Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah
SEDIH DAN MARAH


__ADS_3

🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻


Melihat kondisi Acong yang sangat mengenaskan Ais segera berlari meminta pertolongan kebetulan masih ada guru olahraga mereka yang belum pulang.


"Pak... pak... " Sapa Ais dengan nafas ngos - ngosan.


"Tolongggg.." Ucap Ais dengan peluh yang telah membasahi wajahnya.


Melihat wajah Ais yang telah pucat dan bajunya ada noda darah membuat pak guru jadi penasaran dan bingung.


"Tarik nafas Ais... hembuskan... lalu bicara dengan tenang ya.." Ucap pak guru sambil menyodorkan segelas air.


Setelah sedikit tenang Ais segera berbicara, setelah mendengar penjelasan Ais, mereka berdua dan bersama beberapa rekan guru lainnya segera berlari menuju toilet pria.


Dengan sigap pak guru dan beberapa guru lainnya membopong tubuh Acong yang telah terkulai lemas menuju rumah sakit.


"Ais... kamu ikut kerumah sakit ya.." Pinta pak guru olahraga.


"Dan bu Agnes, segera hubungi pihak keluarganya.." Perintah pak guru kepada TU sekolah kami.


*****


Diperjalanan menuju rumah sakit, Ais tak henti - hentinya berdoa ya Allah semoga Acong nggak apa - apa, selamatkan Acong ya Robb.


Tanpa sadar airmata Ais telah keluar karena tak tega melihat kondisi sahabatnya.


Sampai dirumah sakit A, Acong segera dilarikan ke IGD dan langsung ditangani, kemudian dokter keluar dengan wajah sedikit khawatir


"Keluarga Acong mana?" Tanya dokter.


"Masih dalam perjalanan pak, ada yang bisa kami bantu.." Ucap pak guru.


"Kondisi pasien sangat mengkhawatirkan, harus segera ditangani karena sakitnya bukanlah sakit biasa," kata dokter.


Tangisan Ais semakin deras mengalir karena tak menyangka sahabat yang kelihatan sehat segar dan bahagia seperti Acong, menyimpan sakit yang sangat serius.


Tak lama beselang orangtua Acong datang dengan raut wajah yang sangat sedih, mereka segera menemui dokter.


*****


Diluar ruangan...


"Ais.. coba kamu ceritakan kronologi kejadiannya seperti apa, sampai Acong kita temukan tadi.." Ucap pak guru.


Ais pun menceritakan semua kejadiannya mulai dari Acong pamit ke kebelakang dan sampai akhirnya Ais temukan seperti sekarang.


*****


"Tritttt .." Suara pintu terbuka


Keluarlah kedua orangtua Acong dengan wajah yang sembab dan berjalan mendekati pak guru.

__ADS_1


"Maaf pak guru, apa kami boleh minta tolong bapak untuk membawa anak murid bapak yang bernama Ais kerumah sakit, karena ada yang akan kami sampaikan kepadanya.." Ucap mama Acong kepada pak guru.


"Oh iya kebetulan orangnya ada disini bu, tadi dialah yang menemukan Acong tergeletak di tolilet sekolah dan berinisiatif membawanya kerumah sakit.." Ucap pak guru panjang lebar.


Emang tak salah Acong sangat menyukaimu Ais, ternyata kau benar - benar anak yang baik, batin mama Acong.


"Sebentar saya panggilkan anaknya.." Ucap pak guru.


" Ais... sini.." Panggil pak guru sambil melambaikan tangan pada Ais.


" Iya pak... ada apa, bagaimana Acon.." Ucap Ais.


"Ikut bapak, orangtua Acong ingin bertemu denganmu.." Ucap pak guru.


Pak guru mengajak Ais masuk kedalam. ruangan acong untuk bertemu kedua orangtua Acong.


"Kreietttt.." Suara pintu terbuka.


"Bapak.. ibu.. ini Ais teman sekaligus ketua kelas acong.." Ucap pak guru sambil memperkenalkan Ais kepada kedua orangtua Acong.


"Siang om... tante.. " Ucap Ais sambil menyalami kedua orantua Acong.


"Ais.. sini nak.." Ucap mama Acong.


Ais pun berjalan mendekati mama Acong dan duduk disebelahnya sambil melihat Acong yang sedang ditangani dokter.


"Tante ingin menceritakan sesuatu pada Ais, tante harap Ais dapat memakluminya nanti"Ucap mama Acong.


"Tante jangan Khawatir inshaa Allah Ais akan berusaha membuat Acong selalu tertawa sampai akhir hayatnya.. " Ucap Ais sambil berlinang air mata.


"Terima kasih ..Ais, Acong sangat beruntung punya teman sepertimu.." Ucap mama dan papa Ais.


*****


Ais mohon pamit kepada kedua orangtua Acong, dan besok ia akan datang lagi.


*****


Ais merasa sedikit curiga dengan kedua sahabatnya Reza dan Han, karena merekalah yang terakhir keluar bersama Acong ke toilet. Ditambah lagi secari kertas itu, Ais sangat hafal tulisan teman sekelasnya.


"Awas saja kalian berdua jika dugaanku benar.." Ucap Ais sambilengepalkan kedua tangannya


Ais merasa sangat marah pada keduanya jika itu memang benar ulah keduanya, Reza... Han


....tunggu besok, batin Ais


Bersambung.....


Mohon masukannya ya buat author karena ini tulisan perdana author. Love you readers


Terimakasih ya sudah membaca karyaku ,jika suka tinggalkan jejakmu berupa like dan komen karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.

__ADS_1


Sambil menunggu ceritaku yang ini Up baca juga Novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.


Dan karya apik author yang lain :


Fit Fithree Fitri.


Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.


Mengejar Cinta Ariel


Almaira My Secret Wife


My Love My Babysitter


*Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu


Kembar Tidak Identik


*Ergina Putri


Melawan Rasa Takutku


My Heart Is Only For You


*Sudrun


Penjelah Malam


Samudra


*Putri Tanjung


OB Kerudung Biru


*Envy Yo Wesben.


My Princess OG.


*Sisca Nasty


Mafia in Love


*Cindyelvira


Ketika Muslimah Jatuh Cinta


Istri Sholehah


*Karlina Sulaiman


Mencintaimu Dalam Diam

__ADS_1


__ADS_2