
Ana benar - benar menikmati waktu liburannya saat ini.Mereka menjelajah destinasi Labuan bajo dengan lelah tapi juga bahagia.
Di hari pertama mereka tracking di pulau kelor dan di hadapan mereka terhampar pemandangan seperti Jurassic world.Di lanjutkan dengan manjarite untuk snorkeling.dan menikmati sunset di pulau kalong.Sunset terindah bagi Ana,apalagi mereka tengah menaiki kano.
Malamnya setelah makan malam mereka istirahat untuk mengisi energi untuk melanjutkan petualangan esok hari.
Hari kedua mereka bangun pagi sekali untuk tracking di pulau padar.Ana sempat mengeluh lelah saat menaiki tangga ke enam ratus tapi Kaivan dengan perhatiannya terus menyemangati sang istri.
Ana sempat keheranan melihat Kaivan yang tak terlihat lelah sama sekali.Pria yang memakai baju kaus dan celana pendek dengan kamera digital tergantung di lehernya itu menjawab "ini lah hasil olahraga dengan rutin."Jawabnya dengan jumawa.
Setelah melewati sekitar delapan ratus tangga,akhirnya mereka tiba.Ana bahkan tak berhenti merasa takjub melihat hamparan pemandangan di depannya.
Di puncaknya terdapat pemandangan yang sangat menakjubka.Jauh di bawah sana terlihat pantai pasir putih,hitam dan pink.
"mas..."panggil Ana dengan wajah tersenyum lebar.Ia baru keluar dari kamar mandi untuk mengganti pakaian.Mereka akan ke pink beach,berenang atau setidaknya menikmati keindahan pantai cantik tersebut.
"no...no..jangan pakai itu lah,yang."Kaivan lansung menyampaikan keberatannya dengan penampilan Ana kali ini.
__ADS_1
Inilah alasan Ana keluar mencari sesuatu saat ia tertidur setelah kegiatan panas mereka saat di hotel kemaren.
Ana mengenakan pakaian yang menerawang dan Kaivan dapat melihat dengan jelas bikini berwarna coklat di balik baju tersebut.
"tapi mas..ini kan kita ke pantai."Ana mencoba bernegosiasi.sebenarnya ia hanya mencoba peruntungan walau sangat ragu Kaivan akan meninggalkannya.
"No,ganti atau kita gak usah main ke sana.Main sama mas aja disini."Kaivan tidak rela tubuh molek Ana di tonton oleh orang lain.Memang benar mereka akan ke pantai dan pakaian seperti itu hal yang biasa.Tapi Tetap saja Kaivan tidak rela.
Hanya ia yang boleh melihat tubuh seksi Ana.Kalau Ana nekat dan masih ingin mengenakan baju sialan itu.Mungkin Kaivan akan membawa senapan untuk menembaki mata orang - orang yang menatap istrinya.
Ana merenggut.Ia segera memasuki kamar mandi lagi untuk mengganti baju,Ia tak ingin melewatkan pantai berpasir merah muda itu begitu saja.
"sayang,mau lobster lagi?"tanya Kaivan melihat piring sang istri telah kosong.Saat ini mereka menikmati barbeque di rooftop kapal yang di sediakan oleh ABK kapal.
Ana mengangguk saja.Ia tengah duduk di bean bag sambil melihat hasil foto - foto mereka tadi.
Tak lama Kaivan kembali dengan berbagai macam seafood di piringnya.
__ADS_1
"Mas,yang ini bagus gak?"Ana memperlihatkan foto mereka yang tengah berbaring di pasir dan foto di ambil menggunakan drone.
"Bagus,Mau kamu upload."Kaivan memperhatikan Ana yang masih memilih beberapa foto lagi.
"iya....boleh gak?"Tanya Ana sambil menatap suaminya itu.Kaivan menyuapi udang ke arah Ana yang di terima dengan senang hati oleh istrinya.
"boleh."Jawabnya sambil mengangguk.Kaivan tersenyum melihat Ana memejamkan matanya merasakan sensasi gurih dan manis di dalam mulutnya.
Tak ada yang membuat Kaivan lebih bahagia dari pada melihat Ana yang kembali menjadi ceria seperti dahulu.Wanitanya ini sudah mulai banyak tertawa dan terutama sudah mulai kembali banyak makan.
Biasanya Ana memang tertawa tapi tak pernah sampai matanya setelah kepergian anak mereka.Kini wanita itu bahkan tertawa melihat pasangan di depannya menari dengan gerakan yang lucu.
"Mas senang deh lihat kamu tertawa begini.Bahagia terus ya sayang.Bahagiaku adalah melihat kamu bahagia."
\=\=\=\=
holla readerss...
__ADS_1
see you next episode.