
🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻
Pagi menjelang....
Sehabis subuh Ais sudah membantu kak Ara menyapu halaman, hari ini hari libur Ais berencana mengajak kak Ara dan kak Ali untuk joging bersama, Ais merasa sedikit tenang karena sudah membalas surat Hanif, tetapi kali ini Ais bukan joging berkeliling kampung melainkan ingin pergi ke pantai yang memang tak jauh dari tempat tinggal Ais paling lama hanya memakan waktu satu jam dengan berlari.
"Kak jadi nggak ke pantainya, mumpung masih pagi nih.." Tanya Ais.
"Bentar Ais, kakak tanya Ali dulu dia bisa ikut nggak, soalnya nggak enak kalau cuma kita bedua aja, perempuan semua.." Ucap kak Ara.
"Okay.."Jawab Ais sambil berlalu menuju halaman belakang untuk melihat pekerjaan kak Ani apa masih perlu dibantu.
"Li... " Sapa kak Ara.
"Iya kak, ada apa.."Jawab Ali.
"Kamu bisa mau nggak joging bareng kakak sama Ara ke pantai dekat sini juga.." Ucap kak Ara.
"Bisa kak tapi kita cepat pulang ya soalnya nanti siang Ali ada pertandingan bola kaki di kampung sebelah.." Ucap Ali.
"Sip, kakak panggil Ais dulu ya, kasihan adek kita itu sedang banyak pikiran, biarndia bisa rileks makanya kita ke pantai.." Ucap kak Ara.
*****
"Yah... kami izin ke joging ke pantai ya.." Ucap Kak Ara.
"Iya tapi hati - hati, jangan lama - lama pulangnya," ucap ayah.
"Inshaa Allah yah.."Jawab mereka bertiga kompak.
Kami bertiga mulai berangkat joging, sepanjang jalan kami bertiga bercengkrama layaknya sahabat meski kami bersaudara, kalau orang yang tidak kenal kami mungkin katanya kami sahabat yang akrab.
Setelah hampir satu jam berlari kadang berjalan kami sampai dipantai, udara sejuk yang menerpa rambut panjang Ais membuatnya melambai - Lambai indah, bau khas udara pantai sangat menenangkan sejenak Semua beban seolah lepas entah kemana.
Berdiri ditepi pantai dengan mata terpejam sambil merentangkan kedua tangannya, Ais merasa terbang Kedunia dongeng yang indah, ia sangat betah berlama - lama seperti itu.
Sementara kak Ara sibuk bermain pasir yang dingin dipagi hari, dan kak Ali tentunya berendam di air pantai yang jenih dan dingin.
*****
Dikediaman Hanif...
Sejak membaca surat Ais, dari sepulang sekolah Hanif mengurung diri dikamar, ia tak keluar kamar untuk makan siang ataupun makan malam, Mama dan Papanya sudah membujuk Hanif sedemikian rupa, namun Hanif tak mengubrisnya.
Sampai habis subuh pun Hanif masih tak keluar kamar, Mamanya menjadi sangat khawatir.
"Sayang... buka pintunya dong, ini Mama nak, kamu kenapa? Tak biasanya kamu begini, tolong sayang Mama nggak mau kamu sakit.." Ucap Mama sedih.
"Hanif sayang... buka pintu!" Ucap ibu mulai terisak.
Papanya pun datang.
"Bagaimana Ma? Apa Hanif mau membuka pintu?" Tanya Papa.
__ADS_1
Mama menggeleng dan mulai menangis dipelukakn suaminya.
"Sudahlah nanti kita dobrak saja pintunya, atau mama masih menyimpan kunci cadangannya kan? "Tanya papa.
"Iya pa, mama baru ingat, masih menyimpan kunci cadangannya.." Ucap mama.
Mama Hanif segera mencari kunci cadangannya, ia sangat mengkhawatirkan anak kesayangnya, dari Hanif kecil sampai dewasa seperti sekarang ia tak pernah bertingkah aneh seperti ini. Hal ini lah yang membuat Mama nya sangat heran apa yang sebenarnya terjadi.
Mama segera berlari menuju lantai dua tempat kamar Hanif berada.
"Pa... ini kuncinya.." Ucap mama dengan nafas ngos - ngosan.
Dengan sigap Papa membuka pintu kamar Hanif. Saat kamar terbuka terbuka Mama menjerit histeris karena Hanif tergeletak tak sadarkan diri di lantai.
"Haniffffff... Bangun sayang kamu kenapa sayang?" Ucap mama Hanif menagis histeris.
"Ma.. sebaiknya cepat kita bawa Hanif kerumah sakit.." Ucap papa Hanif.
Mama melihat tangan kanan Hanif mengenggam sebuah surat, dan tangan kirinya memeluk sebuah foto perempuan yang sedang tersenyum dengan rambut panjang dikepang dua. Siapa gadis ini dan apa hubungannya Hanif serta dengan surat ini, batin mama Hanif .
"Awas saja kalau sampai Hanifku kenapa-napa karena gadis ini.." Gumam mama Hanif.
*****
Rumah sakit...
"Bagaimana keadaan anak saya dok?" Tanya mama Hanif khawatir.
"Untung saja Hanif segera dibawa kerumah sakit, kalau tidak bisa berakibat fatal, Ia. mengalami dehidrasi akut dan sedikit frustasi "Jawab dokter.
Tak lama kemudian Bram datang dengan tergesa saat tahu hanif masuk rumah sakit. Saat masuk keruangan Hanif Bram langsung ditarik sama mama Hanif.
"Bramm... tolong kamu jelaskan surat ini dan foto siapa ini?" Tanya mama Hanif dengan penuh selidik.
"Ini surat balasan dari Ais Tan, adik kelas kami, dia gadis yang baik dan sholehah, sejak pertama bertemu Ais, Hanif sudah jatuh cinta padanya Tan, dia anak yang kurang mampu tapi dia sangat pintar, keluarga dia juga yang kemarin dibantu Hanif tapi keluarganya tidak tahu kalau Hanif yang bantu soalnya Hanif melarang Bram untuk memberi tahu siapapun. Bram juga nggak menyangka Ais menolak cinta Hanif, secara semua gadis disekolah berebutan antri untuk jadi pacar Hanif.."Jelas Bram panjang lebar.
Mama Hanif sebenarnya menyukai pribadi Ais dari cerita Bram, namun dia mementingkan emosinya setiap mengingat anak kesayangnya sakit gara - gara Ais.
"Dasar gadis mikin yang tidak tahu diuntung, sudah ditolong bukannya balas budi malah menolak cinta anak kesayangku.." Ucap mama Hanif kesal.
"Kamu tunggu aja Ais..kamu akan menyesal telah menolak cinta Hanif kesayangku.." Ucap mama Hanif.
Tanpa sepengetahuan suaminya dan Hanif, Mamanya berencana untuk membuat Ais berlutut memohon belas kasih Hanif.
"Bagaimana nasib Ais?"...
Bersambung.....
Mohon masukannya ya buat author karena ini tulisan perdana author. Love you readers
Terimakasih ya sudah membaca karyaku ,jika suka tinggalkan jejakmu berupa like dan komen karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.
salam manis
__ADS_1
🤗
Author
Sambil menunggu ceritaku yang ini Up baca juga Novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.
Dan karya apik author yang lain :
Fit Fithree Fitri.
Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.
Mengejar Cinta Ariel
Almaira My Secret Wife
My Love My Babysitter
*Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu
Kembar Tidak Identik
*Ergina Putri
Melawan Rasa Takutku
My Heart Is Only For You
*Sudrun
Penjelah Malam
Samudra
*Putri Tanjung
OB Kerudung Biru
*Envy Yo Wesben.
My Princess OG.
*Sisca Nasty
Mafia in Love
*Cindyelvira
Ketika Muslimah Jatuh Cinta
Istri Sholehah
*Karlina Sulaiman
__ADS_1
Mencintaimu Dalam Diam