
Happy Readingπ€π€π€
Sepasang kekasih sedang berada di sebuah restoran yang berada di salah satu pinggir pantai tak jauh dari bandara tadi, serkhan memilih mengendarai mobilnya sendirian dan meninggalkan sopir di bandara...
"Yang, nanti mas tinggal sebentar ya karena mas akan meninjau ke lapangan, nanti sayang istirahat aja dulu supaya tidak cape"...
Titah serkhan dengan lembut sambil memegang satu tangan nessa saat mereka berdua sudah ada di salah satu meja makan...
"Iya mas"...
Jawabnya sambil melihat ke arah serkhan dan tersenyum manis...
"Nanti mas pergi bersama mereka berdua ya sayang, jadi untuk nanti sayang sendirian di hotel dulu...nggak apa-apa kan yang?"....
ucapnya dengan khawatir dan berat meninggalkan tunangannya sendirian di dalam hotel, sebab sinta ternyata di butuhkan untuk menbantunya nanti bersama danu...
Nessa tampak menyunggingkan senyuman lagi saat mendengar penuturan calon suaminya itu dan nessa seketika membalas genggaman tangan besar serkhan...
"Nggak apa-apa mas, nessa paham... pergilah, jangan jadikan nessa sebagai penghalang untuk pekerjaan mas, sedangkan nessa masih baik-baik saja". .
Ujarnya dengan halus sambil mengelus punggung tangan serkhan menggunakan tangan satunya...
Serkhan seketika mengembangkan senyuman akan penuturan dari calon istrinya...
dan tak lama hidanganpun telah tersaji di atas meja, mereka berdua menikmati makan siang dengan saling bercanda sambil sesekali menyuapi, serkhan memang sengaja menyempatkan waktu untuk pergi berdua dengan calon istrinya sebelum nanti dirinya akan di sibukkan dengan pekerjaan hingga lusa nanti...
"Sudah?"....
Tanya Serkhan saat melihat nessa telah mengelap bibirnya menggunakan tissu setelah menghabiskan dessert dan nessa menganggukkan kepalanya...
"Masih ada waktu, mau ke pantai dulu?"...
Tawarnya kepada nessa saat melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kanannya...
"Emmm...apa boleh?"...
Tanya nessa sambil bersikap antusias saat akan kepantai, dia fikir setelah makan siang akan ke hotel...
"Boleh sayang"...
"Yuk"...
Ajaknya sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum manis saat melihat wajah nessa yang antusias kala dirinya mengajak ke pantai...
Nessa menganggukkan kepalanya sambil menerima uluran tangan serkhan, mereka berdua meninggalkan restoran menuju pantai yang tak jauh dari tempat mereka makan...
Disinilah mereka berdua di salah satu pantai yang ada di Bali pantai Dreamland...
Mereka menyusuri pantai sambil bergandengan tangan dan sesekali saling melemparkan senyuman...
__ADS_1
Kaki nessa mengarah ke bibir pantai, hingga terkena sapuan air laut seketika dingin menerpa kakinya dan membuat nessa mengembangkan senyumnya sambil sesekali melihat ke arah belakang dimana seorang pria tengah memperhatikannya sambil memasukkan kedua tangannya di saku celana yang dipakenya dan tak lupa kacamata hitam bertengger di hidung mancungnya untuk menutupi mata indah nan tajam miliknya, serkhan yang berdiri tak jauh dari calon istrinya pun hanya mengukir senyum tipis kala melihat wajah nessa yang nampak bahagia padahal hanya di bawa ke tempat yang sederhana...
Padahal sebelum-sebelumnya wanita yang dekat dengannya hanya mau di ajak ke mall atau ke luar negeri untuk membeli barang-barang mewah, namun tidak dengan gadis yang ada di hadapannya yang sedang tertawa bahagia hanya dengan bermain air laut dan pasir pantai, ya inilah sosok yang di carinya ada semua di diri calon istrinya dan dirinya pun berjanji akan selalu membuat wajah ayu nessa menampakkan kebahagiaan selama bersamanya...
"Mas.... sinii...."....
Teriak nessa sambil melambaikan kedua tangannya ke arah serkhan...
Serkhan kemudian berjalan ke arah gadisnya saat melihat nessa melambaikan tangannya sambil memanggil namanya tadi...
Semakin dekat dirinya dengan gadisnya tampak terdengar suara cekikikan nessa yang sedang memaju mundurkan langkahnya saat gelombang kecil datang dan pergi hingga tak menyadari bahwa calon suaminya semakin mendekat ke arahnya sebab posisi nessa sudah membelakangi serkhan...
Happ....
Serkhan langsung memeluk tubuh nessa dan mengangkatnya hingga kaki nessa tak menyentuh pasir lagi dan serkhan memutar-mutarkan tubuh mungil yang ada di dekapannya itu seketika gelak tawa mereka terdengar oleh pengunjung lainnya...
"Aaaaa.....masss.... sudah...sudah... nessa takuttt nanti kita jatuh"...
Teriaknya saat serkhan tak henti-hentinya memutar-mutar tubuhnya...
"Cape"...
Tanya serkhan saat menurunkan badan nessa dan membalikkan tubuhnya agar mereka berhadapan...
Nessa menggelengkan kepalanya pelan dan seketika serkhan menyingkirkan rambut-rambut yang berterbangan menutupi wajah cantik nessa..
Serkhan membawa nessa kedalam pelukannya, ntahlah rasanya serkhan sangat ingin terus menerus memeluk tubuh nessa...
"Ayo kita kembali, mas akan segera menyelesaikan pekerjaan mas, selepas itu kita bisa berlibur kembali sambil berfoto"...
Ucapan lembut serkhan seketika memutuskan lamunan nessa akan perasaannya saat ini....
"Eumm...sebentar saja, nessa masih ingin memeluk mas"...
Ungkapnya dengan lirih sambil menggelengkan kepalanya pelan dan bertingkah manja...
Serkhan seketika mengerutkan dahinya saat mendengar ungkapan calon istrinya itu, ya baru kali ini nessa bersikap seperti ini...
"Ada apa sayang?"...
Tanya serkhan dengan halus sambil mengusap pelan punggung nessa...
"Ntah lah mas, rasanya nessa ingin seperti ini"...
Jawabnya lirih sambil terus mendusel-duselkan wajahnya ke dada bidang calon suaminya...
"Heiii...nanti kita bisa jalan lagi, kita harus secepatnya kembali ke hotel karena mas sebentar lagi akan ada pertemuan dan di langsungkan meninjau lokasi"...
Jelas serkhan dengan hati-hati takut calon istrinya ini marah padanya...
Nessa seketika terkesiap saat mendengar penjelasan calon suaminya, ya hanya karena perasaan yang tak menentu hingga dirinya bersikap seperti ini...
__ADS_1
"Maafkan nessa mas"...
Ucapnya sesal sambil menengadahkan wajahnya dan mereka saling bertatap...
Cup...
Sebuah kecupan di berikan oleh serkhan, saat melihat wajah menyesal calon istrinya itu...
"Kenapa harus minta maaf, mas senang sayang seperti ini, cuma mas yang harus minta maaf sebab pertemuan ini tidak bisa mas undur, ngak masalah kn sayang?"...
Ucapnya sambil mengusap lembut pipi nessa...
"Iya... ya sudah yuk kita kembali"....
Ajaknya saat nessa sudah bisa mengontrol perasaannya, ya nessa sepertinya sudah terbiasa oleh kelakuan calon suaminya itu yang suka mengecup bibirnya dengan tiba-tiba...
Serkhan lalu melepas pelukannya dan juga nessa, mereka kembali sambil bergandengan tangan hingga tiba-tiba serkhan melepas tautan tangannya dan langsung berjongkok dihadapannya nessa sambil menepuk punggung kekarnya...
"Ayo naik"...
Ucapnya sambil menengok kebelakang dan melihat calon istrinya terdiam...
"Malu mas"...
Cicitnya sambil menengok kesana kemari....
"Udah nggak usah malu, banyak yang lebih mesra yang, tuh lihat"...
Tunjuknya ke arah pasangan yang tak jauh dari mereka sedang melakukan kissing...
"Buruan sayang"...
Ucapnya memaksa dan mau tak mau nessa segera naik ke punggung serkhan dan langsung melingkarkan tangannya kedepan sedangkan serkhan langsung berdiri dan meletakkan sepasang tangannya ke bawah tubuh nessa untuk menopang badan seksoy nessa...
Mereka berjalan dalam keheningan sedangkan nessa langsung menyandarkan kepalanya ke punggung kekar serkhan sambil mencium aroma maskulin calon suaminya...
ASSALAMUALAIKUM READERS...
LIKE...
LIKE...
VOTE...
GIFT...
SALAM SAYANG
MOM OLLA
πππ
__ADS_1