Om Duda, Suamiku

Om Duda, Suamiku
Lamaran


__ADS_3

Happy ReadingπŸ€—πŸ€—πŸ€—


Serkhan mempersempit jarak mereka kemudian menyerahkan kedua buket ke arah tangan mungil nessa sedangkan yang menerima buket tersebut masih dalam keadaan syok...


"Hey sayang, kok malah bengong?"...


Ucap serkhan menggoyangkan tangannya di hadapan wajah cantik nessa malam ini...


"Hah...oh maaf mas, terimakasih atas buket bunga plus buket uangnya"...


Ucapnya sambil tersenyum manis...


"Emmm...ngomong-ngomong ini beneran dollar asli mas"...


Tanya nessa sambil menampilkan muka polosnya dan seketika mengundang gelak tawa di antara mereka termasuk serkhan...


"Maaf...maaf yang, habisnya kamu itu kok lucu banget sih, ya jelas lah ini dollar asli masa iya dollar palsu"...


Ucapnya saat menghentikan tawanya karena melihat sang gadis menampilkan muka cemberut saat mereka semua menertawakan mereka...


"Dah yuk kita potong kuenya"...


Ajak serkhan sambil mengambil kedua buket di tangan nessa dan di letakkan di meja tak jauh darinya lalu menggandeng tangan mungil tersebut untuk mendekat ke arah di mana letak kue tadi....


"Ayo nak, potong kuenya"...


Ucap ibu hana dan memberikan pisau khusus ke tangan putrinya dan langsung di terimanya...


Nessa memotong kue lalu meletakkannya di piring kecil dan di beri sendok langsung, kemudian dirinya menyuapkan potongan kue kepada kedua orang tuanya dilanjutkan dengan serkhan namun untuk orang tua serkhan, nessa yang baru pertama kali berjumpa akhirnya hanya menyerahkan saja sepiring kecil kepada perempuan yang biasa di panggil anne sambil tersenyum kikuk...


Pesta ulang tahun dadakan yang dirasa nessa begitu membuat dirinya bahagia malam ini, karena memang ini pertama kalinya ulang tahun nessa di rayakan dan di hadiri oleh orang tuanya beserta sahabat baiknya, apa lagi sekarang nessa sudah mempunyai pria yang beberapa minggu ini mengisi hari-harinya ditambah kedua calon mertuanya yang datang malam ini menambah rasa bahagianya malam ini ....


Mereka semua menikmati makan malam bersama setelah acara memotong kue lalu di lanjutkan dengan pemberian ucapan beserta kado ke nessa...



Tempat para orang tua beserta tamu yang datang...



Sedangkan serkhan mengajak nessa untuk duduk di sebuah meja yang agak jauh dari yang lainnya,nessa semakin dibuat bahagia malam ini dan langsung dirinya menghambur kedalam pelukan serkhan dan tentu saja si empu senang karena nessa memeluknya lebih dulu langsung di balas pelukan hangat nessa...


"Terima kasih mas atas semua kejutan ini, nessa bahagia.... sangat"...


Ucapnya lirih di dalam dekapan serkhan...


"Hmmm...apa hanya ucapan itu yang sayang berikan untuk mas?"...


Ucapnya sambil menundukkan pandangannya sedangkan nessa mengangkat kepalanya saat mendengar ucapan kekasihnya itu pertanda nessa sedang memikirkan apa maksudnya...


"Maksud mas gimana, lalu nessa harus memberikan apa?"...


Ujarnya ...


"Mas mau ini"....


serkhan mengarahkan jeri telunjuknya ke arah bibirnya sendiri....


Nessa seketika bersemu merah seakan mulai paham apa yang di inginkan kekasihnya ini, dan dirinya sangat malu untuk melakukannya duluan...


"Sayang...ayoo cepetan"...


Rengeknya manja seperti anak kecil yang sedang menginginkan sesuatu...


Nessa langsung berjinjit guna melakukan yang kekasihnya inginkan...


Cup...


Kecupan singkat di lalukannya dan semakin membuatnya merah padam akibat malu dan langsung saja nessa membenamkan wajahnya ke dada serkhan....


Sedangkan serkhan masih terdiam terpaku ternyata gadisnya ini mau melakukan hal yang di mintanya ya walau setelahnya nessa menyembunyikan wajahnya, serkhan langsung tersenyum lebar saat gadisnya selesai memberinya kecupan ya walau hanya singkat namun sudah mampu membuatnya bahagia...


"Terima kasih sayang"...

__ADS_1


Ucapnya dan langsung membalas pelukan nessa...


Sedangkan nessa hanya mampu menganggukkan kepalanya kecil...


Mereka berdua kemudian menikmati sajian makan malam yang penuh dengan kehangatan, dapat dilihatnya kedua keluarga mereka berada di dalam satu meja dan saling bercengkeramah seolah mereka tak ada rasa canggung sedikitpun dan alunan musik merdu mengiringi perjalanan pesta malam ini...


Hingga nessa ditinggal sendiri oleh sang kekasih yang katanya pamit ingin pergi ke toilet jadi di sinilah nessa menikmati hidangan penutup yang baru di tata di atas mejanya, tak lama kemudian terdengar suara seseorang yang berada di balik mickrofon ...


Cek...cek...


Dengarkanlah, wanita pujaanku


Malam ini akan kusampaikan


Hasrat suci kepadamu, dewiku


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Akulah yang terbaik untukmu


Dengarkanlah, wanita impianku


Malam ini akan kusampaikan


Janji suci, satu untuk selamanya


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Akulah yang terbaik untukmu


Akulah yang terbaik untukmu


Oh-oh-oh, oh-oh


JANJI SUCI


YOVIE & NUNO


Nessa seketika membulatkan matanya saat serkhan berada di atas panggung sambil menyanyikan sebuah lagu hingga dirinya beranjak dari kursinya sambil menutup mulutnya menggunakan kedua tangannya dan matanya tak lepas memandang laki-laki yang sedang bernyanyi dan sambil berjalan untuk turun dari panggung hingga serkhan berdiri di hadapan nessa untuk menyelesaikan nyanyiannya...


Dan nessa semakin di buat terkejut kala serkhan tiba-tiba menurunkan badannya dan menggunakan lututnya sebagai tumpuan sedangkan satu kakinya ditekuknya...


Serkhan mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah dari balik jas mahalnya senada dengan warna gaunnya malam ini...


"Sayang, malam ini di hadapan keluarga kita beserta yang lainnya, mas ingin melamar Vanessa putri wijaya untuk menjadi wanita satu-satunya yang menemani mas sampai tua nanti, menjadikan ibu dari anak-anak mas, menemani mas dalam keadaan apapun baik susah mau pun senang, ijinkan mas untuk selalu berada di sampingmu dalam sebuah ikatan, maukah kamu menerimanya"...

__ADS_1


Ucap serkhan sambil membuka sebuah kotak yang berisi cincin yang sangat indah...



Cincin putih bertabur berlian diatasnya membuat nessa semakin membulatkan matanya hingga tak bisa berkata apa-apa dan tak lama terdengar...


TERIMA...TERIMA...TERIMA...


Suara-suara itu terdengar di telinga nessa seketika mengarahkan wajahnya kesekitarnya dan ternyata mereka berdua berada di dalam sebuah lingkaran...


TERIMA...TERIMA...TERIMA...


Nessa yang masih dalam ke adaan syok belum bisa mengucapkan sepatah kata apapun, ya seakan lidahnya terasa kelu saat ada pria yang melamarnya, banyak fikiran-fikiran yang langsung bersarang dibenaknya dan kemudian netranya bersitatap oleh kedua orang tuanya, seolah mengerti yang di rasakan putrinya kedua orang tuanya menganggukkan kepalanya pelan sambil tersenyum menandakan mereka merestuinya...


Nessa memantapkan hatinya lalu beralih pandangannya ke arah laki-laki yang masih berada di posisi tadi, dilihatnya tatapan pruanya penuh dengan harapan, cemas, takut, gugup jadi satu...


Ekhem...


Nessa berdehem untuk menetralkan perasaan gugupnya juga dan membuat suara-suara hilang seketika...


"Terima kasih atas kejutan demi kejutan yang mas persembahkan untuk nessa, terima kasih atas semua yang mas sudah lakukan demi membuat nessa bahagia, terima kasih sudah menerima nessa beserta keluarga nessa yang sederhana ini, terima kasih sudah berniat menjadikan nessa sebagai wanita satu-satunya, semoga nessa mampu mendampingi mas untuk kedepannya nanti"...


Ucapnya terjeda sambil menarik nafas untuk menelan kegugupannya...


"Bismillah.... Nessa menerima lamaran mas"...


Ucapnya dengan cepat lalu menundukkan wajahnya karena sudah seperti kepiting rebus...


Sedangkan serkhan masih dalam mode diam saat mendengar penuturan nessa, seketika dirinya terhenyak kaget pundaknya di tepuk oleh seseorang dan langsung mengarahkan pandangannya ke arah tangan dan langsung menuju keatas di mana sudah ada kedua orang tuanya...


"Boy, cepet pasang cincinnya, apa mau cincinya baba yang pasangkan"...


Godanya saat melihat anaknya hanya terbengong saja...


"Enak aja, ya enggak lah.... emang lamaran boy di terima ya ba"...


Ucapnya dengan polos sambil berdiri dari posisinya...


"Ckkk...lambat"...


Ucapnya dengan sewot saat sang putra seakan menjadi kinglung dan langsung merebut kotak cincin tersebut dari tangan putranya...


"Ba....kok diambil"...


Protesnya saat cincin sudah hilang dari genggamannya sedangkan dirinya melihat kearah anne yang hanya mengangkat kedua bahunya...


"Maafkan duda tua itu ya nak yang sayangnya putra baba satu-satunya... terima kasih sudah mau menerima lamaran duda tua itu dan selamat datang di keluarga Ozcivid"...


Ucap baba saat di hadapan calon menantunya dan di sematkan cincin berlian ke jari manis nessa dan nessa hanya mampu menganggukkan kepalanya saat nessa berada di dalam pelukan calon mertua laki-lakinya....


Sedangkan si duda. langsung mencak-mencak tak terima oleh ucapan babanya apalagi melihat gadisnya di peluk olehnya....


Ckkkk...nggak nyadar ya mom, kalo memang statusnya sebagai duda tua🀭🀭🀭🀭


ASSALAMUALAIKUM READERS....


AUTHOR HANYA MINTA PENYEMANGAT PAGINYA...


LIKE...


LIKE...


GIFT...


GIFT...


SERTA SELALU SUPPORT KARYA AUTHOR...


SALAM SAYANG


MOM OLLA


😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2