
Setelah drama Ana menangis di mobil Kaivan beberapa hari yang lalu.Ana kembali ke rutinitas nya seperti biasa.Kaivan pun tak pernah lagi mengungkit hal itu walau pun kegilaannya tetap berjalan.
Tapi hari ini ada yang berbeda,Saat Ana keluar dari apartment nya sebuket 'besar' bunga Daisy dan baby breath sudah menantinya di depan pintu.
Sesekali berbanggalah dengan dirimu sendiri,tidak semua orang mampu melewati apa yang telah kamu lewati.kamu hebat cantik.
Love K.
Kaivan selalu punya cara untuk mengejutkannya.Ana tersenyum menghirup aroma bunga itu.
Ana memasuki mobil yang sudah ia pesan untuk berangkat ke kantor.Sopirnya melirik Ana sambil menyerahkan sebuket bunga Krisan pink dengan senyum hangat sopir itu mengatakan "ada titipan neng."
Hhaa??? "dari siapa pak ?"
"bapak juga kurang tau neng.tadi ada orang yang kesini nanya ini mobil pesanannya neng apa nggak ? "
"ooh gitu ya pak?makasih ya pak."
Gak usah bingung.nikmati saja.masih banyak yang menantimu di depan sana.Love K.
kartu ucapan itu lagi.Ana tersenyum mengetahui siapa pengirim bunga itu.
Dayana G : kegilaanmu naik level ya mas
tapi hanya di baca saja oleh Kaivan.membuat Ana menaikan sebelah alisnya.bingung.
biasanya Kaivan lah yang lebih dulu memborbardir nya dengan berbagai pesan.
__ADS_1
Saat sudah sampai di lobi kantor,resepsionis mengejarnya sambil membawakan sebuket bunga mawar biru dan baby breath yang cantik.
"mbak an,Ad titipan untuk mbak an." resepsionis itu menyodorkan buket itu kepada Ana.
"aahh ya..makasih."Ia terlalu terburu - buru mengejar lift yang terbuka.Bahkan iya tak menyadari musuh bebuyutannya tengah menatapnya iri karena menenteng 2 buket bunga yang lumayan besar itu sepagi ini.
"HAPPY BIRTHDAY BAYI TUA !!"
Ana terkejut dengan teriakan itu saat ia menginjakan kaki di ruangan kerjanya.
Anya menyodorkan kue berukuran sedang dengan hiasan yang nyeleneh itu.Iyan lalu menancapkan sebuah lilin dan Mila yang membakarnya.
"Kenapa BAYI TUA.aku udah DEWASA ya .."Ana sedikit sewot.
"Umurmu yang tua.Muka Mu masih jauh tertinggal alias baby face."Jelas Iyan sambil nyengir.
Ana hanya bertugas meniup lalu mereka pun bubar mengabaikan Ana yang berdiri bengong depan pintu.
Seperti tidak ada kejadian apa pun mereka bertiga kompak melanjutkan pekerjaan yang sebenarnya bukan kerja.Mereka membuka web chatting dan mentertawakan ekspresi Ana di sana.
Ana yang sadar tengah di kerjain pun melangkah ke mejanya.Sebuah kartu ucapan jatuh tepat saat ia meletakan bunganya.
Cemilan mu akan tiba siang ini,tapi kejutan mu akan tiba nanti malam.see you to night sweety.Love K
Anya meletakan Kue ulang tahun Ana sambil mengedipkan matanya."Banyak banget bunganya ! dari penggemar mana lagi ?"
Ana hanya menggeleng hanya satu orang bertingkah seperti ini "bukan penggemar ."Ana bingung menjelaskan Kaivan itu sebagai apa.
__ADS_1
"Pangeran berkuda merah ." Anya menaik turunkan alisnya.
Ana hanya menganggukkan kepalanya pelan.Entah apa lagi yang akan di perbuat Kaivan hari ini.
\=\=\=\=
Di sebuah ruangan dengan pemandangan gedung - gedung pencakar langit Kaivan tengah menghubungi seseorang "Pastikan semua nya beres sebelum jam 5 sore ini."
"......"
"baiklah,bunganya kirim saja ke kantor."Setelahnya Kaivan meletakan telepon sambil bersandar ke sofa dengan senyum merekah.
Didin yang jadi korban Kaivan 'lagi' hari ini hanya menatap bos nya datar.Dari subuh ia sudah keliling dan mengantarkan bunga tanpa sepengetahuan Ana.
"Apa " Kaivan menatap galak ke arah Didin.
Pria itu hanya menggeleng sambil meminum kopi double shot nya.
Dia sedikit jengah dengan Kaivan yang bucin' tapi ini lebih baik dari pada Kaivan yang dingin tak tersentuh seperti dahulu.Kaivan yang sekarang terlihat seperti 'hidup'.
\=\=\=\=
holla readersss....
Pengennya lebih parah dari ini bunganya tapi takut ruang kantor ana berubah jadi taman bunga.Ntar Bu Hana ngamuk hueheheheh
see you next episode
__ADS_1