Om Duda, Suamiku

Om Duda, Suamiku
Nessa menghilang


__ADS_3

Happy Reading๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—


"Waduh bos, bagaimana ini?"...


Tanya si tongos


"Bagaimana kalo nona bos tau target ternyata sudah ada yang ngincer duluan"...


Sambungnya lagi...


"Ckkk....loe tuh punya otak dipake dodol, udah loe diem aja biar gue yang nanti yang hubungi nona bos"...


Jawab si botak yang dipanggil bos oleh si tongos, sambil memikirkan sesuatu dan seketika dirinya mempunyai sebuah ide dan langsung saja dia ambil ponselnya lalu mencari kontak seseorang kemudian menelfonnya...


Tut...tut...tut...


๐Ÿ“ž......


"Halo nona bos, target sudah ada di tangan kami, tinggal kami kirim ke pedalaman"...


Ucap si botak...


๐Ÿ“ž......


"Siap nona bos dan terimakasih banyak atas bonusnya"....


Jawabnya sambil mematikan panggilannya dan seketika senyumnya lebar begitu menerima notif dari sebuah bank...


"Kan aman, uang kita sudah ditangan saatnya kita meninggalkan kota ini"...


Seringainya sambil menatap ponsel miliknya...


"Jadi kita pergi nih bos"...


"Ya kita pergi sekarang juga supaya wanita itu tak tau kalo kita sudah menipunya dan soal gadis itu biarkan saja, mungkin memang dia sudah jadi target seseorang seperti kita"...


Jawabnya yang masih berada didalam mobil tepat di sebrang jalan dimana dirinya melihat gadis yang jadi targetnya di masukkan ke dalam sebuah mobil hitam seperti yang digunakannya saat ini...


Mereka kemudian meninggalkan lokasi sebelum menjadi pusat perhatian dan tujuannya adalah bandara untuk meninggalkan kota ini...


ยคยคยค


"Bagus"...


Ucapnya seorang wanita dengan sinis sambil memegang ponselnya setelah menerima panggilan dari orang suruhannya...


ยคยคยค


Tok...tok...tok...


"Kok nggak dibuka-buka"...


Gumamnya pelan sambil berdiri di depan pintu kamar hotel...


"Coba aku telfon aja deh"...


Ucapnya sambil mengeluarkan ponselnya yang berada di dalam saku celananya...


Tut...tut...tut...


"Looo...nggak diangkat juga"...


Ucapnya pelan sambil memandangi layar ponsel miliknya...


"Kok perasaan aku nggak nyaman gini sih, ada apa ya?"...


Gumamnya pelan sambil menyugar rambut gondrongnya kebelakang....


"Tuan muda"...


Sapa seorang perempuan dari belakangnya yang tak lain adalah siska...


"Ohhh kau"...

__ADS_1


Ucap seseorang yang tak lain adalah serkhan saat dirinya membalikkan badan...


"Looo kamu sendirian aja sis, nessa mana?"...


Tanya serkhan saat melihat sekretarisnya berjalan sendirian sambil menenteng beberapa paperbag dan tak melihat calon istrinya...


"Ohhh nona tidak ikut Tuan, karena pas saya tinggal tadi nona sedang tidur dengan pulas jadi saya tak berani membangunkannya"...


Ucapnya dengan sopan sambil menjelaskan...


"Yasudah saya mau masuk kedalam untuk melihatnya"...


Ucap serkhan langsung membalikkan tubuhnya...


Ceklek...


Pintu kamar hotel yang ditempati nessa dibuka oleh serkhan yang ternyata tak dikunci itu membuat serkhan menggelengkan kepalanya pelan dan dibelakangnya siska mengikuti langkah Tuan mudanya untuk meletakkan barang bawaannya...


Serkhan berjalan terus menuju pintu kamar yang ternyata tertutup sambil jantungnya berdetak lebih cepat, entahlah rasanya seperti ada sesuatu yang membuatnya sesak...


Ceklek...


Pintu kamar dibukanya dan serkhan seketika menatap sekeliling kamar yang ternyata kosong tak berpenghuni membuat dirinya mengerutkan kening seketika...


"Yang...sayang...kamu dimana"...


Teriaknya sambil berjalan untuk mencari calon istrinya...


"Yang kamu didalam kah?"...


Teriaknya didepan pintu kamar mandi...


Tok...tok...tok...


"Yang"....


"Yang"....


"Kok nggak ada suara sama sekali"...


Ceklek...


"Nggak dikunci"...


Gumamnya pelan sambil membuka pelan pintu kamar mandi dan melongokkan kepalanya untuk melihat kedalam...


"Nggak ada siapa-siapa"...


Ucapnya kemudian serkhan berbalik...


"Sis...siska..."...


Teriaknya sambil memeriksa sekitar kamar kemudian menemukan ponsel milik nessa diatas ranjang...


"Ya Tuan muda, ada apa"....


Ucap siska sambil saat dirinya berada didalam kamar karena namanya dipanggil...


"Nessa nggak ada disini dan ponselnya ada dikamar"...


Ucapnya dengan panik sambil mengangkat sedikit ponsel yang ditemukannya...


"Haa...."....


Siska melongo mendengar penuturan bosnya itu...


"Halo danu, pergi ke bagian keamanan dan periksa CCTV yang ada di lantai 8, cepat"...


Ucapnya dengan panik saat dirinya menelfon sang asisten sambil keluar dari kamar dan diikuti oleh siska yang ikut cemas...


Tring...tring...tring...


๐Ÿ“žHalo Tuan muda, nona Nessa pergi meninggalkan hotel tepat pukul 4 sore tadi...

__ADS_1


Ucap danu saat panggilan telefonnya diangkat oleh serkhan...


"Telusuri terus danu dimana keberadaan calon istriku, aku akan kesana sekarang"...


Ucapnya tegas sambil mematikan sambungan telefon dan berjalan keluar dengan terburu-buru, ya saat ini fikirannya kacau saat mengetahui sang calon istri tak ada dikamar hotel apa lagi ponsel tertinggal di atas ranjang menambah rasa tak karuannya...


Beberapa menit kemudian serkhan dan siska yang membuntutinya telah tiba diruangan keamanan dan disana sudah ada danu dan beberapa petugas yang bagian berjaga sambil menatap beberapa layar komputer yang terhubung ke CCTV seluruh hotel itu...


"Bagaimana danu?"...


Tanya serkhan saat ada didalam ruangan dengan nafas yang ngos ngosan...


"Nona nessa berjalan keluar hotel Tuan dan sepertinya tujuannya adalah pantai yang ada didepan hotel"...


Jelasnya saat melihat layar komputer yang memperlihatkan arah dimana calon istri bosnya...


Serkhan langsung berlari meninggalkan ruangan itu saat danu memberi informasi tentang keberadaan calon istrinya, ya dia berharap nessa masih berada disana...


Sedangkan danu masih berada didalam ruangan itu untuk meminta bantuan mencari keberadaan calon nonanya dan siska sudah pergi mengikuti Tuan mudanya keluar hotel....


"Nessa.....nes...."...


Serkhan berteriak kesana kemari menyurusi pantai seperti orang gila, ya fikirannya saat ini benar-benar kalut dan dirinya mencoba untuk berfikir positif sebelum semuanya jelas...


"Kamu dimana sayang, kenapa pergi nggak bawa ponselmu"...


Ucapnya lirih sambil memandang ponsel milik nessa dan dirinya berhenti sejenak, hampir setengah jam dirinya menyusuri pantai namun gadisnya belum juga terlihat...


Tring...tring...tring...


Suara panggilan dari ponselnya mengagetkannya saat dia sedang memandangi wajah ayu nessa yang ada digaleri ponsel nessa...


"Ya halo"...


Jawabnya...


๐Ÿ“ž"Tuan muda, saya lagi bersama saksi mata yang melihat nona muda sekitar 1 jam yang lalu, dia berkata bahwa nona nessa memang ada dipantai sekitar satu jam lamanya tapi setelah itu dirinya meninggalkan pantai menuju arah hotel, tapi menurut penuturan saksi nona dinaikkan ke dalam mobil berwarna hitam bersama 2 orang pria"....


Ucapnya panjang lebar yang tak lain adalah danu...


"****"...


Umpatnya...


"Periksa semua CCTV danu, cari nessa sampai ketemu"...


Ucapnya dengan tegas sambil tangan sebelahnya terkepal erat menandakan ada amarah yang tersimpan....


๐Ÿ“ž"Baik Tuan muda"....


jawabnya kemudian sambungan telefon terputus....


"Semoga kamu baik-baik saja sayang, maafin mas yang ninggalin kamu kelamaan, seharusnya mas beri penjagaan agar kamu tetap aman saat mas nggak ada"...


Ucapnya lirih sambil memandang foto nessa yang dijadikan sebagai walpaper ponselnya...


Serkhan berjalan ke arah hotel dengan langkah gontai, seakan kabar yang didengarnya tidak benar adanya...


Dirinya tersenyum getir saat membayangkan gadisnya itu, dirinya berharap nessa secepatnya ada dihadapannya sambil tersenyum manis...


Siseksoy nessa author umpetin dulu ya readers๐Ÿคญ๐Ÿคญ๐Ÿคญ


ASSALAMUALAIKUM READERS...


MAAFIN AUTHOR YANG BARU UPDATE SOALNYA BEBERAPA HARI KEMAREN KONDISI LAGI KURANG FIT๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


TETAP SEMANGAT MENUNGGU PART-PART BERIKUTNYA...


LIKE...LIKE...LIKE...VOTE...GIFT...


SALAM SAYANG


MOM OLLA

__ADS_1


๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2