Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah
BERPISAH


__ADS_3

Setelah puas bersantai ditaman bunga belakang, keduanya beranjak masuk untuk mandi dan rencana akan pergi ke kebun bunga di kota B.


Ais sedang mempersiapkan dirinya didalam kamar, sedangkan Rey masuk keruang baca untuk mengecek email yang masuk, dan saat membuka sebuah email baru masuk membuat wajah Rey langsung berubah.


Rey tidak habis pikir mengapa begitu mendadak dalam benaknya. Dan ia harus berangkat besok, karena tikenya pun sudah dibelikan. Rey merasa bingung bagaimana untuk memberitahukan pada Ais.


Rey segera menuju ke kamar mereka, dilihatnya Ais sudah siap dan sangat cantik mengenakan gamis berwarna pink motif bunga - bunga kecil di bagian bawah gamisnya dan mengenakan jilbab segi empat dengan warna yang kontras dengan bajunya.


"Sayang... maaf... sepertinya kita tidak jadi pergi, dan harus segera kembali ke kota A"Ucap Rey sedih.


Ais tersenyum tak ada raut kesedihan diwajahnya, ia sangat pandai menyimpan perasaanya, dan ini lah yang membuat Rey sangat mencintainya.


"Kamu nggak marah"Ucap Rey memeluk istrinya dengan mesra.


Ya Allah... mengapa aku merasa takut untuk meninggalkan Ais, mengapa aku merasa kami akan terpisah lagi untuk waktu yang lama, semoga ini hanya perasaanku saja, batin Rey.


Ais sudah membaca email yang Rey terima dan ia merasa sangat berat untuk berpisah kali ini, dan ternyata perasaan Ais dan Rey kali ini sama, Ais pun merasa perpisahan kali ini akan membuat mereka terpisah oleh ruang dan waktu.


Namun tidak ada yang dapat mereka lakukan karena mau tidak mau semua itu tetap harus terjadi. Ais tak bisa ikut dengan suaminya karena ia pun harus menyelesaikan kuliahnya juga. Dan Rey memang tak memgizinkan Ais untuk ikut karena Kuliah Rey akan selesai dalam beberapa bulan lagi, dan saat nanti wisuda baru lah Rey akan menjemput istrinya tercinta.


*****


Hari keberangkatan Rey....


Ais dan kedua orangtuanya ikut mengantarkan Rey ke bandara, dan sekarang Ais sudah bisa membawa mobil sendiri.


Ais tak dapat menahan rasa sedihnya dengan erat ia memeluk suaminya.


"Jangan pergi Sayang, aku merasa sesuatu akan terjadi disana, aku sangat takut"Ucap Ais semakin mengeratkan pelukkannya" Entah mengapa perasaan Ais benar - benar tidak tenang kali ini.


"Maafkan aku sayang tetapi ini demi masa depan kita berdua juga, Inshaa Allah aku akan segera menjemputmu nanti saat aku wisuda"Ucap Rey memeluk istrinya juga dengan erat. Perpisahan kali ini benar - benar sangat menyiksa keduanya.


Panggilan untuk segera menaiki pesawat telah diperdengarkan, Rey segera melepas pelukkannya dan memcium lama kening dan bibir Ais. "Aku akan merindukan ini semua"Ucap Rey ditelinga kekasih halalnya.


Dengan langkah yang berat akhirnya kedua insan yang sedang kasmaran itu pun berpisah, mereka tidak tahu bahwa perpisahan kali ini akan membuat mereka terpisah karena seseorang memang sudah merencanakan sesuatu untuk menghancurkan keluarga Rey dan juga Ais.


Kali ini orang itu benar - benar merencanakan sesuatu yang sangat kejam.


*****


Biyan telah lama kembali ke Jepang sejak Ais sudah sadar dari tidur panjangnnya dan mulai berbahagia dengan Rey, meski pertemuan singkatnya dengan Ais membuat Biyan tak bisa melupakannya. Biyan berusaha melupakan Ais dengan rajin berkomunikasi dengan Maria, sebenarnya Biyan tahu kalau Maria gadis yang baik tetapi ia berbeda dengan Ais.


Hanif...


Hanif yang lembut dan juga papanya juga sudah kembali ke Jerman. Hanif meninggalkan banyak kenangan. bersama Ais, ia merasa sangat terpukul saat tahu Ais telah menikah dengan Rey, namun ia berusaha untuk Move on.


Burhan ayah Nara saat ini terbang ke Belanda untuk mengurus bisnis keluarganya, dan Nara kini telah kembali ke kampus untuk melanjutkan kuliahnya .


*****


Kediaman Keluarga Maria.


Keluarga Maria berencana akan menjemput kedatangan Rey dibandara , mereka menaiki mobil yang biasa dipakai papi untuk ke kantor kali ini, papi tidak tahu jika mobilnya telah disabotase seseorang.


Papi membawa mobil dengan santai menuju bandara, awalnya tidak ada yang mencurigakan semuanya tampak biasa saja, namun tiba - tiba dari arah belakang ada mobil hitam yang sengaja menabrak bamper. belakang mobil papi, papi meminta mami dan Maria untuk mengencangkan sabuk pengaamannya karena papi akan melaju dengan sedikit cepat.


Saat melaju dengan cepat itu lah papi baru menyadari bahwa mobil yang mereka tumpangi mengalami rem bolng. Papi meminta Maria dan mami untuk melompat keluar apapun yang terjadi namun keduanya tidak ada yang mau keluar, akhirnya mami yang mendorong tubuh Maria keluar dan setelahnya kecelakaan besar itu tak dapat dihindari, sebuah truck besar menghantam badan mobil papi dan mami yang menyebabkan keduanya tewas ditempat. Sedang Maria harus dilarikan kerumah sakit karena mengalami luka yang cukup serius.


Dan seseorang tertawa puas menyaksikan kejadian itu, maaf Budi dan Rini itu karena kalianlah yang telah menghancurkan kehidupan keluargaku dan juga bisnis keluargaku.

__ADS_1


*****


Bandara...


Pesawat Rey sudah mendarat dan ia Mencob mengabari keluarganya namun tidak bisa dan akhirnya ia segera menghubungi rumah.


Asisten Rumah tangga keluarga Rey yang menjawab.


"Assalamualaikum bik, apa papi dan mamai sudah berangkat ke bandara? "Tanya Rey cemas.


Terdengar suara tangisan diseberang sana, dan itu membuat Rey semakin khawatir.


"Bik... halo... ada apa bik, kenapa diam saja bicaralah"Rey mulai kesal.


"Den Rey... tuan dan nyonya mereka... mengalami kecelakaan saat akan menjemput aden ke bandara, tuan dan nyonya tidak bisa diselamatkan dan nona Maria kritis dirumah. sakit"Ucap bibi menangis.


Tubuh Rey serasa sangat lemah, ia terduduk lemas dilantai bandara. Akhirnya ia memutuskan untuk segera memesan taksi dan bergerak menunju kediamannya.


Saat tiba Rumahnya sudah ramai didatangi orang - orang yang beragama muslim disana. Dan Rey tak menyadari bahwa mama Hanif juga berada disana ikut berbela sungkawa.


Proses pemakaman keluarganya pun telah selesai, dan Rey fokus untuk menunggui Maria di rumah sakit, Rey tak sedikit pun terpikir untuk mengabari Ais, pikirannya sangat kalut. Saat itulah Rey melemparkan HP nya hingga hancur berderai. Dan bibik. yang tinggal bersamanya segera membersihkannya dan menyimpan kartu itu bersamanya.


"Sebentar lagi impianmu untuk memiliki Ais akan terwujud sayang, mama akan melakukan apa saja untuk membahagiakanmu"Ucap seseorang tersenyum penuh kemenangan.


Sudah dua bulan sejak kejadian itu wajah Rey sangat kusut dan ia sangat pendiam dan penampilannyapun acak - acakan. Rey tak berniat sama sekali untuk meneruskan perusahaan papanya, yang hanya diurusi oleh orang - orang ke percayaan papinya dulu. Dan Rey pun melupakan janjinya pada Ais.


*****


Indonesia...


Kediaman Ais....


Sejak kepergian Rey, Ais kembali menjalani hari - harinya seperti biasa, ia melanjutkan kuliahnya. Dan pada bulan berikutnya tamu bulanan Ais tidak lagi datang berkunjung, dan Ais pun merasakan sesuatu yang berbeda dengan nafsu makannya yang menjadi lebih besar.


"Bagaimana dok hasilnya"Tanya ibu penasaran.


"Alhamdulillah bu, hasilnya positif"Ucap dokter.


"Selamat Ais, kamu akan menjadi seorang ibu, dan kehamilanmu sudah empat minggu, jaga kesehatan dan banyak istirahat ya, jangan terlalu capek"Ucap dokter itu.


Ais merasa sangat senang sekaligus sedih pasalnya kak Rey tidak bisa lagi dihubungi semua nomornya tidak ada yang aktif begitu juga dengan keluarga Maria, mengapa mereka seolah hilang ditelan bumi.


Kini Ais berusaha tegar menjalani kehidupannya. Sekarang Ais sudah menjadi seorang guru Taman Kanak -Kanak dikotanya. Mulanya ibu sangat berat melepas Ais yang meminta untuk tinggal terpisah dengan mengontrak sebuah rumah kecil tak jauh dari tempatnya mengajar, dengan alasan hemat ongkos.


*****


Amrik...


Kondisi Rey semakin parah, ia benar - benar sangat terpukul terhadap apa yang terjadi pada keluarganya. Hari ini Rey hendak kerumah sakit untuk mengunjungi Maria adiknya, diperjalanan Rey dihadang oleh beberapa orang preman, dan mereka adalah suruhan seseorang.


Dengan mudah mereka melumpuhkan Rey dan membawanya kepada bos besar mereka.


Didalam sebuah lap....


"Segera suntikkan obat itu ketubuhnya, biar dia bisa melupakan semuanya termasuk istrinya" Ucap seseorang yang dipanggil bos besar.


Seseorang telah menyuntikkan obat untuk mengahapus ingatan Rey dan membuangnya jauh ke luar kota. Entah bagaimana nasib Rey.


"Semua misi telah selesai tinggal mengalihkan semua perusahaan mereka atas nama keuargaku ha... ha.. "Ucap seseorang yang sangat senang.

__ADS_1


Semua aset perusahaan keluarga Rey sudah berpindah tangan atas nama orang lain dan tak menyisakan sedikitpun untuk mereka.


*****


Di ujung jalan diluar kota dua orang suami istri menemukan Rey dan memutuskan untuk membawanya bersama mereka kembali ke Korea , karena jika anak lelaki kesayangan mereka masih hidup mungkin akan seusia Rey sekarang paling berbeda sedikit.


Saat menemukan identitasnya yang terselib dibalik saku bagian dalam celana boxcernya, mereka tahu siapa yang mereka tolong, dan berencana akan membuatnya kembali bersama orang tersayangnya. Namun semua itu harus menunggu waktu yang tepat agar musuh mengira semua sudah aman.


Rey pun dibawa keluarga itu ke korea dengan memberikan identitas baru dan kehidupan yang baru buat Rey sampai saatnya nanti Rey akan mengingat semuanya.


*****


Indonesia....


Kehamilan Ais sudah semakin besar namun tidak membuatnya merasa putus asa, meski merindukan suaminya tersayang namun Ais yakin Allah punya rencana yang lebih indah untuknya. Dan ia masih setia menjaga hatinya untuk Rey seorang sampai akhir hayatnya.


Ais selalu bersabar dan semakin mendekatkan dirinya pada Allah karena hanya dengan begitu hatinya akan selalu tenang. Kini Ais sudah mendekati masa persalinanya, ibu dengan telaten memperhatikan segala kebutuhan Ais.


Ais tetap mengajar sampai menunggu waktu lahirannya tiba. Ais dikenal sebagai guru yang sangat sabar, kreatif dan menyenangkan. Seperti pagi ini seorang anak sedang ngmbek pada ibunya dan tidak mau turun dari mobil kecuali digendong sama Ais.


Namun kerena kondisi yang sedang hamil tua membuatnya kesusahan, tiba - tiba Ais merasakan perutnya sangat sakit.


"Astaqfirullah... ya Allah... perutku"Ucap Ais dan air ketunannyapun telah pecah.


"Ya Allah... bu Ais... anda akan melahirkan"Ucap ibu anak itu.


Akhirnya mereka membawa bu Ais ke rumah. sakit untuk persalinannya. Setelah menunggu hampir satu jam akhirnya...


"Oeeek... oeek"Tangis seorang bayi yang sangat tampan.


"Selamat bu putra anda sangat tampan, silahkan di azani, mana ayahnya"Ucap perawat.


Ais tak dapat menyembunyikan rasa haru dan sedihnya.


"Kak Rey sayang... anak kita sudah lahir, ia sangat mirip denganmu"Isak Ais.


Kemudian ayah segera mengazankan cucunya, air mata haru menghiasi sudut mata ayah mengingat nasib cucunya yang pumya ayah tapi seperti tak punya.


Putra kesayangnya diberi nama Alif bin Reyhan. "Semoga kau tumbuh menjadi anak yang sholeh nak, menjadi kebanggaan umi dan abimu nanti" Ucap Ais sambil memgecup lembut putra kesayangannya.


*****


Bagaimana Nasib Rey....


Siapa yang telah menolongnya...


Siapa dalang dibalik semua kejadian itu...


Apakah Ais akan setia menunggu Rey...


Ikuti terus kisahnya ya.....


Thanks For Reading.. 😍


Author sangat mengharapkan like dan komen serta vote dari readers lovers semua 😍 karena mungkin Author akan segera menamatkan cerita ini 😍.


Semoga readers loversku sehat dan bahagia selalu ya 🤗.


Salam Manis,

__ADS_1


🤗


Author


__ADS_2