Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah
KE TAMAN BUNGA


__ADS_3

🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻


Bandara ...


Mar, aku akan sangat merindukanmu." Memeluk Maria, air mata Ais kembali menetes."Jangan lupa saat ponakanku lahir segera kabari kami."


"Inshaa Allah Ais doakan kami semoga selalu bahagia hingga ke janah Allah."


"Aamiin Allahumma aamiin."


Begitu juga dengan Nara dan Reza, Keempatnya melambaikan tangan pada Ais dan Rey yang saling memerangkul. Meski mereka bukan saudara kandung namun cinta Ais pada mereka tak akan kurang. Mereka serasa saudara kandung.


Lambaian tangan perpisahan pastilah akan menyiksa jiwa meski suatu saat masih akan berjumpa. Namun semua punya dunianya masing-masing. Bagaimana dengan duniamu? Hiasilah duniamu dengan penuh senyuman agar terasa lapang dalam menjalani peran kita masing-masing.


Kini pesawat yang membawa keempat orang yang sangat berarti untuk Rey dan Ais telah mengudara. Mereka berduapun telah berada didalam mobilnya.


"Ayang-apa mau langsung pulang atau ....?" Rey menggantungkan ucapannya, agar bisa mendengar pendapat istrinya.


"Hmmm apa aku boleh meminta sesuatu?" Menatap manik mata suaminya yang sangat menawan hati. Dan Rey membalas tatapan istrinya dengan kedipan mata yang membuat sang penatap merona.


"Katakan." Melirik istrinya tercinta dengan mesra sambil menyalakan mesin mobil.


"Bagaimana kalau kita ketaman bunga sebelum magrib menjelang? Aku sudah lama tidak ketaman bunga, terakhir pergi sewaktu diculik Reza dan dibawa ke India. Aku waktu itu memimpikan kalau yang ada disana adalah kita berdua, pasti akan sangat menyenangkan." Tersenyum membayangkan kejadian waktu itu.


"Baiklah, mari kita buat kenangan itu menjadi nyata sekarang. Dan aku tahu suatu tempat yang dipenuhi dengan bunga-bunga yang indah, apalagi menjelang sunset." Tersenyum pada istrinya.


Aispun ikut tersenyum, ia sudah dapat membayangkan indahnya aneka bunga yang bertebaran, dan harumnya bebungaan itu rasanya sudah tercium diujung hidungnya.


Mobil Rey dan Ais sudah melaju dengan kecepatan sedang. Dan Rey menyetel lagu kasih kekasih dari grup nasyid Brothers. Yang sering Rey dengarkan dimasa kuliah.


Selama ini


Kumencari-cari


Teman yang sejati


Buat menemani


Perjuangan suci


Bersyukur kini


PadaMu Illahi


Teman yang dicari


Selama ini


Telah kutemui


Dengannya di sisi


Perjuangan ini


Senang diharungi


Bertambah murni


Kasih Illahi


KepadaMu Allah


Kupanjatkan doa


Agar berkekalan


Kasih sayang kita


Kepadamu teman


Ku pohon sokongan


Pengorbanan dan pengertian


Telah kuungkapkan


Segala-galanya...


KepadaMu Allah


Kupohon restu


Agar kita kekal bersatu

__ADS_1


Kepadamu teman


Teruskan perjuangan


Pengorbanan dan kesetiaan


Telah kuungkapkan


Segala-galanya


Itulah tandanya


Kejujuran kita


Keduanya saling tersenyum dan memandang saat mendengar alunan lagu nasyid itu. Perasaan Ais begitu berbunga-bunga. Dia sekarang baru merasa indahnya pacaran setelah menikah. Sesekali tangan Rey menyentuh tangan kekasih halalnya, dan keduanya saling melempar senyum."


Taman Bunga ....


Setelah berjalan hampir setengah jam mobil Rey kini mulai melambat dan menepi. Mereka pun tiba ditempat yang Rey ceritakan.


"Ayang ... kita sudah sampai, yuk kita turun." Membuka seatbeltnya dan segera turun. Dengan cepat ia juga membuka pintu untuk istrinya tercinta. Saat menjejakkan kakinya ditanah Ais langsung terpesona dan memuji keindahan alam ciptaan Allah, yang sungguh diluar dugaannya.



Hamparan bunga yang beraneka warna benar-benar memanjakan matanya. Senyum yang indah tak henti menghiasi wajah cantik Ais yang semakin merona.


Setelah puas menyusuri taman bunga yang beraneka warna kini keduanya berpindah ke taman bunga mawar yang harum semerbak. Aneka bunga mawar berjejeran disepanjang jalan, yang memanjakan mata. Ais semakin merasa senang dan rileks dengan keindahan serta keharuman bunga mawar. Keduanya berfoto bersama untuk mengabadikan keindahan tempat itu. Setelah puas Rey mengajaknya ketempat terakhir yaitu taman cinta.





Keindahan yang tak kalah menakjubkan dari kedua tempat yang tadi dia dan Rey singgahi. Dan Ais benar-benar merasa sangat bahagia. Dengan bergandengan tangan keduanya berjalan menyusuri taman cinta, dan tepat diujung taman ada sebuah mushola yang juga dikelilingi oleh bunga-bunga yang tak kalah indah. Ais dan Rey memutuskan untuk menunaikan salat magrib disana.


"Ayang ... kita salat magrib disini ya, setelahnya baru kita pulang." Mengandeng tangan istrinya.


"Iya Yang, sebentar lagi azan berkumandang. Aku ingin ketoilet untuk berganti pakaian," ucap Ais sambil tersenyum. Yang membuatnya terlihat semakin cantik dibawah temaramnya cahaya matahari yang mulai meredup.


Rey segera menuju ke mushala sedangkan Ais pergi menuju ketoilet perempuan. Hanya beberapa menit saja dia telah selesai berganti pakaian dan sekarang telah terbalut dengan indahnya mukena putih yang bermotif bunga lili kecil. Aispun segera memasuki mushala dan bersiap salat magrib.


Bukan hanya Rey dan Ais saja yang salat dimushala taman tetapi banyak pula jamaah lainnya yang membuat mereka menjadi bangga. Karena masih banyak orang yang peduli dengan ibadahnya meski sedang berwisata, tidak menjadikan mereka lalai terhadap perintahnya.


"Iya Ayang, alhamdulillah dan itu membuat aku tetingat saat pertama kali peraturan dikantor yang aku ganti dengan wajib berhenti bekerja saat azan berkumandang dan harus segera menunaikan salat bagi yang wajib menjalankannya, yang membuat semua karyawan kantor menjadi heboh." ucap Rey tersenyum pada istrinya.


"Dan aku sangat bangga dengan peraturan yang Ayang buat waktu itu, karena hal ini telah sesuai dengan ajaran dalam agama kita. Dan salat tepat waktu ini memiliki beberapa keutamaan Ayang, diantaranya yang akan aku jelaskan ini." Memegang lembut tangan suaminya kemudiam mencium punggung tangannya.


Melaksanakan salat tepat waktu memiliki banyak keutamaan yang jarang diketahui oleh manusia. Padahal keutamaan yang diberikan oleh Allah bagi hamba-Nya yang bersegera melaksanakan salat saat adzan dikumandangkan bukanlah hal yang main-main.


Berikut adalah keutamaan yang akan didapatkan bagi hamba-Nya yang segera melaksanakan salat:


Allah lebih mencintai perbuatan salat tepat waktu melebihi berbakti pada orang tua dan pergi berjihad.


Dalam Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa “Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah salat pada waktunya, berbakti kepada orang tua dan jihad di jalan Allah.”


Dari hadist tersebut kita dapat mengetahui bahwa, melakukan ibadah salat tepat pada waktu disebutkan terlebih dahulu jika dibandingkan dengan melakukan bakti pada orang tua dan jihad di jalan Allah.


Hal ini membuktikan, bahwasanya Allah memang mencintai perbuatan salat tepat waktu sebagai wujud cinta dari hamba-Nya kepada Tuhan yang telah menciptakan mereka.


Karena ketika manusia sangat mencintai Tuhan-Nya, mereka akan terus mengingat dan mengutamakan panggilan dari Allah untuk beribadah dan serta merta mengesampingkan urusan-urusan lain di dunia.


Mendapatkan Tempat di Surga


Kecintaan Allah pada hamba-Nya yang sering melakukan salat tepat waktu juga terbukti dengan janjinya untuk membalas mendapatkan ganjaran berupa surga.


Diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Qatadah bin Rib’iy mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:


“Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Aku mewajibkan umatmu salat lima waktu, dan Aku berjanji bahwa barangsiapa yang menjaga waktu-waktunya pasti Aku akan memasukkannya ke dalam surga, dan barangsiapa yang tidak menjaganya maka dia tidak mendapatkan apa yang aku janjikan."


Kebahagian berupa keindahan surga yang abadi di akhirat nanti. Telah disiapkan oleh Allah bagi hamba-hamba-nya yang senantiasa mengingat Allah dengan menyegerakan salat di awal waktu.


Sekali lagi, Allah tidak akan pernah mengingkari janji kepada hamba-hamba-Nya. Maka dari itu, menyegerakan salat pada awal waktu adalah salah satu cara bagi kita sebagai hamba-Nya untuk mendapatkan balasan berupa surga.


Diampuni dosa-dosanya seperti daun yang berguguran


Seperti dalam hadist yang berbunyi seperti berikut :


“Sesungguhnya seorang hamba yang muslim, jika menunaikan shalat dengan ikhlas karena Allah, maka dosa-dosanya akan berguguran seperti gugurnya daun-daun ini dari pohonnya."(HR. Ahmad).


Merupakan suatu bukti bahwa Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya saat ikhlas melaksanakan salat tepat waktu. Bagaimana Allah begitu mencintai orang yang mengesampingkan urusan-urusannya di dunia yang fana ini.


Demi menghadap Tuhan-Nya di waktu yang terbaik yakni di awal waktu atau saat adzan pertama kali dikumandangkan.

__ADS_1


Pahala kebaikan yang amat besar


Pada hadist lainnya juga disebutkan bahwa, pahala melaksanakan salat tepat waktu amatlah besar. Jika saja umat manusia mengetahui pahala yang diterima sangatlah besar. Niscaya mereka akan rela berlomba-lomba melaksanakannya sekalipun harus jalan merangkak dan diundi.


Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa, “…Seandainya orang-orang mengetahui pahala adzan dan barisan salat (shaf) pertama, lalu mereka tidak akan memperolehnya kecuali dengan ikut undian, niscaya mereka akan berundi.


Dan seandainya mereka mengetahui pahala menyegerakan salat pada awal waktu, niscaya mereka akan berlomba-lomba melaksanakannya. Dan seandainya mereka mengetahui pahala shalat Isyak dan Subuh, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan jalan merangkak.” (HR. Bukhari)


Mendapat sembilan macam kemuliaan


Selain itu, mengerjakan salat lima waktu tepat pada waktunya juga akan mendapatkan 9 macam kemuliaan. Hal ini sesuai dengan hadist seperti berikut:


Utsman bin ‘Affan RA berkata: “Barang siapa selalu mengerjakan salat lima waktu tepat pada waktu utamanya, maka Allah akan memuliakannya dengan sembilan macam kemuliaan, yaitu dicintai Allah, badannya selalu sehat, keberadaannya selalu dijaga malaikat, rumahnya diberkahi, wajahnya menampakkan jati diri orang shalih, hatinya dilunakkan oleh Allah, dipermudah saat akan menyeberang Shirath (jembatan di atas neraka) seperti kilat, dia akan diselamatkan Allah dari api neraka dan Allah Akan menempatkannya di surga kelak bertetangga dengan orang-orang yang tidak ada rasa takut bagi mereka dan tidak pula bersedih hati.


"Terimakasih khumairohku, maka dari itu aku semakin mencintaimu, semoga keluarga kecil kita selalu dalam lundungan Allah SWT, aamiin Allahumma aamiin." Membalas pegangan tangan istrinya.


"Aamiin, dan kita doakan juga Ayang agar yang baca novel ini bisa selalu menjaga salatnya, serta dilimpahkan nikmat sehat serta kemurahan rezeki yang diberkahi Allah SWT." Tersenyum pada suaminya.


Keduanya kembali bergandengan menuju kemobil mereka untuk pulang, agar esok bisa mengantarkan putra kesayangnnya dalam lomba hafalan juz 30 ditingkat provinsi.


Bersambung.....


Terimakasih sudah membaca.


Sambil menunggu novelku yang ini terbit, baca juga yuk novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.


Dan Novel Author lain yang tak kalah menarik.


Fit Tree Fitri.


Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.


* Almaira My Secret Wife


My Love My Babysitter


* Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu


Kembar Tidak Identik


*Ergina Putri


Melawan Rasa Takutku


Putri Asisten Pribadiku


* Putri Tanjung


OB Kerudung Biru


*Sudrun


Samudra


*Envy Yo Wesben.


My Princess OG.


*Cindy Elvira


Ketika Muslimah Jatuh Cinta


* Karlina Sulaiman


Mencintaimu dalam Diam


Kembali


*WIB (Write in Box)


Ya Dia Istriku


*Patma


Kun Fayakun


*Zanuba Ririn


Masjid Cinta


*Khauma


I Love My Army Wife

__ADS_1


__ADS_2