Om Duda, Suamiku

Om Duda, Suamiku
Surprise Ulang tahun Nessa


__ADS_3

Happy Reading๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—


Cup...


Tautan bibir mereka terlepas saat gadisnya merasa hampir kehabisan nafas, ciuman kerinduan yang dirasakan serkhan walau baru sehari sungguh seperti setahun tak berjumpa....


"I miss U and I love U my sweaty"...


Ungkapnya dengan tulus dan lirih saat kening mereka menempel di tambah deru nafas yang memburu dan saling menerpa wajah masing-masing....


Nessa hanya membalas dengan senyuman tulusnya saat pria dihadapannya ini mengungkapkan perasaannya terus menerus...


Lalu serkhan menegakkan tubuhnya dan menarik nessa ke dalam dekapannya, nessa dapat mendengar detak jantung kekasihnya dan hangatnya dekapan yang serkhan berikan, hingga tak lama dirinya mendengar suara suitan dari mulut sekseh serkhan...


Fuiuit....


Seketika nessa menengadahkan kepalanya untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh kekasihnya itu hingga...


Happy birthday nessa....happy birthday nessa...


Happy birthday....happy birthday...too you...


Seketika nessa melepaskan diri dan berbalik ke arah belakangnya tadi dan nessa menutup mulutnya dengan kedua tangannya...ya nessa begitu syok saat melihat sahabatnya membawakan sebuah troli yang diatasnya ada sebuah kue ulang tahun yang menunjukkan angka 18...



Dan tak hanya itu saja, bahkan kedua orang tuanya pun ada disana, vita teman kerjanya, mas dika dan oppa jo juga ada, sekretaris danu dan gadis cantik disebelahnya, sekretaris siska beserta suami dan putranya hingga netranya terhenti di sepasang paruh baya yang asing bagi nessa namun saat melihat pria bule yang umurnya diatas bapaknya dan raut wajahnya seperti tak asing bagi nessa namun dirinya pun tak bisa menebaknya, mereka semua tersenyum lebar sambil terus mendekat...


"Selamat ulang tahun Vanessa putri wijaya"...


Ucapan serentak mereka yang ada disana hingga membuat nessa merasa sangat terharu dan menitikkan air mata karena telah mendapatkan surprise dari orang-orang terdekatnya...


"Terima kasih semuanya atas kejutan ini...nessa bahagia sekali"...


Ucapnya terbata dan air mata tak hentinya mengalir....


"Selamat ulang tahun putri bapak, ahhh sudah gede ya ternyata....bapak berdoa semoga hari-hari nessa selalu diliputi kebahagiaan dan selalu dalam lindungan-Nya, tetap jadi anak yang rendah hati serta umur panjang agar dapat memberikan kami cucu-cucu yang lucu"....


Doa pak adi sambil mengambil alih troli yang dipegang ayu dan didampingi sang istri untuk mendekat ke arah putrinya yang wajahnya memerah akibat ucapannya yang terakhir...


"Ayo tiup lilinnya, tuh lihat semua sudah pada menunggu"...


Ucap sang ibu...


Ketika lilinnya di nyalakan nessa seketika memejamkan matanya dan berdoa dalam hati...


"Nessa berharap kedua orang tua nessa bahagia dari sekarang dan seterusnya serta bisa berumur panjang agar dapat mendampingi nessahingga berkeluarga serta memberikan apa yang mereka inginkan"


Amiinn...


Nessa membuka matanya lalu meniup lilin yang berada di atas kue tart putih yang simpel namun terkesan mewah...


Prok...prok...prok...


Seketika semuanya bertepuk tangan saat lilin yang ditiup nessa padam, dan nessa langsung memeluk pak adi dan dihadiahi ciuman sayang di pucuk kepalanya...


"Terima kasih banyak pak"...


Ucapnya lirih sambil meneteskan air mata...


"Stttt....jangan nangis, ntar cantiknya hilang looo, dan nak serkhan pergi bagaimana"...

__ADS_1


Goda bapak sambil mengusap tetesan air mata yang mengaliri pipi chuby putrinya, lalu nessa mencebikkan bibirnya saat bapak berbicara seperti itu...


Lalu nessa melepaskan pelukannya dari sang bapak kemudian bergeser untuk masuk ke dalam dekapan hangat ibunya yang sudah merentangkan kedua tangannya...


"Ibu"....


Ucapnya lirih sambil menangis kembali...


"Laaaa kok nangis lagi sih?"....


Ucap ibu sambil membelai punggung nessa...


"Selamat ulang tahun putri ibu, semoga apa yang kamu inginkan dapat tercapai nak, putri ibu memang sudah besar ya, siap untuk berumah tangga"...


godanya kepada putri satu-satunya itu...


Nessa seketika melepaskan pelukkannya dan mencebikkan bibirnya kembali....


"Ihhh ibu sama bapak ini apaan sih, dari tadi doanya kesana melulu"...


Gerutunya pelan dan menggeser badannya untuk memeluk sahabatnya yang bernama ayu...


"Selamat ulang tahun sahabatnya aku, doa ter baik buatmu ya, betul yang di katakan orang tuamu nes, aku mendukungnya"...


Doanya sambil menampilkan cengirannya...


"Ckkkk...kenapa kalian ini kompak sekali doanya"....


Ucapnya sambil memicingkan mata menatap sahabatnya kemudian beralih ke kedua orang tuanya dan hanya di balas dengan kekehan kecil dari mereka...


"Yeee....kan memang begitu, laaa kamu dah punya mas bule pasti nggak lama lagi di bawa ke pelaminan, ya kan pak bu?"....


"Udah deh"...


Deliknya sambil mukanya merona...


Kemudian nessa menyalami satu persatu tamu yang berada di sana dan mereka mengucapkan doa serta selamat ulang tahun,namun saat dihadapan teman kerjanya nessa langsung menjadi kikuk ...


"Ckkk...hebat banget ya punya hubungan sesuatu sama Tuan muda, tapi aku sama sekali nggak tau, sampe syok tau nggak aku sore tadi dapat undangan dari Tuan sekretarisnya, wahhhh bener-bener pandai menyembunyikan hubungan"....


Cerocosnya panjang lebar dan nessa hanya tersenyum sambil mengusap tengkuknya...


"Apapun itu, aku turut senang nes selamat ulang tahun ya, semoga secepatnya naik pelaminan"...


Ucapnya berbisik sambil memeluk teman satu divisinya, ya vita masih tak menyangka dapat berteman dengan kekasih dari bos besar mereka di kantor...


"Terimakasih vita dan maaf nggak pernah cerita"...


Ucapnya tak enak hati...


"Its oke, kamu pasti punya alasan untuk tidak mengatakannya"...


Ucapnya menenangkan nessa sambil menepuk pelan pundaknya saat pelukan mereka terlepas...


"Selamat ulang tahun nak"....


Ucapan merdu seorang paruh baya terdengar dibalik tubuh vita seketika dirinya menggeser agar dapat menerima melihatnya...


"Ahhh iya, Terima kasih"....


Ucapnya kikuk sambil mencium tangan sepasang paruh baya itu dan pertanya tanya siapakah wanita tua yang ada dihadapannya ini...

__ADS_1


"Perkenalkan nama saya celine, pasti bingung ya kami siapa?"...


Tanya anne dan disambut anggukan pelan oleh nessa...


"Kami orang tua serkhan, kekasihmu"...


Ucapnya dan nessa langsung membelalakkan matanya saat mengetahui siapa mereka...


Anne cukup merasa terpukau dengan gadis belia di hadapannya ini, ya walaupun umurnya terbilang sangat muda, namun sopan santunnya sangat baik sekali, dan dirinya sangat senang berharap gadis cilik didepannya inilah yang akan menjadi jodoh buat putranya....


"Maafkan saya nyonya, saya tidak tahu kalo nyonya dan tuan adalah orang tua dari mas serkhan"...


Ucapnya dengan gugup saat berada di depan sepasang paruh baya itu...


"Sudah jangan gugup begitu, panggil kami anne dan baba oke, ya kan sayang"...


Ujarnya mengusap pelan kekasih putranya itu lalu mengarahkan wajahnya ke arah sang suami dan di balas anggukan serta senyum tipis darinya...


"Ah ya...baiklah anne"...


ucapnya...


Tap...tap...tap...


Suara sepasang kaki terdengar di telinganya hingga suara dari kekasihnya masuk kedalam pendengarannya...


"Selamat ulang tahun sayang"...


Ucap seseorang yang berada di belakangnya dan nessa langsung membalikkan badannya seketika matanya terbelalak lebar...




Seorang pria membawa buket yang berisikan dollar di tangan kanannya serta buket bunga mawar merah di tangan kirinya...


Aaaaaaaa....author juga mau dong mamas duda buket dollarnya๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Serkhan perlahan mendekat ke arah gadisnya dengan menampilkan senyuman lebarnya, saat sudah berhadapan dan mata mereka saling terkunci...


JENG....JENG...JENG...


ASSALAMUALAIKUM READERS...


MAAFKAN AUTHOR YANG BARU BISA UP PART INI...


JANGAN BOSEN BOSEN YA BUAT BACA KARYA AUTHOR, DUKUNGAN KALIAN LAH SEBAGAI PENYEMANGAT AUTHOR DALAM BERKARYA...


LIKE...


LIKE...


LIKE....


GIFT๐ŸŒน


SALAM SAYANG...


MOM OLLA


๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2