
Anggela adalah Gadis cantik yang seksi, idola para jejaka salah satu kampus terkenal di Amrik, sebenarnya ia adalah gadis yang baik namun sedikit agresif.
Sewaktu kuliah tidak sedikit teman kampus mereka yang laki - laki ingin Menjadikannya kekasih dan memang Anggela sering gonta ganti pacar, sampai ia bertemu dengan Reyhan yang berasal dari Indonesia dengan wajah tampan khas Asia yang berbeda dengan pacar - pacar sebelumnya. Karena sikap Rey yang dingin dan cuek membuat seorang Anggela penasaran untuk menaklukkannya.
Bahkan Anggela sampai taruhan kalau ia tidak bisa menaklukkan Rey dalam waktu satu bulan maka ia akan tidur dengan Kekasihnya yang ia pacari waktu itu.
Dalam waktu satu bulan Rey masih tak tersentuh dan itu membuat Anggela terpaksa menyerahkan dirinya pada pacarnya sendiri dan itu membuat Anggela menaruh rasa cinta sekaligus dendam pada Rey, karena ia merasa apa yang ia alami terjadi karena Rey.
Oleh karena itu Anggela sangat penasaran siapa dan bagaiman wanita yang bisa membuat seorang Rey bisa menjaga hatinya selama bertahun - tahun tanpa tergoda oleh wanita manapun.
Makanya sekarang setelah ia berhasil sukses memegang beberapa perusahaan ia kembali ingin mencoba peruntunggannya dengan kembali merayu Reyhan sekaligus ingin mengenal istrinya.
Setelah melalui proses yang panjang akhirnya Anggela berhasil menjalin kerjasama dengan perusahaan Reyhan. Dan inilah kesempatannya untuk kembali merebut cinta Reyhan.
Dan pertemuan yang pertama ia telah gagal karena Reyhan menolaknya dengan alasan makan siang bersama istrinya dan itu membuatnya rasa penasarannya semakin membuncah.
Namun Anggela bukanlah gadis yang mudah menyerah. Dan ia telah membuat rencana untuk membuat Rey mau bertemu dengannya sekaligus ia ingin bertemu istrinya Rey.
"Selamat siang tuan Antonio saya Nona Anggela ingin mengundang anda dan tuan Reyhan untuk menghadiri perjamuan makan malam sebagai ucapan terima kasih saya karena tuan Rey mau bekerjasama dengan perusahaan saya".
"Iya nona Anggela nanti akan saya sampaikan, kapan dan dimana acaranya? ".
"Besok malam jam tujuh malam dihotel BB"
"Saya tunggu kabar selanjutnya".
Dengan segera Antonio mengabarkan kepada Rey tentang undangan yang ditawarkan nona Anggela.
"Assalamualaikum pak Rey".
"Waaalaikumussalam Antonio, ada apa".
"Maaf saya menganggu bapak tapi besok malam nona Anggela mengundang bapak untuk makan malam sebagai ucapan terima kasih karena telah mau bekerjasama dengan perusahaannya".
"Baiklah terima kasih Undangnnya tapi maaf kamu saja ya yang mewakili soalnya saya sudah janji sama Ais untuk makan malam diluar juga karena hari ini universary pernikahan kita yang ke lima tahun".
"Baiklah pak saya akan sampaikan pada nona Anggela nanti".
"Happy universary pak Reyhan semoga Samawa selalu".
__ADS_1
"Aamiin terimakasih ya An, kamu juga semoga cepet nikah ya".
"Aamiin makasih pak".
"Assalamualaikum pak".
"Waalaikumussalam An".
*****
Dihotel BB.....
Semua persiapan sudah Anggela persiapkan termasuk rencana untuk menjebak Rey dengan cara yang sedikit nakal. Anggela sudah berkhayal kalau malam ini Reyhan akan jatuh dalam pelukkannya dan istrinya tentu pasti akan marah dan berpisah dengan Reyhan.
Jam sudah menunjukkan pukul tujuh seperti yang telah ia janjikan, malam ini Anggela sengaja memakai gaun seksi terbaiknya dengan baju longdress berwarna silver tanpa lengan dengan belahan dada yang rendah hampir menampakkan perhiasan didalamnya, dengan belahan samping sebatas ujung pahanya, sehingga nampaknlah kaki jenjangnya yang putih mulus. Dan siapapun yang melihatnya pasti akan menelan ludahnya. Ditambah lagi memang tubuhnya yang sintal.
Dengan elegan Anggela menuruni anak tangga menuju ruang perjamuan yang telah ia pesan dan duduk santai dengan segelas wine yang berkelas ditangannya.
Hampir lima belas menit menunggu pintu yang sedar tadi Anggela nanti terbuka perlahan, tampak seorang lelaki gagah memasuki ruangan dengan membawa setangkai bunga mawar putih.
"Selamat malam nona Anggela, ini setangkai bunga untuk anda sebagai permohonan maaf tuan Rey karena tidak bisa memenuhi undangan anda karena ia sudah berjanji akan makan malam bersama istrinya tercinta Aisyah".
Wajah Anggela yang tadi tersenyum manis. seakan telah berubah menjadi sangat dingin dan kaku, ia mengepal tangannya dan meremas bagian pinggir pakainnya sebagai ungkapan kekesalannya.
Acara makan malam berlangsung hening tak ada gelak tawa atau pun senyum. Dan setelah selesai Antonio segera undur diri.
"Maaf tuan Antonio tunggu".
"Mau kah anda mengantar saya ketempat tuan Rey, saya ingin memberikan sebuah kado untuk hari jadi pernikahan mereka ".
Dengan sedikit berpikir akhirnya Antonio mengajak Anggela untuk bertemu Ais dan Rey.
Diperjalanan....
"Apa masih jaun tuan Antonio".
"Sebentar lagi nona".
Setelah hampir lima belas menit berkendara mobil yang Anggela tumpangi memasuki kawasan sebuah hotel berbintang lima dengan fasilitas kelas atas.
__ADS_1
"Turunlah nona kita sudah sampai".
Anggela segera turun dan berjalan mengikuti Antonio. Mereka berjalan mengikuti karpet merah yang telah terbentang.
"Tuan kenapa hotel semegah ini sepi pengunjungnya, apa tidak laku? "Tanya Anggela sinis.
"Karena semua hotel ini sudah dibooking Tuan Rey agar bisa bersama istrinya, karena istri tuan Rey tidak menyukai keramaian".
Dasar kampungan, istrimu Rey nggak berkelas batin Anggela.
Mereka berjalan hingga Sampailah disebuah ruangan yang telah disulap menjadi kebun bungga yang sangat indah.
"Wauu Amazingg so beautifull".Ucap Anggela reflek.
"Yah sangat indah, karena istri tuan Rey sangat menyukai bunga".
Perasaan Anggela semakin iri melihat semua yang Rey lakukan untuk istrinya. Sampailah mereka didepan dua orang yang sedang. berpelukan.
Anggela merasakan hawa panas diraut wajahnya melihat pemandangan yang sangat memilukan hati para jomblo yang melihatnya.
"Malam Tuan Rey, maaf menganggu ada yang ingin bertemu ".
"Heii Antonio mengapa tak memberi kabar kalau mau datang".
"Reyhannn kau tak mengenalku"Serobot Anggela.
"Hai Anggel, maaf belum bisa menemuimu karena aku masih harus bersama istriku tersayang".
"Ayangg perkenalkan teman aku waktu kuliah dulu".Sambil memeluk pinggang istrinya.
Ais membalikkan badannya dan tersenyum manis menatap Anggela.
Seketika Anggela seperti tersihir karena aura keteduhan dan kanyaman yang terpancar dari wajah Aisyah.
Pantas saja Rey tak bisa berpaling, wanita ini memiliki aura kecantikan yang luar biasa, meski ia terbalut kain dan pakaiannya tertutuo tapi keseksiannya tetap terpancar batin Anggela.
Ais segera mengulurkan tangannya pada Anggela yang seperti kehabisan kata - kata.
"Saya Aisyah"Mengulurkan tangan pada Anggela.
__ADS_1
"Anggela"Dengan sedikit rasa grogi.
Oh Good she is beautifull woman.