
Pagi ini semua orang sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan.Setelah acara barbeque semalam mereka istirahat di kamar masing - masing.
Ana sudah cantik dengan flower dress selutut nya.rambut ia sanggul asal tapi tetap terlihat manis.
"Apa kita lansung pulang,mas?"
Kaivan yang mendapat pertanyaan dari Ana yang duduk di sebelahnya tersenyum."kamu mau lansung pulang?" Bukannya menjawab tapi malah bertanya balik.
Ana menggeleng.ia masih ingin di sini paling tidak hingga sore nanti.
"mau main air?"Tawar Kaivan
"mau...mau"seperti bocah yang di tawarkan mainan Ana mengangguk antusias.Membuat seisi meja tertawa melihatnya.
Setelah menyelesaikan sarapan semua orang beranjak dengan kegiatannya masing - masing.
Anya,Mila Dan Iyan berencana berenang di kolam renang di depan villa tersebut.Jericho dan Ringgo asisten pribadinya duduk di teras villa bersama Didin dan kembali memangku tabletnya.Mereka sekali - kali terlihat mengobrol santai.
Kaivan dan Auriga entah kemana.Ana sudah mencarinya kemana - mana ia hanya menemukan Lily yang duduk tenang melihat air laut di hadapannya.
"hai,Lily"Ana menyapa yang di balas senyuman oleh wanita itu.
"boleh aku duduk ?"tanya Ana
__ADS_1
"silahkan." ucapnya sambil memberi tempat untuk Ana duduk di dekatnya.
"kenapa sendirian disini ?"
"kamu juga kenapa sendirian ?"Lily bertanya balik pada Ana.Ana menggaruk tengkuknya yang tak gatal.Ia hanya tertawa canggung.
"kayaknya damai banget ya tinggal di tempat seperti ini ."ucap Lily yang terdengar seperti gumaman.
Ana mengangguk "Beda banget ya dengan Jakarta.Semua serba terburu - buru."Ana menatap Lily yang terlihat memandang sendu ke air laut.Ia menepuk bahu wanita hamil itu.
"mau berteman denganku?"Lily menatap Ana dengan heran karena pertanyaan wanita itu."maksudku,berteman yang benar - benar teman."jelas Ana lagi.
Wanita itu tersenyum dan mengangguk.Bukan tanpa alasan Ana mengajak berteman wanita itu.Lily terlihat sedikit pendiam dan menjauh dari orang - orang Ana pikir mungkin disini tak ada yang kenal dan berteman dengan Lily.
Ana menatap pada Lily seakan enggan meninggalkan wanita itu seorang diri.
"Lily juga ikut,Auriga sudah menunggu."perkataan Kaivan membuat senyum terbit di bibir Ana."Ayo Lily."Ajak nya dan membantu wanita itu berdiri.
Mereka menuju tempat parkir yacht dan ternyata Auriga sudah di sana dengan 2 jetski di sampingnya.
"Kita naik ini."Ana berseru riang.Kaivan tersenyum dan mengangguk.
Setelah membantu Ana mengenakan pelampung ia bersiap menaiki salah satu jetski dan membantu Ana duduk di belakangnya.
__ADS_1
Mulai menyalakan mesin dan siap membelah lautan dengan kecepatan yang membuat Ana berteriak senang.
Di belakang mereka menyusul Auriga dan Lily yang terlihat sedikit ketakutan.
Kaivan meliuk -liuk kan jetski nya dengan lincah.Berputar dan melakukan beberapa manuver.Ana di belakangnya tertawa senang.
Auriga menyusul dengan Lily yang sudah terlihat menikmati permainan pria itu."Ayo kita tanding."ujar Auriga sedikit berteriak.
"yang kalah bayar liburan ke Bali."ucapnya lagi.
Kaivan hanya menyeringai dan mulai memacu jetski nya dengan lihai di susul oleh Auriga yang terlihat sama semangatnya.
"kamu tidak apa - apa ?"tanya Ana pada Lily yang terlihat memanjangkan kakinya.Mereka saat ini duduk di bow yacht setelah lelah berteriak dengan kegilaan kedua pria itu.
Lily tersenyum lalu menggeleng " aku tidak apa - apa.tadi itu sengat menyenangkan."
Ana mengangguk membenarkan"itu pertama kalinya aku naik jetski."ucapnya
"ini juga kali pertamaku."Lily berujar pelan.Matanya masih menatap kearah dua orang pria yang terlihat berusaha saling mengalahkan tapi juga saling tertawa lepas.
\=\=\=\=
holla readers...
__ADS_1
see you next episode.