OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Rindu katanya


__ADS_3

"An,Lo sadar gak ada yang terus memperhatikan Lo secara diam - diam dari tadi."Anya berbisik di telinga Ana saat mereka makan di kantin.


"haaa siapa ?" Ana yang terlalu asik dengan makanannya bingung.


"itu,di meja depan kita "Anya berbisik lagi


"aahh gak kayaknya deh,perasaan Lo aja kali." Ana tetap tidak peduli.Gadget nya bergetar menampilkan notifikasi dengan nama Kaivan.


Kaivan H : selamat makan siang,cemilan mu sedang on the way


Dayana G : aku gak mesan cemilan


Kaivan H : senang deh,kamu mau balas pesan aku


Kaivan B :aku yang pesankan khusus untuk mu


Ana mengabaikan pesan Kaivan selanjutnya.Apa - apaan pria itu mengirim cemilan untuknya.


setelah selesai makan siang Ana dan teman - temannya kembali ke ruangan.Saat sampai di meja kerjanya Ana mendapatkan sekotak donat dan setangkai bunga mawar biru.


"Lo mesan donat ?" Anya yang mejanya terletak di sebelah meja Ana dapat melihat dengan jelas isi meja gadis itu.


"Gak,dari Kaivan." Ana meletakan mawar nya kedalam vas kaca di samping mejanya."Lo mau.mumpung ada yang sedekah ?"Ana menyodorkan kotak donat ke arah Anya.


Anya mengambil satu donat dengan toping coklat dan memakannya." Lo balikan sama dia?"


Ana hanya menggeleng dan mulai duduk mengerjakan pekerjaannya.Sebuah notifikasi masuk lagi ke gadgetnya.


Kaivan H : aku gak tau rasa kesukaanmu jadi aku pilihkan beberapa dan mawar biru agar kamu percaya aku serius ingin kita kembali bersama.


Ana hanya menghela nafas dan berusaha fokus pada pekerjaannya.

__ADS_1


\=\=\=\=


"hai,kamu Dayana anak marketing kan ?"Sapa seorang pria saat Ana memasuki lift dan menekan tombol menuju lobi.


" oh iya pak," Ana sedikit menunduk saat ia tiba - tiba di sapa dan ia melirik Anya.


" Kenalin saya Indra maneger keuangan."pria itu mengulurkan tangan." saya Ana pak dan ini teman saya Anya." Ana menyambut salam dari pria itu dengan sedikit kaku,Anya juga menyalami pria tersebut canggung 'kenapa Ana juga melibatkannya.


"kalian mau pulang ? bawa kendaraan ?"pria itu bertanya kepada mereka 'lebih tepatnya kepada Ana saja'.


"kami sudah memesan taksi pak.Dan sudah menunggu di bawah." Ana lansung mengerti tujuan pria itu.Ia pasti ingin mengantar dan sekalian tau alamat rumahnya.


"oh kapan - kapan saya bisa memberi kalian tumpangan." ucap pria itu tersenyum hangat.


'pria yang gigih' gumam Anya.


"terima kasih pak." Jawab Ana basa - basi lalu menunduk hormat dan tepat saat lift berdenting Ana lansung menarik tangan Anya untuk pergi.


\=\=\=\=


Kaivan H : Aku mau telepon.boleh?


Dayana G : kalau aku bilang gak boleh?


Kaivan H : ya,aku akan usahakan cara lain.


Dayana G : ya udah.


Kaivan H : ya udah? boleh maksudnya ?


Ana menghela nafas kenapa sekarang mereka seperti ABG sedang PDKT.ia berada di balkon apartemen ya,walaupun kecil cukup untuk menikmati angin segar di tengah pikiran yang rumit.

__ADS_1


Lamunan Ana buyar saat gadgetnya berdering menampilkan nama Kaivan.


"Hallo Yaya, kenapa pesannya tidak di balas " Kaivan lansung bertanya.


"Mas juga sudah meneleponku." Ana memainkan ujung rambutnya


"hhmm..iya juga ya.untung kamu gak balas jadi aku bisa lansung menelpon mu."Kaivan terkekeh pelan.


"ada apa menghubungiku ?" ujar Ana


"kamu udah di apartment?" Kaivan mengabaikan pertanyaan Ana


"udah dan aku mau tidur."


" ya sudah tidur yang nyenyak,aku masih di kantor tapi sebentar lagi pulang."Kaivan terdengar sedikit grasak-grusuk.


"kenapa memberi tahuku ."


"karena aku ingin memberi tahu mu.tidur yang nyenyak.aku hanya merindukanmu."Kaivan lansung mematikan telepon secara sebelah pihak.


Ana bahkan belum sempat memikirkan balasan saat mendengar kata terakhir yang Kaivan ucapakan.


'rindu katanya'


\=\=\=\=


holla readersss....


sepertinya Kaivan harus lebih bekerja keras untuk meluluhkan hati Ana.


semoga berhasil mas Kai...

__ADS_1


__ADS_2