
Happy Readingπ€π€π€
"Assalamualaikum"...
Suara merdu terdengar ditelinga mereka membuat 2 orang yang tadinya sibuk memegang benda pipih mereka mengalihkan pandangannya kearah sumber suara tersebut sedangkan seseorang yang sejak tadi pandangannya tak lepas dari ruang pembatas semakin membuatnya tak berkedip karena melihat gadis pujaannya muncul dan sedang berdiri disamping pak adi, nessa nampak cantik menggunakan Dress brukat tanpa lengan berwarna hitam dengan panjang selutut, rambut panjang dibiarkan tergerai indah dan riasan wajah yang natural menambah kadar kecantikannya...
Ekhem...
deheman pak adi menghentikan khayalan mereka yang berada di ruang tamu...
"Assalamualaikum"...
salamnya kembali karena mereka tak ada yang menjawab salamnya...
ehh...
"Waalaikumsalam"...
Jawabnya serempak...
Kemudian nessa mengulurkan tangan kepria pujaannya untuk di cium, serkhan yang paham pun langsung mengulurkan tangannya...
Cup...
Bibir sexy nessa menempel di punggung tangannya seketika menyalurkan kehangatan yang belum pernah dirasakan sebelumnya , setelah beberapa saat nessa melepaskan tangan serkhan kemudian beralih ke dua teman serkhan untuk mengulang seperti yang dilakukannya tadi, serkhan yang peka langsung menghentikan nessa sebelum tangan nessa dipegang oleh temannya...
"Eits nggak usah cium tangan mereka yang, mereka banyak membawa virus corona"....
ucapnya dengan posesif sambil menarik lembut tangan nessa yang sudah terulur untuk menyalimi temennya...
"yaaakkkk loe rese banget sih jadi temen, enak aja kita dibilang bawa virus corona, laaa corona nggak bakal berani deket-deket sama cowok ganteng macam kita, ya kan jo"...
sarkasnya tak terima ketika temannya bilang bahwa mereka berdua membawa virus...
"yups betul sekali"...
"Hallo cantik, kenalkan nama saya jo panggil aja oppa jo"...
ucap jo memperkenalkan diri...
"nggak usah genit-genit ma cewek gue, gue depak looo kembali kehabitat loe"...
oceh serkhan ketika temennya memanggil gadis pujaannya cantik...
"ckkk.... elo belum jadi lakinya aja udah posesif amat, cantik jangan mau sama duda tua satu itu... mending ma oppa aj?"...
godanya sambil mengedipkan mata...
"sama-sama duda nggak usah saling hina...
"hallo nessa kita ketemu lagi, kemarin belum sempat kenalan, panggil aj mas dika ya cantik"...
"Ckkk kalian berdua nih, nyesel gue ngebolehin ikut tadi"...
ucap nessa dengan wajah masam...
Nessa hanya tersenyum geli melihat tingkah ketiga pria dewasa didepannya, sedangkan pak adi hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum senang, ya dirinya senang malam ini rumah berasa ramai karena kehadiran ketiga pria dewasa yang ada dihadapannya...
"Ekhem....
Seketika pak adi berdehem, membuat ketiga pria dewasa yang tadinya berdebat nampak tersenyum kikuk...
"hehehe maaf om, kalo kami datang-datang membuat rumah om jadi berisik"...
__ADS_1
ucap serkhan mewakili teman-temannya dengan perasaan tak enak hati...
"Gpp nak serkhan malah bapak senang rumah jadi rame, panggil bapak aja jangan om dan yang lain bisa memanggil bapak juga, kebetulan bapak juga kepengen punya anak laki-laki"...
ucapnya...
"iya pak"...
ucap ketiga pria dewasa tersebut...
Seketika ruangan kembali hening hingga serkhan membuka suara...
"emmm yang ini bunga buat kamu"...
ucapnya malu-malu sambil menyerahkan buket bunga yang dibelinya tadi...
"wahh cantiknya, makasih mas"...
ucap nessa sambil menerima bunga pemberian dari laki-laki dihadapannya itu...
"Ekhem...
"kok cuma putri bapak aja, buat bapak nggak ada nih?"...
ucap bapak sambil melirik mereka...
"Hehehe ini buat bapak"...
"Nah gini kan adil, emang calon mantu terbaik ππ"...
"ihhh bapak ini bikin malu aja"...
"maafin bapak ya mas"...
ucap nessa sambil merasa tak enak kepada pria dihadapannya...
"Gpp kok yang, kan memang itu untuk keluarga dirumah sini"...
jawab serkhan...
Tap...tap...tap...
"udah ayo dilanjut nanti lagi ceritanya, kita makan malam dulu"...
ucap ibu yang datang dari arah dalam...
"Ohhh dah siap tooo bu, ya sudah ayo semua kita kedalam untuk makan malam sama-sama"...
ajak bapak sambil berdiri dari tempat duduknya dan berjalan mengikuti sang istri yang sudah meninggalkan ruang tamu...
"ayo mas, mas dika dan oppa jo mari kedalam"...
ajak nessa sambil berdiri dari duduknya dan seketika tangannya di pegang oleh serkhan membuat nessa seketika menoleh ke arahnya...
"kenapa mas?"...
tanya nessa sambil mengerutkan keningnya...
"ehhhh elu pada duluan sana gue mau ngomong sama yayang gue sebentar"...
usirnya kepada kedua temennya tersebut...
__ADS_1
"ckkk elo mah, hati-hati nes ntar kamu dimakan sama singa lapar, ayo jo kita kedalam... ntar kita jadi kepengen lagi"...
umpat dika sambil berlalu meninggalkan kedua orang yang berbeda kelamin tersebut dan jo juga mengekori dika sedangkan serkhan hanya mendengus kesal ketika mendengar ucapan dika...
"emang ada singa ya mas?"...
tanyanya polos...
"udah nggak usah didengerin ucapan dika"...
"Kangen....
ucap serkhan sambil memeluk tubuh nessa untuk meluapkan kerinduan yang sejak tadi dirasanya, padahal baru beberapa jam mereka tidak bertemu....
Nessa langsung diam tak berkutik didekapan serkhan...
"ihhh mas, malu nanti kalo dilihat ibu dan bapak"...
ucapnya lirih sambil mendongakkan wajahnya...
Cup...
ciuman lembut diberikan serkhan ketika nessa mendongakkan wajahnya, dilumatnya pelan bibir sexy yang sejak tadi menggoda dirinya...
"Manis...
ucapnya setelah pagutan mereka terlepas dan diusapnya lembut sisa saliva yang menempel di bibir nessa...
"kamu cantik yang...
lanjutnya memuji penampilan nessa malam ini sederhana namun terlihat cantik dan lebih dewasa....
"Ayo kita nikah yang, rasanya mas sudah nggak sabar ingin menghalalkan mu"...
ajaknya sambil tangan kiri tetap merengkuh pinggang nessa dengan mesra dan tangan kanan merapikan anak rambut yang berkeliaran diwajah cantik nessa...
"nggak tahan kenapa mas"...
tanya nessa yang tak mengerti ucapan yang serkhan lontarkan...
"nanti juga kamu akan tau yang kalo kita sudah jadi suami istri"....
jawabnya sambil memegang dagu nessa menggunakan ibu jarinya untuk tetap mendongakkan wajah nessa...
Cup...
Serkhan yang tak tahan melihat bibir nessa kembali melabuhkan ciuman, di lum*tnya lembut bibir nessa atas dan bawah secara bergantian, nessa juga yang sudah terhanyut akan ciuman lembut yang serkhan berikan langsung membalasnya walau belum begitu ahli dalam berciuman namun ciuman nessa kali ini sudah lebih baik dari sebelumnya....
Serkhan semakin merapatkan pelukan mereka dan tangan yang satunya kini menahan tengkuk nessa untuk memperdalam ciuman mereka... hingga tiba-tiba terdengar suara yang mengharuskan mereka mengakhiri ciuman mesra tersebut...
"Ekhem....
Jeng....jeng...jeng....
Hayooo ada yang bisa menebak itu suara siapa?...
ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA...
SELALU DUKUNG KARYA AUTHOR YA MOM SEMUA, LIKE, VOTE DAN SUPPORTNYA JANG LUPA...
SALAM SAYANG
MOM OLLA
πππ
__ADS_1