Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah
BERTEMU KAK REY


__ADS_3

🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻


Sampai dirumah sakit keluarga Ais bergegas untuk ke kamar Ais, disana mereka telah disambut hangat oleh pak Budi, papinya Maria.


"Bagaimana keadaan anak saya pak"Tanya ayah Ais


"Alhamdulillah panasnya sudah turun dan kata dokter tinggak menunggu Ais membuka mata saja"Ucap papi Maria


Ayah Ais dan papinya Maria tampak asyik berbincang mereka saling bertukas kisah untuk mengenal satu dengan lainnya.


Sedangkan ibu - ibu juga tak mau ketinggalan mereka juga asyik berbincang, sambil menunggu Ais membuka matanya.


Kak Ara duduk disamping Ais, sambil mengenggam tanganya , ia tak menyangka kisah surat itu akan berdampak panjang buat Ais, sangat berbeda dengan Rey yang memang lebih bersikap dewasa meski waktu itu baru SMP. Ara sangat menyayangi Ais, ia akan melakukan apapun untuk menjaga Ais.


Saat sedang asyik berbincang tiba - tiba ponsel mami Maria bergetar hebat karena memang lagi di silent.


"Maaf ya bu Aminah, saya permisi dulu mau menerima telpon dari anak sholehku yang ganteng, dia sedang kuliah di luar"Ucap mami Maria.


Mami Maria berjalan meninggalkan ruangan Ais, untuk menerima telpon anak kesayanganya Reyhan.


"Assalamualaikum mi"Sapa Rey


"Waalaikumussalam anak mami yang ganteng"Ucap mami


"Mii pada kemana sih, telpon papi nggak diangkat, mami nggak diangkat, telpon Maria juga nggak diangkat, apa udah nggak sayang Rey ya"Ucap Rey panjang lebar


"Maaf sayang soalnya HP pada di silent tadi nya karena mama memang nggak dirumah"Ucap mama


"Mami kemana sih.. rumah kok sepi"Tanya Rey


"Heiii anak mami udah jadi pak belalang ya apa udah jadi cenayang nih, kok bisa tahu kalau ruah kita lagi sepi"Ucap mami


"Yeee mami masak anaknya yang ganteng dibilang pak belalang si ahli nujum ama cenayang sih"Ucap Rey kesal


"Ha.. ha... pasti bibirnya mancung kalau lagi cemberut gitu"Ucap Mami


"Habisnya kok anak mami bisa tahu kalaj rumahnya sepi, apa udah pasang CCTV antar negara gitu"Canda mami


Rey semakin kesal dibuat maminya.


"Mi... Rey udah dirumah sekarang"Ucap Rey lembut


"Whattttttts ada dirumah, kamu bolos ya, awas ya kalau kuliahnya terbengkalai"Pelotot mami diseberang telepon


"Nggak kok mi, Rey lagi liburan karena udah lama nggak pulang, jadi liburan kali ini Rey mutusin untuk pulang, Liburnya lama mi sampai bulan depan"Jelas Rey pada mami


"Oh gitu kira in bolos"Ucap mami sambil tersenyum


"Atau mami, papi, sama Maria nggak kangen Rey, ya udah deh Rey balik lagi"Ucap Rey mencanadi maminy


"Eh... jangan, mami kan kangen tunggu mami pulang entar malem Ya"Ucap mami


"Mi.. lagi dimana sih, kok kayak bunyi mobil ambulan gitu"Tanya Rey


"Iya Rey, mami lagi dirumah sakit, tadi ada temen Maria yang sakit jadi papi sama mami yang bawa kerumah sakit, namanya Aisyah, kasihan dia, Ais anak yang baik dan sholehah, tapi karena ia menolah cinta temannya Maria maka dia sakit karena dimarahi oleh mama temannha itu, mami jadi kesel banget"Curhat mami


"Eh.. maaf ya kok mami jadi curhat sama kamj sih, maaf ya Rey wong kamu kenal juga nggak sama Ais nya"Ucap mami sambil tertawa


"Deg... deg.. deg.. "Suara jantung Rey


Mengapa jantungku berdetak tak karuan saat mami menyebut nama Ais, apa ia Ais kecilku


bagaimana keadaan Ais sekarang, apa dia sudah melupakanku, Ais.. andai kau tahu aku selalu menjaga hatiku untukmu Ais. Adakah kau juga demikian, kalau benar itu kamu Ais, aku sangat senang karena kau menolak cinta temannya Maria, itu artinya aku masih punya harapan Ais... seandainya itu benar kamu aku ingin sekali segera bertemu Ais... aku merindukanmu... batin Rey


"Rey... Rey... kamu masih disana nak... hallo"Panggil mami


Rey segera tersadar dari lamunanya.


"Eh.. iya mi masih kok, maaf Rey sedikit melamun, mi.. kita reunian dirumah sakit saja ya, abisnya Rey udah kangen sekalian surprise untuk papi dan Maria"Ucap Rey


"Kirim alamatnya mi"Ucap Rey sambil mematikan telponnya


Mami segera mengirimkan alamat rumah sakit tempat Ais dirawat, mami sengaja nggak memberitahu papi sama Maria bahwa Rey akan datang biar jadi kejutan.


*****


Di ruang Hanif

__ADS_1


Setelah beberapa hari dirawat kondisi Hanif mulai stabil, kalau terus membaik kemungkinan besok Hanif sudah boleh pulang.


"Ma... papa mana, Hanif mau ngomong sama papa"Ucap Hanif


"Papa sedang ke kantor sayang ada meeting"Ucap mama


"Kamu mau ngomong apa sayang, kalau penting banget biar mama telpon papamu"Ucap mama


"Ma... sebentar lagi kan Hanif lulus SMA, Hanif ingin setelah lulus segera menikah dengan Ais, Hamif nggak mau nanti Ais diambil oleh orang lain"Ucap Hanif


"Sayang kamu baru saja sehat, jangan banyak pikiran dulu ya, nanti kalau kamu sudah sehat baru kita bicarakan lagi"Ucap mama Hanif mengalihkan pembicaraan.


"Mama janji"Ucap Hanif menatap Mamany serius


"Iya sayang"Ucap mamanya sambil tersenyum


Dalam benaknya mama Hanif


Awas saja kamu Ais, aku tak mau Hanif menikah muda, Hanif harus kuliah dannkerja dulu baru menikah, itu pun bukan dengan gadia gembel sepertimu melainkan dengan gadia yang sederajat, aku semakin membencimu Ais.


*****


Di kamar Ais


"Bu... Ais dimana nih"Ucap Ais lirih sembari memandang ruangan yang bercat putih semua.


"Alhamdulillah, kamu udah sadar nak, kita dirumah sakit, tadi pagi kamu pingsan Karen demam tinggi, Untungny mami sama papi Maria yang bawa kamu kerumah sakit"Jelas ibu


"Bu... kita pulang ya, Ais nggak enak merepotkan keluarga Maria"Ucap Ais


"Nanti akan ibu bicarakan dengan mami nya Maria ya sekarang kamu istirahat dulu"Ucap ibu sambil merapikan selimut Ais


Ibu mengingatkan ayah dan pak Budi untuk segera sholat magrib karena sebentar lagi masuk waktu magrib.


Ibu pamit pada Ais untuk sholat di mushola rumah sakit bersama ayah dan pak Budi.


Ais bersiap untuk tayamum saja karena ia belum bisa berangkat untuk berwudhu, kapalanya masih sangat pusing.


*****


"Assalamualaikum mi"Ucap Rey sambil memeluk maminya


"Rey kangen"Ucap Rey lagi


"Iya.. kangen cuma sama mami aja, gue nggak ya"Tanya Maria sambil cemberut


"Sini abang peluk, abang juga kangen kok sama gadis bawel ini"Ucap Rey


"Eitsss sekarang Mar udah nggak bawel lagi lho "Ucap mami


"Mar sudah kembali jadi gadis yang sholehah, itu semua karena Ais sahabatnya itu"Jelas ibu


"Alhamdulillah kalau begitu, kita patut mengucapkan banyak terima kasih pada temannya itu"Ucap Rey sambil tersenyum dan memeluk Maria


"Kak.. udah punya pacar belum? "Tanya Maria


"Kenapa emangnya"Tanya Rey sambil mencubit hidung Maria


"Kalau belum mami, papi, sama aku pengen kak Rey jadian sama Ais"Ucap Maria tersenyum


"Tergantung dong, kakak mau ketemu dulu, siapa tahu nanti pas jawab mau, tahu - tahu ceweknya ompong, kan nggak lucu juga"Jawab Rey dengan tersenyum.


"Oke... Rey kamu boleh ketemu sekarang sama Ais, sekalian jaga in ya, kami sholat ke mushola dulu, ayah sama keluarga Ais sudah duluan ke mushola, tapi awas ya, anak gadis orang jangan diapa - apain ya"Ucap mami. sambil tertawa dan segera berjalan menuju mushola.


Rey menjadi salah tingkah, ia membuka pintu perlahan, jantungnya sudah berdegub dua kali lebih cepaf dari biasanya, ia sangat berharap bahwa itu adalah Aisnya yang dulu.


"Assalamualaikum "Ucap Rey memberanikan diri


Ais yang masih terpejam membelangi pintu masuk, merasa suara itu tak asing, tapi itu nggak mungkin karena kak Rey kuliah diluar negeri, rasanya mustahil kalau itu suara kak Rey pikirnya. Dengan ragu Ais berusaha membalikkan badannya sambil menjawab salam.


"Walalaikumusslam"Jawab Ais


Saat mata mereka bertemu Ais cepat menunduk


*Ya Allah itu beneran kak Rey, batin Ais


Ya Allah...alhamdulillah, dia beneran Ais kecilku

__ADS_1


Subhanlallah, Ais sangat cantik.. Ais... batin Rey*


"Maaf apa kamu Aisyah yang di SMP A dulu? "Tanya kak Rey memberanikan diri


Ais menunduk malu, wajahnya mungkin sudah seperti kepiting rebus.


"Iya kak Rey"Jawab Ais


Ya Allah... Ais masih mengingatku, batin Rey senang


To Be cantinue....


Makasih ya dah baca karyaku


Makasih juga like and komennya


Makasih juga Vote nya


Semoga readers loverku selalu sehat dan bahagia


salam manis


🤗


Author


Sambil menunggu ceritaku yang ini Up baca juga Novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.


Dan karya apik author yang lain :


Fit Fithree Fitri.


Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.


Mengejar Cinta Ariel


Almaira My Secret Wife


My Love My Babysitter


*Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu


Kembar Tidak Identik


*Ergina Putri


Melawan Rasa Takutku


My Heart Is Only For You


*Sudrun


Penjelah Malam


Samudra


*Putri Tanjung


OB Kerudung Biru


*Envy Yo Wesben.


My Princess OG.


*Sisca Nasty


Mafia in Love


*Cindyelvira


Ketika Muslimah Jatuh Cinta


Istri Sholehah


*Karlina Sulaiman


Mencintaimu Dalam Diam

__ADS_1


__ADS_2