OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Lagi - lagi di culik Kaivan


__ADS_3

"Ini yang mana mesti ku bawa?" gumam Kaivan melihat peralatan make up Ana,di hadapannya sudah ada dua koper berukuran sedang satu berwarna hitam miliknya,sudah terisi penuh.


Satu lagi berwarna silver yang baru terisi setengah,milik Ana.Setelah berpikir sejenak ia memasukan beberapa make up yang sering di gunakan sang istri.


Lalu memasukan pakaian yang sempat ia pilih di walk-in closed mereka yang sekiranya cocok di gunakan di tempat mereka akan pergi nanti.


Setelah selesai ia lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.Mereka akan berangkat ke suatu tempat sekitar jam 8 malam nanti.


"berangkat sekarang,pak?" Tanya sang sopir saat Kaivan terlihat membawa kedua koper tersebut di teras rumah.


"iya pak.takut terlambat."Ucapnya setelah membiarkan supir membantunya memasukan sopir ke bagasi mobil.


Senyum tak lepas di wajah tampannya.Ia bersandar lega saat mobil menuju kantor sang istri.Kaivan berencana menjemput Ana tapi bukan untuk pulang kerumah.


Ia berencana ' menculik' sang istri untuk di ajak ke suatu tempat yang pastinya Ana sukai.


Beberapa waktu yang lalu Kaivan dengan berat hati meninggalkan sang istri untuk meninjau sebuah proyek di luar kota.Ia di haruskan tinggal beberapa hari untuk memastikan tidak ada lagi kesalahan yang di lakukan pekerja di sana.


Jadi sebagai penggantinya ia merencanakan liburan ini sehari sebelum kepulangannya.Dan Dino 'terpaksa' melaksanakan seluruh persiapan liburan dadakan bos nya ini.


"sudah sampai,pak."

__ADS_1


Perkataan supir membuat Kaivan tersadar dari lamunannya.Ia melihat jam di pergelangan tangan,seharusnya sebentar lagi sang istri keluar.


Jadi ia memutuskan untuk masuk ke gedung tempat Ana bekerja dan menunggunya di lobi.


Sambil duduk Kaivan memainkan ponselnya.Sepuluh menit kemudian terdengar suaran tawa dari rombongan yang baru keluar dari lift.


Suara langkah heels yang entah kenapa Kaivan mengenalinya membuat pria itu mengalihkan perhatiannya dari Vidio yang di tonton nya.


"Mas..."


Kaivan tersenyum saat Ana datang menghampirinya.Begitu sang istri dalam jangkauannya,Kaivan lansung memeluk Ana tanpa sungkan.


"tumben jemput gak ngabarin dulu."Mengerutkan keningnya.


Kaivan merangkul pinggang sang istri untuk di bawa ke area drop off di mana mobilnya berada.


"Hari ini mas gak ke kantor ya?"Tanya Ana saat menyadari suaminya hanya memakai pakaian santai,tidak jas seperti biasanya.


"iya."Kaivan memilih menjawab singkat.Ketika mereka tiba Kaivan lansung membukakan pintu untu Ana dan memastikan wanita itu nyaman sebelum ia melangkah ke pintu lainnya.


Saat di dalam mobil Kaivan terus mengajak Ana mengobrol atau bercerita tentang keseharian wanita itu,sehingga Ana tidak sadar kalau tujuan mereka sudah berubah.

__ADS_1


"Sudah sampai."Ujar supir yang membawa mereka menuju bandara.


"Yuk."Ajak Kaivan sambil membuka pintu mobil.


"Loh ...mas.ini di mana?"Ana bermaksud menanyakan tujuan mereka bukan ia tak tahu ini di mana.


"Masih di Jakarta,sayang."Jawab Kaivan sambil terkekeh.


"Kita mau jemput seseorang,ya?"Tanya Ana,mereka tidak punya kepentingan ke tempat orang datang dan pergi ini,jadi besar kemungkinan mereka menjemput seseorang atau mengantar orang lain.


Kaivan hanya tersenyum sebagai jawaban.Lalunia menyerahkan sebuah paper bag kepada Ana sebelum membantu supir mengambil koper mereka di bagasi.


Ana melirik isi paper bag dan mendapati sebuah dress floral cantik di sana.Belum sempat Ana bertanya,Kaivan membawanya ke tempat check in setelah berterima kasih pada supir.


"Ayo ganti baju dulu,setelah itu kita makan."Ucap Kaivan setelah mereka memasuki lounge airport.Pesawat mereka masih beberapa jam lagi jadi masih ada banyak waktu. "Pasti gak nyaman pakek baju kerja lama - lama."imbuhnya lagi.


"Tapi kita mau kemana?"Ana sudah tidak sabar untuk menyuarakan isi pikirannya.


Dengan senyum lebar Kaivan menjawab"kita ke labuan bajo yuk sayang,honeymoon lagi."


\=\=\=\=

__ADS_1


holla readerss...


see you next episode.


__ADS_2