
Kaivan saat ini tengah berkumpul dengan para sahabatnya di sebuah yacht di tengah laut.
"gue akan membuka cabang hotel baru bulan ini di Bali." Jericho menuangkan red wine ke gelasnya
mereka hanya topless dan menggunakan boxer.
" Bukannya hotel lo sudah ada di sana ." Kaivan sedang berbaring menjemur badannya.Auriga tampak tidak peduli,ia sibuk menonton acara pencarian jodoh dengan cara wanita mematikan lampu jika tidak menyukai sang pria.
" ia tapi ini di lokasi yang berbeda.itu permintaan bokap ." ujar Jericho
" resto gue daerah Menteng akan renovasi lagi.chef pilihan nyokap hampir membakar seluruh gedung karena keteledorannya ."Auriga berujar lelah.
" Kenapa kalian kompak mengeluh disini." Kaivan tergelak melihat muka kusut kedua sahabatnya.
"aah dan satu lagi,gue kayaknya bakal di jodohin." tambah Jericho lagi.dia pusing dengan cerita hidupnya.
Kaivan dan Auriga tampak terkejut mendengar ucapan terakhir Jericho.Komitmen dan dan pernikahan tidak cocok untuk mereka bertiga.
Makanya selama ini mereka bisa akur karena sama - sama brengsek.Auriga selalu Gonta - ganti wanita seperti ia memgganti ****** *****.Jericho lebih mencintai pekerjaannya dari pada wanita.Kaivan pacaran beberapa kali tapi hanya sampai wanita meminta keseriusannya,kalau sudah sampai tahap itu ia akan pergi menjauh.
"apa Lo akan terima hal konyol itu ." Kaivan menatap sahabatnya dengan ngeri.
"tergantung,apa yang bisa mereka tawarkan untuk gue." Jericho terlihat santai.
__ADS_1
" wahh Lo jauh lebih brengsek dari gue bro,pernikahan itu bukan mainan apa lagi bisnis." ujar Auriga tak habis fikir.
"sorry,gue belum terlalu mempercayai omong kosong itu." Jericho menenggak minumannya.
"Lo masih sering menemui dr.alvian ". Kaivan menanyakan psikiater mereka.
sambil mengangguk Jericho menjawab " masih belum terlalu banyak kemajuan."
"aahh lucunya kumpulan orang gila ini." Auriga menggulingkan badannya di kursi santai.
"kemarin gue ketemu dan gue cerita sedikit tentang Dayana.menurut dokter itu gue bisa aja sembuh kalau gue berusaha sedikit lebih keras lagi." Kaivan menerawang.
"semoga tuh cewek bisa bantuin Lo keluar dari lingkaran setan ini.Dan semoga gue menemukan yang bisa menarik mata dan hati gue." ucap Auriga penuh harap.
\=\=\=\=
"hallo sayang....". terdengar suara Kaivan di seberang sana.Ana baru selesai makan siang di kantin kantor dan menuju ke ruangannya saat Kaivan menelpon.
" kamu udah makan siang mas?" Ana menekan tombol lift Dimana lantai ruangannya berada.
"Aku baru beres meeting dan belum sempat makan siang ". Sudah Ana duga karena Kaivan kalau sudah bekerja ia lupa untuk sekedar mengisi perutnya.
"ya udah makan dulu sana mas,jangan kerja terus." ujar Ana
__ADS_1
" iya...iya ... sayang.aku cuma mau bilang.sebentar lagi kamu akan menerima sesuatu.aku rasa kurirnya sudah sampai ke kantormu ." Kaivan terkekeh membayangkan muka terkejut Ana. " iihh kiriman apa lagi sih mas.senang banget bikin kantor aku heboh." Ana berujar sambil mengerucutkan bibirnya.
Bukannya ia tidak suka di beri sesuatu tapi ia malas dengan kehebohan rekan kerjanya,seperti orang mendapat undian berhadiah saja.
" Pokoknya terima saja...selamat menikmati ya sayang . Aku harus pergi sekarang.Pulang kerja aku jemput dan ayo kita wisata kuliner." Ajak Kaivan bersemangat.
"oke.Makasih ya mas, selamat makan siang mas Kai." Ana segera menuju meja kerjanya.
Benar saja seluruh mata menatapnya sambil tersenyum " cieeee... dapat kiriman dari ayang tu." "sweet banget sih An.
Ana terkejut saat mengeluarkan isi paper bag yang di antar kurir itu.Berbagai Macam Snack yang di bentuk seperti tas ransel. ada kartu ucapan terselip di dalamnya.
Untuk penyemangat kerja. love.K
ps.tolong foto sebelum dimakan.aku sangat penasaran.
\=\=\=\=
othor juga mau kali mas Kai di kirimin yang begituan.
semoga ini menambah kehaluan para readerss semua.tolong jangan terlalu tinggi yang seperti mas Kai stoknya sudah habis.huehehehe
follow IG othor @wewe_n19
__ADS_1
see you next episode