Om Duda, Suamiku

Om Duda, Suamiku
Gara-gara resreting baju


__ADS_3

Happy Reading🤗🤗🤗


"Yang... sudah siap belum?"...


Teriak seseorang dari balik pintu sambil mengetuk-ngetuk beberapa kali karena tak ada jawaban dari dalam kamar.


"Ckkkk...nggk sabaran banget"...


Gerutunya kesal saat mendengar teriakan seorang pria.


"Iya, sebentar lagi"...


Jawabnya dengan nada tinggi.


"Perlu bantuan kah yang?"...


Teriaknya kembali.


"Nggak perlu"...


Jawabnya.


"Ish...ini juga susah betul"...


Gerutunya sambil mencoba meraih resreting yang berada di balik punggungnya.


"Haduh....cape banget lagi nih tangan"...


"Emmm...masa iya harus minta bantuan sih"...


Sambungnya sambil memijit-mijit tangannya yang terasa pegal.


Bagaimana nggak pegal jika sudah setengah jam bella berkutat dengan resreting yang ternyata tersangkut oleh kain berbahan brukat tersebut.


Setelah menimbang-nimbang akhirnya mau tak mau bella meminta bantuan.


"Maaasss...."...


Teriaknya...


Tak perlu menunggu lama terdengar jawaban dari balik pintu kamarnya.


"Iya, ada apa yang, sudah selesai kah?"...


"Belum, bella butuh bantuan mas"...


Teriaknya.


Ceklek.


"Minta bantuan apa yang?"...


Tanya serkhan sambil berjalan perlahan menuju bella yang sedang duduk ditepi ranjang dan mengarah tepat ke pintu kamar.


"Emm...emm..."...


Ucapnya dengan gugup dan seketika mukanya memerah.


"Kenapa hem...kok gugup gitu, terus mukanya kenapa merah?"...


Tanya serkhan saat sudah berada didepan bella.


"Resreting baju bella tersangkut"...


Ucapnya dengan pelan namun mampu didengar oleh serkhan sambil meremas kedua tangannya yang saling bertautan.


Glek...


Serkhan menelan ludahnya dengan kasar saat mendengar ucapan dari pujaannya tersebut.

__ADS_1


"Ya udah mas bantuin"...


Ucapnya dengan nada dibuat setenang mungkin, padahal jantungnya seakan mau lepas dari tempatnya.


Serkhan melangkahkan kakinya perlahan dan saat sudah tiba dibelakang tubuh bella dirinya mendudukkan tubuh besarnya.


Seketika terpampang punggung mulus serta putih milik bella membuat serkhan berkali-kali menelan salivanya.


Cobaan berat ini mah...


Ucapnya dalam hati.


Serkhan mengulurkan tangannya untuk menaikkan resreting yang ternyata memang tersangkut.


Sret...


Buru-buru serkhan menaikkan resreting milik bella karena takut tergoda oleh punggung mulus itu sambil menutup kedua matanya.


Cobaannya si duda🤣🤣🤣🤣


"Aawwww...."...


Jerit bella seketika.


"Hah...kenapa yang?"...


Ucapnya panik saat mendengar jeritan bella dan seketika tubuhnya mencondong ke arah depan untuk melihat apa yang terjadi.


Tau kan mom, posisi mereka berdua saat ini...


Bella duduk tepat dipinggir ranjang terus si duda duduk dibelakangnya bella, bayangin sendiri lah ya🤭🤭🤭


"Sakit mas?"...


Ringisnya sambil tanganya meraba punggung atasnya.


Seketika serkhan membulatkan matanya saat mengikuti arah tangan mungil bella yang ternyata meraba punggungnya tepat dipuncak resreting baju yang baru dinaikkan olehnya.


Omelnya sambil meringis perih saat tangannya meraba punggungnya.


"Iya...iya...maaf...mas nggak sengaja"...


Ucapnya pelan dan merasa bersalah saat melihat punggung bella yang sedikit lecet karena ulahnya itu.


Disingkirkannya perlahan tangan bella dan diletakkannya dipangkuan bella kembali, lalu serkhan menurunkan sedikit resreting baju bella setelahnya terlihatlah luka lecet kemerahan.


Entah dorongan set*an atau bagaimana tiba-tiba dia memajukan wajahnya.


Cup...


Bella seketika menegang saat punggungnya yang sakit tersentuh oleh sesuatu yang lembek nan basah membuat dirinya mengepalkan tangannya.


Serkhan yang merasakan tubuh tegang pujaannya tersebut semakin mempersempit jarak antara mereka sambil kedua tangannya merengkuh tubuh mungil bella dari belakang dan menyentuh kedua tangan mungil itu lalu didekapnya dan tak lupa serkhan terus mengecup punggung yang lecet tersebut.


Semakin lama kecupan itu semakin naik ke leher jenjang yang menggoda itu, disusuri area leher sambil mengeratkan rengkuhannya.


Bella yang baru merasakan hal tersebut, tubuhnya langsung seperti tersengat listrik ratusan volt namun dirinya tak bisa memberontak sebab rengkuhan serkhan sungguh kuat hingga dirinya seketika mengeluarkan suara aneh baginya, namun tidak bagi serkhan.


Suara indah bella mampu membuat sesuatu yang beberapa bulan tak bangun itu, sekarang sedang menggeliat hebat didalam sangkarnya.


Serkhan seketika melonggarkan rengkuhannya membuat bella bernafas lega namun baru beberapa detik tubuhnya langsung dihempaskan dan saat akan berteriak mulutnya langsung dibungkam oleh sesuatu yang lunak nan basah yang pernah dia rasakan sewaktu masih dirumah yang ditinggali oleh abang-abangnya.


Bella yang tadinya melawan sekarang tidak lagi dan malah mengikuti naluri yang ada didalam tubuhnya, ya bibir berkata tidak namun tindakan serkhan membuat dirinya membalas ciuman panas itu.


Serkhan yang mendapatkan balasan dari pujaannya langsung tersenyum tipis dalam lum*tannya dan melanjutkan kembali aktifitasnya yang membuatnya candu bila melihat bibir seksi milik bella.


Ciuman serkhan langsung turun ke area leher kala sang pujaan hati kehabisan nafas.


Disesapnya perlahan leher putih nan mulus yang menggoda imannya itu namun dia masih waras hingga tak meninggalkan bekas sebab mereka sebentar lagi akan menuju ke tempat dimana sudah ada yang menantinya.

__ADS_1


Cup...


Serkhan menghentikan aktifitasnya sebab jika diteruskan bisa terjadi perang dunia ke 3 bila orang tuanya mengetahuinya.


Serkhan mengatur nafasnya dengan perlahan sambil meredakan hawa naf*unya, dipandanginya wajah kacau milik bella, bagai mana tak kacau jika dirinya mencium begitu ganasnya hanya karena tak tahan dengan godaan punggung mulus yang lecet akibat ulahnya.


Niat hati ingin mengobati namun karena ada mas set yang selalu menggoda imannya, maka lunturlah iman si duda bule🤣🤣🤣


"Maaf"...


Ucapnya lirih sambil mengusap sisa saliva yang melengket di area bibir bella, serta merapikan rambut bella yang berantakan akibat ulahnya.


Bella langsung memalingkan wajahnya dan bersemu merah, entahlah saat serkhan menciumnya dirinya malah menikmatinya walaupun awalnya menolak.


"Udah ihh...berat mas"...


Rengeknya manja sambil mendorong-dorong tubuh besar yang menimpanya itu.


Serkhan hanya terkekeh geli melihat tingkah manja bella, sambil bertumpu satu tangan dia menikmati apa yang bella lakukan.


"Nggak mau"...


Godanya sambil melebarkan senyuman walupun bella tak dapat melihatnya.


"Massss...berattt"...


Rengeknya lagi sambil mengerucutkan bibirnya.


Cup...


"Ihhhh...kok malah dicium sih?"...


Ucapnya kesal kala serkhan mengecupnya singkat.


"Salah siapa tuh bibir digituin, itu namanya kecup yang kalo cium tuh begini..."...


Ucapnya dan langsung menerjang kembali bibir yang membengkak akibat ulahnya tadi dan ini apa dia malah kembali melakukannya.


🤣🤣🤣🤣dasar mas duda udah nggak tahan,main sosor mulu ya readers🤣🤣🤣


Setelah dirasa cukup, serkhan menghentikan aktifitas yang bikin candu itu.


"Yang, sampai sana nanti kita nikah yuk?"....


ucapnya dengan serius.


"Bagaimana dengan orang tua mas?"...


Jawabnya pelan sambil tangannya berada didada serkhan, ya serkhan yang meletakkannya disana sesaat menyudahi ciuman mereka.


"Percaya sama mas okey"...


"Dan nanti disana ada yang sudah menunggumu, pelan-pelan saja jangan dipaksakan...hemm..."...


Ucapnya pelan sambil mengelus pipi bella.


Bella perlahan menganggukkan kepalanya dan dirinya memang harus menyiapkan jiwa dan raganya nanti jika sudah berada di Jakarta.


Serkhan sudah menceritakan ya readers, mengenai hubungan mereka serta orang tuanya yang masih ada, namun serkhan tak menceritakan soal ibunya yang sering mmasuk rumah sakit karena memikirkannya.


ASSALAMUALAIKUM READERS...


TETAP SEMANGAT YA MENUNGGU PART SELANJUTNYA.


JANGAN LUPA TETAP LIKE SERTA SUPPORT SELALU YA SUPAYA AUTHOR SEMAKIN BERSEMANGAT LAGI...


SALAM SAYANG


MOM OLLA

__ADS_1


😘😘😘


__ADS_2