, dan jadikan ia satpan dikantor kita"Ucap Rey lembut.


"Baik pak siap laksanakan "Antonio berlalu sambil tersenyum.


Dengan segera Antonio menelpon ke bagian resepsionis untuk menyampaikan pesan dari pak Rey kepada seseorang yang ada dilobi yang bernama Beno.


"Ehm pak Beno, anda diterima kerja disini sebagai satpam dan ini baju seragam anda, dan anda boleh bekerja mulai detik ini juga"Ucap Rini yang bertuga sebagai resepsionis di perusahaan Rey.


Beno yang tak menyangka kejahatannya dibalas dengan kebaikan oleh Ais, berjanji akan memberikan bakti Terbaiknya untuk perusahaan ini.


Dan diruangan Antonio...


"Silahkan masuk bu Enggela, maaf Tuan Rey belum bisa menemui anda karena sedang makan siang bersama istrinya".


Tamu yang dimaksud nampak kecewa karena ia sudah sangat lama menanti untuk bertemu Reyhan yang sejak kuliah ditaksirnya, namun selalu tak berhasil karena Rey menolaknya.


Sekarang ia semakin terbakar rasa cemburu mendengar Rey yang makan bersama istrinya. Dan semakin penasaran wanita seperti apa yang membuat Rey yang terkenal dingin dan cuek dikampus mereka bisa menjadi bucin. Dan dengan kasar ia membentak Antonio.


"Apa kau belum memberitahu Rey kalau yang datang itu aku, orang yang dulu dekat dengannya "Bentak Anggela marah.


Sementara Antonio hanya tersenyum sambil menggelengkan keplanya. Karena ia tahu Rey tak akan berpaling ke wanita manapun, karena ia telah mendapatkan bidadari yang Allah turunkan ke bumi untuknya.


Sementara dikamar istirahat Rey...


Kedua pasangan itu sudah selesai makan, dan Ais sudah merapikan semuanya.


"Ayang aku pamit pulang ya". Memegang tangan Rey lembut.


"Ayang nanti aja sebentarrrrr lagi ya".


"Tapi aku sudah janji sama Alif untuk pulang secepatnya".

__ADS_1


"Ya udah tapi kita berperang sebentar ya".


"Please sebentar saja, aku masih kangen".


"Maaf Ayang, nanti kita lanjutkan dirumah saja ya".


Dengan wajah yang cemberut akhirnya Rey menuruti permintaan istrinya. Ingin rasanya ia segera ikut pulang bersama istrinya.


Ais hanya bisa tersenyum, ia sangat memahami suaminya yang memang sudah lama berpuasa tentu saja hasratnya akan sangat besar, namun ia tidak menganggu pekerjaan suaminya. Lalu tiba - tiba.


"tokk.. tokkk.. "


"Reyhann kamu dimana, mengapa tak mau bertemu denganku hah Reyhannn"Teriak Anggela.


Sedang Antonio tak bisa mencegahnya.


Reyhan dan Ais juga terkejut dengan ketukan itu.


"Ayang... tamunya".


"Biarkan saja, dasar tamu pengganggu kesenangan orang lain saja"Ucap Rey kesal.


"Cup "Ais memberanikan diri mencium suaminya yang terlihat sedikit kesal.


Seketika wajahnya menjadi bersinar bagaikan mentari pagi.


Sedangkan Anggela sudah dibawa paksa. Antonio keruangannya.


"Ayangg aku pulang ya, love you".


"Love you too Ayang, tunggu aku dirumah ya".


Ya Allah lindungilah kekasihku, jagalah cinta kami hingga ke jannahMu, batin Rey.


Makasih ya dah baca karyaku 😍


Makasih juga dah kasih like, komen, dan vote nya 😍


Semoga sehat dan bahagia selalu 😍


Salam Manis,


😍


Author

__ADS_1


__ADS_2