
POV Anya.
Anya bingung kenapa ia selalu sial dalam menjalani sebuah hubungan.Memiliki pacar sejak SMA hingga ia selesai kuliah dan bekerja,berakhir di tikung teman nya sendiri.
Kemudian ia tanpa sengaja bertemu dengan mantannya 'andre' setelah berkenalan selama 2 bulan ia memutuskan menerima cinta Andre.Anya merasa nyaman dan nyambung saat ngobrol dengan Andre,ia selalu di treat like a princess sehingga bulan ke 5 mereka jadian Andre melamarnya.
Tapi emang dasarnya belum jodoh saat mereka baru merencanakan pernikahan Anya di buat ragu dengan tingkah ibunya Andre yang selalu berusaha mengaturnya diperparah ia memergoki Andre jalan bersama wanita lain.
What the hell,Anya benar - benar sial.
Ayah dan ibunya belum mengetahui putusnya hubungan ia dengan Andre,menaruh curiga karena biasanya setiap weekend Andre akan menjemput dan mengajaknya jalan.
Akhirnya ia menceritakan yang sebenarnya yang terjadi hingga membuat ibunya ingin menggusur rumah si Andre itu kalau tidak di tenangkan oleh ayahnya.
Saat melihat Ana yang dapat kiriman bunga setiap hari sebagai bentuk perjuangan mantan kekasih sahabatnya itu membuatnya sedikit iri.Ana tidak menceritakan keseluruhannya tapi temannya itu beruntung ada seseorang yang sedang memperjuangkannya.Walaupun Ana juga memiliki lukanya sendiri.
Anya tahu jalan takdir orang berbeda - beda.Jadi rasa irinya hanya sebatas itu karena ia tahu sahabatnya berhak mendapatkan yang terbaik setelah melalui luka yang sangat banyak.
Saat ia sedang bermain gadget di malam itu tanpa sengaja sebuah aplikasi pencarian jodoh lewat di berandanya.Karena ia penasaran lalu memasang dan mulai mendaftarkan diri.
__ADS_1
iseng - iseng berhadiah katanya.Siapa sangka malam itu juga ia di kategorikan cocok hampir 95 persen dengan seseorang.
Dan saat ia pikir untuk menyudahi kegilaannya Orang itu menghubungi melalui akun yang sudah terpasang.
DinoPrayoga : Hai,salam kenal
ZefanyaPutri : Hai..salam kembali
DinoPrayoga : Biomu lucu...emang ia pengen pelihara tuyul
ZefanyaPutri : kalau ada yang mau..boleh.
Dino Prayoga itu ternyata seorang sekretaris di perusahaan besar.Sesibuk apa pun pria itu selalu berusaha menghubungi Anya.
Dan malam ini mereka janjian bertemu di sebuah resto.Ini malam pertemuan mereka setelah intens komunikasi di gadget saja.
Setelah pramusaji mengantar kan ia kemeja yang sudah di reservasi oleh Dino.Akhirnya mereka berjumpa dan ajaibnya obrolan mereka sangat nyambung walau Dino terlihat Pria yang cukup serius.
"Rasanya kita pernah bertemu,tapi di mana ya?"Makanan mereka sudah habis saat Ana menyadari sesuatu.
__ADS_1
"sepertinya saya pernah menabrakmu di sebuah resto saat menelpon atasan saya."Dino tersenyum mengingatnya
"aahh ya itu kamu,aku mengingatnya sekarang."lalu mereka tertawa bersama.
"saya senang berkenalan denganmu,Anya." Ujar Dino menatapnya.
"aku juga,semoga kita bisa berteman baik."Anya tersenyum manis.
"hingga menjadi teman hidup." perkataan Dino membuat pipi Anya memerah.
Kali ini mari lakukan secara perlahan Anya jangan terlalu terburu - buru ' Anya meyakinkan dirinya sendiri.
Pengalaman jadikan pelajaran.Dia tidak ingin tersakiti lagi dengan kegagalan - kegagalan seperti sebelumnya.Apa lagi membuat orang tuanya khawatir dengan dirinya.
\=\=\=\=
Holla readersss...
kita ke Anya sebentar karena berkaitan dengan cerita Ana selanjut nya.
__ADS_1
see you next episode...