Om Duda, Suamiku

Om Duda, Suamiku
Fitting baju pengantin 2


__ADS_3

Happy ReadingπŸ€—πŸ€—πŸ€—


"Wahh....anda sangat cantik sekali Nona muda, pasti Tuan muda nanti tersepona...eh salah terpesona maksudnya"...


Ucapnya terkekeh geli saat melihat wajah cantik alami milik Nona muda yang ada dihadapannya ini, walaupun tak sempurna namun dia memiliki keyakinan jika suatu saat nanti gadis ini akan bisa kembali seperti semula.


Ya mereka tadi banyak berbincang-bincang dan nampak asyik sekali mengobrol hingga dia bertanya apakah semua ini permanen dan ternyata bisa seperti semula jika sudah menemukan pendonor yang cocok, jadi mereka memutuskan untuk berteman.


Nessa lantas menerbitkan senyumnya saat teman barunya itu memuji dirinya, benarkah apa yang dikatakan olehnya jika aku cantik, dalam hati dia bergumam.


"Nona tunggu sebentar ya, saya akan panggil Tuan muda dulu"...


Ucapnya sambil memegang tangan nessa.


"Ckkk...bukankah tadi sudah aku katakan jangan panggil nona"...


Decaknya saat mendengar sang pemilik butik tetap memanggil dirinya nona, padahal sejak tadi dia sudah melarang.


"Iya-iya baiklah, tapi jika kita hanya berdua saja ya"...


Pintanya sambil memohon.


Nessa menganggukkan kepalanya pelan dan tersenyum.


"Okelah kalo begitu, aku panggil dulu Tuan muda ya"...


Ucapnya dan langsung berdiri dari duduknya dan melangkahkan kakinya meninggalkan nessa bersama dengan pegawainya.


Sedangkan serkhan saat ini sedang menerima VC yang kebetulan tersambung dengan kedua temannya yang berada diberbeda tempat dan negara.


"Ya, aku menikah besok malam, jadi aku harap kalian datang di acara ku, jika kalian tak ada yang datang aku sumpahin kalian nanti susah dapat istri"...


Ancamnya.


"*Ckkk doa loe jelek amat, masak iya gua nggak nikah-nikah"...


Ucapnya sewot.


"Iya, nanti aku usahain datang, siapa tau dapat jodoh diacaramu nanti"...


Sambung seseorang yang saat ini sedang berada dinegaranya korea*.


"Permisi Tuan muda"...


Ucapnya dengan gugup takut kena marah oleh serkhan yang saat ini sedang bervideo call.


"Sebentar"...


Ucapnya kepada teman-temanya yang berada dilayar ponselnya.


"Ya, ada apa?"...


Tanya Serkhan.


"Nona muda sudah selesai Tuan"...


Jawabnya sambil menundukkan pandangannya.


"Sebentar saya masuk"...


Ucapnya.

__ADS_1


Sedangkan Foni langsung meninggalkan serkhan namun tak lupa dirinya menganggukkan kepalanya.


"Aku tutup dulu ya, aku tunggu kedatangan kalian besok"...


Klik.


Setelah mengatakan hal tersebut serkhan lantas menekan layar untuk mematikan sambungan video callnya dan memasukkan ponsel miliknya kedalam saku kantong celana panjang yang dikenakannya.


Ceklek...


Degh.


Tatapan serkhan langsung terpesona pada sebuah objek yang saat ini sedang duduk di tempat dimana dirinya meninggalkan calon istrinya.


Seorang gadis dengan balutan kebaya berwana hijau toska, warna kesukaan sang calon istri dan serkhan sebisa mungkin mewujudkan sentuhan bulu-bulu cantik menambah kesan keanggunan dan jangan lupakan dengan mutiara mahalnya berwarna yang sama dengan kebaya namun cenderung agak gelap jadi terkesan sangat mewah sekali karena itu adalah mutiara asli.


Ya nessa nampak cantik bak bidadari badahal belum menggunakan sentuhan make up hanya wajah natural alami yang dia miliki.


Foni yang paham akan situasi lantas memberi kode kepada asistennya dan satu karyawatinya untuk meninggalkan ruangan tersebut.


Serkhan sudah tak menghiraukan keadaan sekitarnya karena fokusnya kini dengan sang calon istri.


"Yang"...


Panggilnya sambil mendudukkan tubuh besarnya.


Nessa hanya menampilkan senyuman manisnya saat mendengar suara seseorang yang akan menjadi suaminya nanti.


"Cantik"...


Satu kata terucap di bibir seksi serkhan dengan tatapan tak lepas dari objek dihadapannya ini.


"Benarkah?"...


"Ya, sangat cantik"...


Nessa lantas mengangkat sebelah tangannya dan meraba sekitarnya, serkhan yang melihat hal tersebut langsung memegang tangan mungil itu.


"Mas, mendekatlah"...


Ucapnya dengan lembut dan senyumnya tetap bertahan.


Serkhan langsung mengikuti apa kemauan nessa, dirinya menggeser tubuh besarnya agar lebih dekat lagi.


Grep.


Dipeluknya tubuh besar itu kala tangannya menemukan pinggang serkhan, dihirupnya aroma maskulin yang membuatnya nyaman beberapa hari ini.


"Ada apa, hem?"...


Tanya serkhan dengan lembut saat menerima pelukan pertama dari calon istrinya dan itu membuatnya bertanya-tanya.


Nessa hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum dalam dekapan hangat laki-laki yang akan menjadikannya sebagai istri.


"Terimakasih ya mas"...


Gumamnya pelan sambil mengeratkan pelukannya.


Dahi serkhan langsung mengkerut saat mendengar ucapan dari nessa.


"Terimakasih buat apa yang?"...

__ADS_1


"Terima kasih, sudah memilih nessa untuk mendampingi mas, terima kasih sudah mau menunggu nessa hingga detik ini, terima kasih sudah mempertemukan nessa dengan kedua orang tua nessa"...


"Walaupun nessa belum dapat mengingat kenangan kita, nessa berharap mas mau sabar dan tetap berada di samping nessa mendampingi serta membimbing nessa untuk menjadi seorang istri yang baik bagi mas serta anak-anak kita nantinya, dalam keadaan yang tak sempurna seperti ini nessa sangat bersyukur memiliki mas yang selalu ada di samping nessa menjadi mata agar nessa dapat melihat, menjadi kaki agar nessa dapat berjalan kemana pun di manapun asalkan bersama mas, terima kasih atas kebahagiaan yang mas berikan dan nessa akan selalu berada disamping mas hingga mas merasa sudah tak membutuhkan nessa sebagai pendamping mas"...


Ucapnya panjang lebar.


"Dengar sayang, apa yang mas sudah dapatkan tak akan mas lepaskan terkecuali sayang sendiri yang akan meminta untuk dilepaskan, mas mencintaimu dengan tulus bukan karena bentuk fisikmu saja namun dari sini"...


Ucapnya sambil memegang tangan nessa dan meletakkannya didada nessa sendiri.


"Karena kelembutan hatimu mas menginginkanmu menjadikan kamu satu-satunya ratu yang menempati singgah sana di hati mas, jadi apapun yang terjadi nantinya mas berharap sayang hanya percaya sama mas dan jangan mudha percaya dengan orang baru sayang kenal"...


"Masalalu mas sangat buruk, namun terlepas dari itu mas sungguh sudah meninggalkannya saat mas berniat menjadikan sayang gadis yang mas pilih untuk selalu menemani mas disaat senang mau pun susah"...


Ucapnya panjang lebar sambil mengelus dengan sayang kepala nessa.


Nessa tetap tersenyum dan lansung mengeratkan pelukannya, dalam hati dia akan terus mendampingi pria ini apapun keadaannya, apapun kondisinya dia tak akan meninggalkannya.


"Ya sudah sayang ganti baju dulu ya, karena setelah ini mas akan mengajak sayang untuk ke suatu tempat"...


Ucapnya sambil melerai pelukan mereka dan mengusap lembut pipi nessa.


"Apa perlu mas bantu untuk membukanya?"..


Goda serkhan.


Pugh.


Nessa lantas memukul pelan dan tepat mengenai dada serkhan.


"Mesum, belum halal mas"...


Ucapnya sambil tersipu malu.


"Wah...jadi kalo sudah halal boleh dong"...


Godanya kembali sambil terkekeh kecil.


"Maassss"....


Rengeknya dengan manja.


"Buruan panggilkan kak Foni untuk membantu nessa"...


Ucapnya lagi.


"Iya...iya baiklah, mas tinggal ya"...


Cup.


Cup.


Setelah memberi kecupan di kening dan di bibir nessa, serkhan lantas pergi meninggalkan nessa yang semakin memerah wajahnya membuat dirinya senang sekali menggoda calon istrinya itu.


ALHAMDULILLAH HARI INI BISA UP DOUBLE...


JADI AUTHOR MINTA LIKE, GIFT DAN VOTENYA DONG...


JANGAN LUPA FOLLOW ME😍😍😍


SALAM SAYANG

__ADS_1


MOM OLLA


😘😘😘


__ADS_2