Om Duda, Suamiku

Om Duda, Suamiku
Menunggumu


__ADS_3

Happy ReadingπŸ€—πŸ€—πŸ€—


Sudah 6 bulan lamanya seorang pria dewasa berwajah tampan menggunakan setelan santai dengan kedua tangan di masukkan kedalam saku celana pendeknya, pria itu selalu berada di pantai setiap sore tiba hingga dirinya membeli sebuah hunian tepat dipinggir pantai tepatnya dipulau Bali, hunian mewah dirinya persembahkan untuk sang calon istri yang begitu senang dengan pantai namun sayangnya seharusnya mereka sudah sah menjadi sepasang suami istri namun hingga saat ini dirinya belum bisa mengucapkan sepenggal kalimat untuk mengesahkan hubungan mereka sebab wanita yang akan menjadi istrinya belum di temukan hingga sekarang padahal dirinya sudah menyewa beberapa detektif dan pria tersebut adalah serkhan yang masih betah memandangi luasnya lautan dan dirinya tak menghiraukan bahwa senja sudah mulai menampakkan warnanya...


"Sayang, kamu dimana? Tidakkah kamu ingin pulang, mas sangat merindukanmu"....


Ucapnya lirih hingga bola matanya memanas dan siap berubah menjadi air...


"Seharusnya kita sudah menikah beberapa bulan lalu dan mungkin saja kamu sudah mengandung anak kita"...


Sambungnya sambil tersenyum getir memikirkan orang yang dicintainya, dirinya berharap bahwa dimanapun nessa berada tetap dalam keadaan baik-baik saja...


Tring...tring...tring..


Ponsel miliknya berdering dan menampilkan ID pemanggil bernama ANNE...


"Halo Assalamualaikum"...


Ucapnya saat menhawab panggilan telefon...


πŸ“ž"Halo boy waalaikum salam, apa kamu masih di Bali"...


Tebak sang Anne, ya anne tau karena Abbas yang selalu setia memberikan informasi apa aja mengenai putranya tersebut, semenjak nessa menghilang abbas menyusul ke Indonesia dimana Tuan mudanya berada karena dirinya ditugaskan langsung oleh Tuan besarnya siapa lagi jika bukan Bassam Ozcivid sedangkan tugas yang dipegang oleh abbas diambil alih oleh Tuan besarnya itu karena kehadiran abbas lebih membantu jika assisten putranya itu berada disamping serkhan dalam keadaan seperti ini...


Sebetulnya Anne juga merasakan apa yang putranya alami itu namun jika sang Kuasa sudah berkendak dirinya bisa apa hanya bisa memanjatkan doa supaya calon menantunya kembali kepada putranya...


Sedangkan serkhan kembali tersenyum getir saat sang ibu menebak keberadaannya kini...


"Emmm... mau kemana lagi ne jika bukan kesini"....


Ucapnya sambil tersenyum miris...


πŸ“ž"Yang sabar boy, anne hanya bisa membantu dengan doa semoga calon menantu anne kembali? Barusan yanti telfon anne, ibu hana drop kembali dan saat ini dirawat dirumah sakit, sebaiknya kamu kembali kejakarta boy"...


Doa anne dengan tulus sambil memberikan kabar tersebut, yanti adalah asisten rumah tangga yang ditugaskan anne untuk menemani orang tua nessa saat tau anak perempuannya menghilang, ya setelah diberi kabar bahwa putrinya menghilang ibu hana langsung jatuh pingsan dan seketika drop hingga dirawat beberapa hari dirumah sakit....


"Makasih anne kabarnya, ya boy akan pulang malam ini juga"...


"Ya sudah boy tutup telfonnya, Assalamualaikum"...


Klik...


Serkhan langsung mematikan panggilan telfon dari ibunya saat mendengar kabar soal calon ibu mertuanya dilarikan kerumah sakit dan saat melihat ponselnya ternyata ada panggilan tak terjawab dari asisten yang bertugas dirumah calon mertuanya itu...

__ADS_1


Tut...tut...tut...


πŸ“ž"Halo Tuan muda"


Ucap seseorang disebrang sana...


"Siapkan pesawat sekarang juga, aku akan kembali ke Jakarta"...


Titahnya dengan tegas dan langsung memutuskan panggilan tersebut...


Serkhan langsung membalikkan tubuhnya dan memasukkan ponsel miliknya kedalam saku, dirinya berjalan cepat dengan perasaan cemas saat mengetahui calon ibu mertuanya dilarikan kerumah sakit kembali...


"Kembalilah sayang, kami disini menunggumu, termasuk ibu yang sekarang sakit-sakitan"...


Gumamnya lirih sambil terus berjalan memasuki vila mewah tak jauh dari tempatnya berdiri tadi...


"Pak bagus, saya akan kembali ke Jakarta malam ini juga"...


Ucapnya saat berpapasan dengan Pria paruh baya salah satu penjaga di vilanya kemudian berlalu memasuki sebuah mobil yang sudah ada sopir didalamnya, ya sang sopir dengan sigap saat melihat Tuan mudanya jalan dengan tergesa-gesa sambil menenteng sebuah tas kecil yang biasa dia gunakan untuk bepergian...


"Baik Tuan muda"...


Ucapnya dengan hormat sambil melihat Tuan mudanya berjalan dan masuk ke dalam mobil dalam hitungan detik mobil tersebut sudah hilang dari pandangannya...


Sebuah tepukan dan suara wanita paruh baya terdengar...


"Eh...ibu bikin kaget saja...Itu loo Tuan muda sudah pergi lagi, biasanya kan beliau pulang 2 hari lagi, tapi mungkin ada sesuatu yang penting makanya beliau jalan dengan terburu-buru seperti itu"...


Jelasnya saat melihat sang istri yang tadi menepuk pundaknya...


"Mungkin bisa jadi pak, jangan-jangan calon istri Tuan muda sudah kembali"...


Tebak sang istri...


"Hush....jangan ghibah bu, nggak baik... lagian dapat info dari mana soal itu"...


Ucap pak bagus saat mendengar ucapan istrinya...


"Ibu nggak sengaja mendengar pembicaraan mereka bulan lalu pak"....


Cengirnya dan langsung mendapat pelototan sang suami...


"Ibu, itu namanya nggak sopan mendengar pembicaraan majikan"...

__ADS_1


Geram pak bagus...


"Ya kan ibu nggak sengaja pak, lagian pas ibu antar minuman kan nggak tau kalo Tuan muda lagi berbicara seperti itu sama pak sekretaris"...


Belanya tak mau disalahkan sang suami...


"Ya sudah lain kali jangan seperti itu, nanti kita bisa dipecat kalo kita macam-macam sama Tuan muda, ingat kita harus selalu setia sama beliau jika tidak ada beliau mungkin kita masih mengais sampah dan tidur berpindah-pindah"....


Tuturnya panjang lebar....


"Iya-iya pak... yuk masuk kan Tuan muda sudah pergi, ibu pijetin"....


Ucapnya sambil menggandeng tangan sang suami saat selesai menutup pintu gerbang...


"Ah ibu... tau aja kalo bapak butuh pijit, sekalian plus-plus ya bu, udaranya enak ini... dengin-dingin empuk"...


Ucap pak bagas sambil mengikuti sang istri yang menggandeng tangannya....


Sedangkan sang istri hanya tersenyum malu mendengar perkataan suaminya itu...


Sepasang paruh baya itu serkhan bawa dari jakarta saat tak sengaja dirinya melihat pasangan itu dalam keadaan memprihatinkan, alhasil dirinya membawa ke Bali karena tak tega melihatnya jadinyadisinilah mereka berada di sebuah vila mewah dan bertugas untuk menjaga serta membersihkannya...


Pasangan paruh baya tersebut beruntung bisa bertemu dengan Tuan mudanya saat ini, ya mereka berdua tidak memiliki siapa-siapa lagi, istrinya dulu sempat hamil dan mereka hidup berkecukupan namun karena ada sesuatu tentang kehamilannya jadinya rahim sang istri diangkat dan musnahlah harapan pasangan tersebut untuk mempunyai momongan namun sang suami tak mempermasalahkan apapun hingga musibah datang bertubi-tubi dan membuat dirinya kehilangan harta benda di sebabkan oleh bencana alam dan yang tersisa hanyalah sang istri tercinta...


ASSALAMUALIKUM READERS...


MAAFKAN AUTHOR YANG BARU BISA UPDATE PART BERIKUTNYA, SEBAB KONDISI AUTHOR BEBERAPA HARI INI KURANG FIT...


MOHON DOANYA SEMUAπŸ™πŸ™πŸ™


TETAP SEMANGAT YA UNTUK MEMBERI DUKUNGAN...


LIKE...


LIKE...


GIFT...


VOTE...


SALAM SAYANG...


MOM OLLA...

__ADS_1


😘😘😘


__ADS_2