OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
preparing honeymoon


__ADS_3

Ana bergantian memeluk Bibi dan paman demian.Lalu kepada Stefan dan Luana yang tersenyum hangat padanya."see you soon,dear."ucapnya sambil mengecup pipi kanan dan kiri.


Ana ingin menanyakan maksud Luana.Aah mungkin memang begitu ucapan perpisahan mereka,pikir Ana.Wanita itu hanya mengangguk dan balas mengatakan hal serupa.Ia melirik Kaivan yang sedikit menjauh tengah berbicara dengan pamannya.


Ana beralih pada remaja kembar yang tengah sibuk saling mengejek perbedaan rambut mereka.Edgar memiliki rambut lurus sedangkan Edward memiliki rambut keriting.


"hei..."sapa Ana yang lansung di peluk oleh Edward "see you soon,aunty.kami akan menjemputmu nanti."


Belum sempat Ana bertanya Edgar bergantian memeluknya " see you soon,aunty Ana."


Lalu mereka beranjak memasuk gate keberangkatan.Ana melambaikan tangan dengan Kaivan memeluk pinggangnya.


"ayo kita kembali."ajak Kaivan menghela Ana untuk pulang ke resort.


Kaivan menyandarkan Ana di dada nya setelah mobil melaju di jalan raya.


"Mas.."Ana memainkan kancing meja Kaivan."Kenapa Edward bilang akan menjemput kita nanti."


"hhmm... memangnya Edward mengatakan hal itu? "bocah itu!! maki Kaivan.


Ana menganggukan kepalanya pelan."Memangnya kita mau menyusul mereka ?"Tanya Ana lagi.

__ADS_1


Kaivan menghela nafasnya pelan.Rencana ia ingin memberikan kejutan lagi pada Ana tapi ponakannya satu itu memang memiliki mulut lemes.


"iya,kita akan berangkat nanti malam."Kaivan menunduk dan berbisik pada Ana "honeymoon trip."


Ana memberi jarak sehingga bisa menatap Kaivan."kenapa Australia ? maksudku mas kan harus bekerja.lagi pula kita sudah di Bali."


Kaivan mengerti maksud Ana.Tapi ia memang berencana mengajak Ana ke negeri kangguru tersebut.Balj hanya menjadi tempat mereka mengikat janji sehidup semati.


"mas ingin memperkenalkan kamu pada keluarga Disana.Lagi pula mas sudah mengambil cuti 10 hari."Kaivan kembali membawa Ana kedalam pelukannya.


Selama ini ia sudah bekerja keras untuk mengatur segala hal tentang pernikahan hingga honeymoon mereka.Syukurlah WO yang mereka pilih bekerja dengan baik sehingga Kaivan tidak kerepotan.


Ana yang masih merasakan lelah dan mendapat usapan lembut membuat matanya memberat sehingga tanpa sadar ia jatuh tertidur.


Setelah beberapa saat keadaan hening,Kaivan melirik Ana membuat kedua sudut bibirnya tertarik ke atas.


Ini lah alasan Kaivan memilih menetap sejenak di resort sebelum melakukan perjalanan panjang.Ia dan Ana butuh mengisi energi setelah semalam berpesta pernikahan di lanjutkan dengan pesta 'berdua'.


\=\=\=\=


Kaivan duduk sendirian sambil mengamati tablet di temani segelas ice tea dengan pemandangan laut biru di hadapannya.

__ADS_1


Setelah mengantarkan Ana ke kamar dan ia juga sempat tidur sejenak.Kaivan teringat ia memiliki sesuatu yang harus segera di urus.


Tepukan di bahu yang cukup keras mengejutkannya."**** y...." Kaivan tidak jadi memaki melihat bentuk manusia yang berdiri di belakangnya.


Jericho berdiri dengan wajah acak - acakan dengan rambut yang mencuat kesana dan kesini.


"ngeronda di mana Lo? perasaan gue yang pengantin baru." ujar Kaivan yang baru pertama kali melihat penampilan Jericho yang 'sekacau' ini.


Jericho tidak memperdulikan perkataan Kaivan.Ia duduk dan menyambar ice tea Kaivan lalu meminumnya hinngga tandas.


"minta restaurant resort antar makan siang kesini dong.gue terlalu malas jalan kesana." Jericho menyandar dan memejamkan matanya.


Gara - gara wanita yang melarikan diri dan membuat harga dirinya seperti di permainkan membuat ia frustasi hingga sulit tidur semalaman.


Kaivan yang menuruti permintaan sahabatnya itu tanpa bertanya lagi.Lalu ia kembali pada kegiatann sebelumnya.


\=\=\=\=


holla readerss..


see you next episode

__ADS_1


__ADS_2