
Happy Readingπ€π€π€
Hari berganti hari, tak terasa tanggal kelahiran sang suami telah tiba, persiapan kejutan demi kejutan sudah ditata sedemikian rapi agar sang suami tak mengetahuinya dan tentu saja selama itu pula peran dari mertua serta perawatnya sangat penting terlebih dengan Dokter Celia yang selalu sabar membantu untuk kesembuhan kakinya.
Hari ini adalah hari dimana nessa tengah sibuk mempersiapkan rencana kejutan untuk suami tercintanya, bahkan ibu mertuanya melakukan sedikit kebohongan demi membantu menantunya dalam menyiapkan sebuah pesta sederhana namun berkesan.
Dan atas saran dari ibu mertuanya, Nessa membooking ballroom disebuah Hotel ternama yang ada di Negara tersebut untuk acara kejutan suaminya dan tentu saja mertuanya ikut membantu untuk mempersiapkan segalanya agar berjalan dengan lancar.
Nessa memandang kagum dengan hasil dekorasi yang diinginkannya, sederhana namun akan sangat berkesan baginya dan mudahan sang suami akan menyukai kejutan yang sedang dibuat olehnya.
"Bagaimana sayang, sudah sesuai dengan keinginanmu?"...
Tanya seorang wanita paruhbaya dengan nada lembut saat berada disamping menantunya yang tengah berdiri tegak menatap kedepan sana.
Nessa menoleh sambil menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
"Sangat anne, Nessa menyukainya...terimakasih sudah mau direpotkan dengan keinginan nessa"...
Ucapnya penuh haru terhadap wanita yang telah melahirkan pria hebat yang sekarang menjadi suaminya.
"Apapun untuk kebahagiaan kalian nak, semoga rumah tangga kalian kelak tetap bahagia dan kalian bisa menghadapi segala badai yang datang menerjang rumah tangga kalian nantinya, ingat sayang selalu tanamkan kepercayaan terhadap satu sama lain jangan menyimpulkan sesuatu sebelum tau kejelasannya, semoga kami bisa mendampingi kalian dan cucu anne"...
Ucapnya panjang lebar dengan mata berkaca-kaca sambil memandang dan memegang perut datar menantunya.
Nessa lantas tersenyum haru mendengar penuturan ibu mertuanya, ibu yang selalu memperlakukannya seperti anaknya sendiri tanpa membedakan jika dia adalah seorang menantu.
Nessa menumpukan tangannya diatas tangan wanita yang sudah berumur itu diatas perut datarnya.
Didalam sana sudah ada penerus dari Bassam Group namun belum ada yang mengetahuinya terkecuali ibu mertuanya saja bahkan mertua lelakinya belum mengetahui apalagi sang suami.
Banyak kejutan yang sudah dipersiapkan oleh nessa, tentang kehamilannya serta tentang kesembuhan kakinya dan semua itu berkat bantuan dari mertua perempuannya yang dapat menyembunyikan dengan apik semuanya agar bisa berjalan dengan mulus hingga waktunya tiba.
__ADS_1
Dan untung saja Serkhan junior tidak rewel seperti yang lainnya menyiksa sang ibu ketika masih berada didalam kandungan namun dirinya juga merasa kasihan karena sang suamilah yang mengalami yang namanya moorning sickness atau sindrom cauvade saat pagi hari dan itu membuatnya kasihan namun dirinya juga harus menahan diri untuk tidak memberitahukan hal besar yang telah disembunyikan 1 minggu yang lalu, karena yang ditahu suaminya jika dia hanyalah kelelahan saja dan itu juga sudah diperkuat oleh penuturan dokter keluarga tentu saja sebelumnya dokter tersebut sudah diberi mandat oleh Nyonya besar tentang disembunyikannya berita bahagia tersebut.
Ya...baru 1 minggu yang lalu dirinya mengetahui jika ada calon buah hati mereka berada diperutnya, saat dirinya tiba-tiba pingsan ketika berada dirumah sakit untuk kunjungan rutin demi memperkuat kakinya agar bisa berjalan dengan sempurna dan karena saking khawatirnya mertuanya tidak langsung menghubungi suaminya yang memang sedang sibuk hingga pemeriksaan nessa dinyatakan positif hamil dan pada saat bersamaan nessa sadarkan diri dan bertanya pada mertuanya apa yang terjadi hingga mertuanya memberitahu tentang kehamilannya dan setelahnya mertuanya akan menelfon sang suami namun segera dicegah dan mengatakan bahwa nessa akan memberi kejutan tambahan untuk suami tercintanya dan tentu saja anne langsung mendukung niat menantunya tersebut dengan catatan harus extra hati-hati.
Sedangkan dilain sisi sang target saat ini masih berada dikantor dengan setumpuk lembaran-lembaran kertas yang berisikan uang milyaran biasanya baba akan membantunya namun baba tidak bisa diganggu gugat sebab baba sudah angkat tangan mengenai perusahaan satu bulan yang lalu, alhasil saat ini serkhan masih berkutat dengan para kertas yang membutuhkan belaian tangan kekarnya.
Tok..tok..tok...
"Masuk"...
Ucap Serkhan sedikit keras saat mendengar pintu ruangannya diketuk.
Ceklek.
"Maaf Tuan muda, sudah waktunya untuk meeting"...
Ucap seorang wanita dengan nada dibuat selembut mungkin.
Jawabnya singkat sambil merapikan berkas-berkas yang berada diatas meja dan bangun dari duduknya untuk keluar dari ruangan menuju ke tempat meeting.
"Ganti pakaianmu menjadi lebih layak lagi, saya tidak ingin melihat karyawan saya berpenampilan seperti wanita malam atau kamu boleh membuat surat pengunduran diri jika besok masih berpenampilan seperti itu"...
Ucapnya tegas serta darar tanpa melihat kearah sekretarisnya yang bernama Jenifer.
Gleuk.
"Ba...baik Tuan muda, maaf kan saya"...
Ucapnya terbata-bata sambil membungkukkan tubuhnya.
Serkhan meninggalkan ruangannya dan segera menuju ruang meeting dan Jenifer nampak mengikuti dari belakang dengan langkah sedikit lesu.
__ADS_1
Jenifer yang awalnya menargetkan bosnya sendiri seketika urung karena dirinya tak ingin hidupnya sia-sia dan benar apa yang pernah diucapkan oleh sahabatnya, jangan pernah mencoba meraih bintang diangkasa karena sampai kapanpun tak akan pernah berhasil sebab tidak adanya cinta yang tulus.
βββ
"Si*l...Si*l..."...
Umpat seorang wanita yang berada dibalik jeruji besi.
Sudah hampir sebulan lamanya dia berada dibalik jeruji besi dengan beralaskan tikar tipis, tak ada yang bisa diperbuatnya terkecuali menjalani hukuman karena perbuatannya.
Perbuatan yang pernah mencoba untuk percobaan penculikan dan rencana melenyapkan nyawa seseorang.
Ya...orang tersebut adalah Angel wanita yang pernah menampar kekasih Raja Bisnis dari Turki dan membuat seorang pria meradang sebab kekasih hatinya ditampar begitu saja padahal sudah meminta maaf dan itupun bukan kesalahan dari kekasihnya.
Yang ngikuti pasti sudah tau ya mengenai peristiwa penamparan ada di Part "Insiden"...
Tuan muda yang murka lantas memberi peringatan lewat ayah dari Angel yang kebetulan menjalin kerjasama dengannya, dan dari sanalah awalnya karena Angel tak terima jika sang ayah memberi hukuman dengan mem block semua kartu miliknya dan saat tau penyebabnya, Angel lalu melampiaskan dengan menculik serta akan melenyapkan nyawa Nessa namun ternyata Tuhan masih sayang kepada Nessa.
Atas kejahatan yang telah dilakukannya, Angel mendapat hukuman 12 Tahun penjara dan hal tersebut membuat kedua orang tuanya sungguh teramat kecewa, bukannya sadar dengan apa yang sudah pernah dilakukan namun kini semakin tek terkendali dan kedua orang tuanya pun pasrah jika putrinya harus mendekam dibalik jeruji besi dan menanggung malu atas perilaku putrinya di kalangan bisnis serta keluarga.
Sedangkan orang yang pernah dibayarnya (Baron dan Dedy) Hanya mendapatkan hukuman 1 tahun penjara itupun karena permintaan dari baron sendiri karena ingin menebus kesalahan pada Nyonya muda mereka berdua (Nessa/Bella) padahal Serkhan sudah menyiapkan pengacara namun ditolak secara halus oleh Baron dan Dedy hanya mengikuti apa yang menjadi keputusan Baron.
Malam readers jangan lupa mampir di novel mom yang satunya ya bagi yang belum masukkan ke favorit, masukkan dong plisπ€π€...
Ceritanya nggak kalah seru looo...
Like.vote.gift
Salam ciumπππ
__ADS_1