
Mereka berbincang sebentar sebelum istirahat di kamar yang telah tersedia,bahkan koper mereka telah di antar oleh Charlie.
Ana jadi serasa artis yang di wawancara mengenai hubungan mereka tentunya.Disana semua orang tengah berkumpul bahkan ada si kembar Edward dan Edgar walaupun mereka sibuk dengan kegiatan masing - masing.
"so,this is their honeymoon trip ?"Grandma menyimpulkan setelah mendengar alasan kedatangan Kaivan dan Ana.
Kaivan mengangguk semangat sementara Ana menundukkan kepalanya,malu.Mata tua Grandma memancarkan berjuta - juta kebahagiaan.Ana bisa melihat binarnya dengan jelas.
"so,where is your destination after this."Luana penasaran sekali dengan destinasi yang mereka tuju.
"Rottnest island."Tutur Kaivan yang di anggukkan semua orang.
"good.beautiful beaches,wonderful sceneries."sahut Luana
"how long ?" ujar Stefan."you sure,your'e gonna missed Miller hill plantation as one of the destination."Ia begitu bersemangat membahas perkebunan anggur dan peternakan milik keluarga Miller.Apa lagi saat ini musim panen.
Luana dan Stefan biasanya jarang berada di rumah ini.Mereka memang mengelola kebun anggur yang berada di Margaret River.
Kawasan penghasil minuman anggur yang paling elegan di Australia yang menghasilkan chardonnay dan cabernet sauvignon dengan banyak pembuat anggur yang mengutamakan fermentasi alami,serta praktik organik dan dan biodinamik.
Di kelilingi oleh samudra di ketiga sisinya dan berada di atas beberapa tanah tertua di dunia,anggur yang di produksi disini luar biasa.
__ADS_1
"boleh kah?" tanya Ana.Jujur saja,ia sangat tertarik apa lagi jika di izinkan ikut memetik dan mencicipi anggur hasil pembuatan alami di sana.
"why not."ujar Kaivan"kita bisa ke sana saat honeymoon kedua."Kaivan mengedipkan mata bermaksud meledek Ana.Dan di sambut tawa semua orang melihat tingkah suami istri itu.
\=\=\=\=
Pagi harinya Ana terbangun dalam pelukan Kaivan.Mereka sempat 'berperang' sekali sebelum tidur berpelukan.
"good morning,beautiful."sapa Kaivan yang ternyata tengah menatapnya.
"hhmm..good morning,Tiger."Jawab Ana.
"karena selalu menerkamku setiap ada kesempatan."Ana menyentuh abs Kaivan yang tak tertutup selimut.look yummy.ingin ia jilati.
Kaivan tertawa mengingat perkataan Ana benar adanya.Ia mengecup seluruh wajah istrinya hingga wanita itu ikut tertawa.
"Bagaiman Perth,sejauh ini?" Kaivan kembali memeluk Ana yang membelakanginya dan mengendus leher Ana.
"Good.i love being here."sahut Ana.yap...ia menyukai tempat ini dengan kehangatan keluarga Miller.
"change your plan already."Bisik Kaivan,pelan.
__ADS_1
"Rencana mana ?"tanya Ana.
"extend, maybe?" Kaivan mengelus perut rata Ana.
"tergantung pada mas."Ana merasa betah disini.Baru pertama saja,ia sudah di tunjukan dengan kehangatan keluarga Miller yang begitu kental.Belum lagi keindahan negara kangguru ini.
"why ?"bisik Kaivan lagi.Suaranya sudah berat dan serak.
"tergantung kamu bisa bikin aku terkesan dengan tempat ini."
"tantangan di terima,sayang."Seiring dengan kalimatnya barusan.Kaivan mencoba memposisikan diri untuk memasuki Ana dari belakang.
"oh ya,"Jantung Ana sudah berpacu karena gairah yang sudah naik.Sentuhan Kaivan,deru nafasnya yang membuat Ana meremang nikmat dan tentu saja kepuasaan yang selalu Kaivan berikan.
Dan di bawah langit pagi kota Perth yang cerah.Dua manusia itu kembali meneguk kenikmatan dan saling memuaskan.Decitan ranjang dan ******* demi ******* dari bibir keduanya menjadi bukti bagaimana mereka saling mendamba.
\=\=\=\=
Holla readerss..
see you next episode
__ADS_1