OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
End of Honeymoon


__ADS_3

Di hari terakhir ini,sore harinya mereka duduk - duduk di rerumputan Kings park .Mereka sudah kembali dari Rottnest island tapi pagi setelah Leyeh-leyeh di kamar saja.


Beda dengan pergi, saat pulang Kaivan memilih menaiki kapal Ferry saja.Nggak ada capeknya memang pasangan ini.Selain 'gas' bikin anak.Mereka gas juga jalan - jalannya.


"kamu sangat menyukai tempat ini,ya kan mas?"ujar Ana sambil meluruskan kakinya.


"kamu benar."Jawabnya dengan mata terus menatap lurus ke sungai swan.


Tempat ini seperti area piknik.Selain mereka berdua juga banyak para wisatawan yang menikmati waktu santai mereka di sini.Bukan pandangan gunung,melainkan pemandangan sungai swan yang tenang.


"Mas kenapa sih.."Ana melirik Kaivan yang seperti memiliki beban pikiran."Kenapa diam aja sedari pagi." Ana yang heran karena Kaivan tidak seperti biasanya.


Suaminya ini kalau sedang bersamanya akan sangat bawel,jail,dan...mesum.Ini Kaivan hanya tersenyum dan bicara pun hanya sekedarnya saja.


Kaivan menghembuskan nafasnya berkali - kali.Pikirannya memang sedang gusar tapi entah bagaimana cara membicarakannya.


"janji dulu,kita akan menghadapi ini bersama - sama."Bukannya menjawab,Kaivan malah meminta Ana berjanji.


Ana mengerutkan dahinya,bingung.tapi akhirnya ia menganggukan kepala.

__ADS_1


"Mas,berencana memberi tahukan perihal Mariska kepada paman setelah kita pulang dari sini."Datar saja.Tapi cukup membuat Ana terkejut.


"tapi,paman akan...."


"i know."Jawab Kaivan mengerti.Apa yang akan ia beritahukan kepada Pamanya itu akan menyakiti hati pria paruh baya itu.


Tapi jika Kaivan menutupi lebih lama lagi,ia takut akan ada hal buruk yang di lakukan Mariska terhadap Ana.


Tidak,Kaivan tidak bisa membiarkan hal itu terjadi.Ia tak akan membiarkan orang yang ia sayangi di renggut oleh Mariska lagi.


Ana menunduk.Ia seakan tak sanggup membayangkan paman yang terlihat mencintai keluarganya itu akan tahu semua kebenarannya.


Lagi pula laki - laki itu tengah berjuang membantu pengobatan anaknya.


Tangan mereka saling berpegangan erat seakan menyalurkan kekuatan satu sama lainnya.


\=\=\=\=


Setelah 3 hari di Rottnest island,mereka menginap di Sage hotel,Perth selama dua hari.

__ADS_1


Kaivan juga sempat mengajak Ana ke Margaret River untuk mencicipi wine bahkan ia sempat ikut memetik anggur di sana.


Ana sangat excited sekali saat tahu mereka akan jalan - jalan kepeekebunan anggur.Dimana ia bisa mencicipi wine terbaik.


Mereka di sana sampai siang sehabis makan siang buatan Luana.Yang membuat Ana bahkan rela meneteskan air matanya.Masakan khas Australia buatan Luana sangatlah lezat.


Apa lagi Barramundi.Sebuah hidangan yang terbuat dari ikan laut putih yang di panggang memiliki rasa gurih dan lembut.


Lalu mereka bergeser ke Margaret River Chocolatte Company untuk membeli oleh - oleh.Disana terdapat berbagai macam coklat,mulai dari coklat putih Rocky Road, Chocolatte truffle,dan masih banyak lagi.


Perjalanan Kaivan yang mengemudi terbayar melihat wajah Ana yang sangat bahagia.Senyumnya terus berkembang.


Pagi terakhir disini,mereka hanya menikmati keindahan dan ketenangan Perth.Di bandingkan melbourne dan Sydney, Perth itu termasuk kota yang tenang.


Setelah check out dari hotel mereka bergerak ke fremantle untuk berburu oleh - oleh.Tidak lengkap rasanya kalau ke Australia Barat tidak mampir ke Fremantle.


Menjelang sore mereka kembali ke kediaman grandma untuk makan malam bersama terakhir mereka di Perth sebelum kembali ke Indonesia.


\=\=\=\=

__ADS_1


Holla readers...


see you next episode


__ADS_2