OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Tepati janjimu


__ADS_3

Deringan telepon mengganggu tidur nyenyak Kaivan.Matanya enggan terbuka 'DEMI TUHAN INI WEEKEND SIALAN' ingin Kaivan memaki.


"hallo....".suara Briton Kaivan menggema di sekitar kamar hotel.


"..........."


"jangan ganggu weekend orang sialan."maki Kaivan.ia mematikan telepon secara sepihak.


Ia kembali merebahkan diri di samping Ana.Kaivan merapikan rambut yang menutupi wajah cantik gadis itu.senyumnya berkembang mengingat kegilaan mereka semalam.


Bicara tentang semalam Kaivan tiba - tiba teringat sesuatu.Ia kembali duduk meraih ponselnya dan mengetikan sesuatu di sana lantas mengirimnya ke seseorang.


Pada saat itu Ana terbangun.Ia terkejut melihat Kaivan berada di atas ranjang bersamanya.Dia cukup bingung kenapa dia melihat Kaivan saat ia membuka matanya.


Kaivan yakin Ana belum sepenuhnya sadar dengan apa yang telah mereka lalui.


Mendadak wajah Ana memucat.dan secara perlahan ia menarik selimut hingga menutupi wajahnya.Kaivan hanya bisa tertawa sekaligus gemas melihat tingkah Ana.Sesuai dugaan Kaivan.


"Kenapa menutupi wajahmu?"Kaivan berusaha membuka selimut Yang menutupi wajah gadisnya.


"Kaivan,aku malu!"rengek Ana


Tawa Kaivan kembali bergema," ya sudah,ayo mandi dulu terus kita sarapan.Banyak hal yang harus kita bicarakan,dan jangan harap kamu bisa kabur !".ujar Kaivan


"Kamu saja duluan yang mandi.aku masih ingin berbaring sebentar lagi." jawab Ana.Sejujurnya dia masih terlalu syok.bahkan gadget dan tasnya raib entah kemana.'aahh Anya,bagaimana dengan Anya?pikiran Ana lansung penuh seketika.


Kaivan beranjak ke kamar mandi tanpa sehelai benang pun di badan dengan santainya.membuat Ana yang melihatnya segera memalingkan wajah.Sialaann


\=\=\=\=


mereka mengunakan room Service karena Pakaian Ana tidak memungkinkan untuk mereka sarapan di resto hotel.


ia bahkan masih menggunakan bathrobe."Sebentar lagi Dindin akan mengantarkan pakaian untukmu."Kaivan mulai menikmati kopinya.


"Siapa Dindin?"tanya Ana penasaran

__ADS_1


"Dia sekretarisku" jawab Kaivan santai


Ana sedikit terkejut dengan pernyataan itu.


"Kamu Ingat..apa yang kamu janjikan saat kita bertemu kembali ?" Kaivan mulai


Ana tampak mengerutkan keningnya seperti tengah berpikir " ahh yang itu ya..aku percaya komitmen apa tidak ."


"sejujurnya aku memiliki ketakukan akan sebuah komitmen.Jadi selama ini aku memilih menghindari hal - hal yang berhubungan dengan kata tersebut". ucap Ana " jadi nilai saja sendiri ."


"Termasuk memiliki hubungan dengan seseorang?" tanya Kaivan.Ana mengangguk saja karena mulutnya penuh dengan nasi goreng.


" Apa kamu akan menerima ,jika ada seseorang yang menyukaimu tanpa harus memiliki komitmen?" Kaivan bersandar ke kursinya.


"Memangnya ada orang yang bisa memiliki hubungan tanpa komitmen ? bukannya hubungan harus mempunyai tujuan akhir." Ana mulai menatap ke piring pastry.


Kaivan tersenyum melihat tingkah Ana."aku bisa mengusahakannya ." sambil mengarahkan piring agar lebih dekat kepada Ana.


"kamu...." seketika Ana berhenti menggigit butter croissantnya


"Aahh dan satu lagi,kamu tidak bisa menolak ku karena kamu sudah berjanji mengikuti apapun keinginanku setelah aku membantumu." Kaivan menyeringai dan Ana hanya bisa ternganga mendengar perkataan pria tersebut.


'aah sial gara - gara kejadian semalam' umpat Ana dalam hatinya. " apa itu termasuk urusan ranjang juga?" ucap Ana ragu


Kaivan tersenyum lagi " Aku tidak akan melakukannya kalau kamu tidak menginginkannya.tapi jangan larang aku memeluk dan menciummu.karena kamu adalah kekasihku."


Jantung Ana seketika berdebar mendengar perkataan Kaivan dengan wajah serius itu.


"jadi....kekasihku karena kemarin kita belum berkenalan secara proper. Perkenalkan sekali lagi namaku Kaivan Hutama CEO Hutama Land.And i have many surprises for you in the future." ucap Kaivan santai


Ana menegakkan punggungnya 'ya tuhan..jadi semalam aku bercinta dengan CEO perusahaan besar itu' Ana merasa ingin terjun saja ke sungai musi di Palembang sana.


Sambil menarik nafas terus menghembuskannya secara perlahan Ana mencoba menerima keadaannya.


"Baiklah,Namaku Dayana Greesa aku bekerja di Fun Food Makmur sebagai staff marketing ."Ujar Ana gugup.

__ADS_1


"jadi itu alasanmu menyukai makan" yang Kaivan penasaran.


"sebenarnya karena aku suka makan makanya aku bekerja di sana heheheehh " Ana tertawa canggung karena malu dengan hobby makannya itu.


tak lama suara ketukan menginterupsi pembicaraan mereka.Kaivan berdiri dan membuka pintu.Ana tidak bisa melihat siapa yang datang karena tertutup bahu lebar Kaivan.tapi dari suaranya pasti lah dia sekretaris yang Kaivan bicarakan tadi.


" ini pakaian ganti mu.Setelah selesai serapan ganti lah bajumu lalu aku akan mengantarkanmu pulang." perintah Kaivan


Seketika Ana berdiri dan mengambil paper bag yang di berikan Kaivan dan berlalu ke kamar mandi.


sebuah floral dress di bawah lutut,berlengan panjang dengan aksen pita cantik di bagian dada membuat penampilan Ana terlihat manis.


'selera Dindin boleh juga'Ana bergumam.


Saat Ana keluar kamar mandi,ia melihat Kaivan telah duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.Sejujurnya Ana merasa sedikit ragu bagaimana bisa seorang CEO perusahaan besar,tampan dan terlihat seksi ini mau menjalani hubungan seperti itu dengannya.


" sudah puas menatapku sayang ?" Kaivan menaikan sebelah alisnya. Ana lansung gelagapan "A..aapa bisa kita pulang sekarang Kai ?"


" Sure, dan satu lagi aku lebih suka di panggil mas" ucap Kai sambil mengulurkan tangannya.


dengan sedikit ragu Ana menerima uluran tangan Kai.Mereka keluar dari hotel dan memasuki mobil sport milik Kaivan.


\=\=\=\=


holla readerss...


maafkan atas kentang yang othor sebabkan.


nanti kita coba lagi ya...


dan Mas Kaivan aku padamu...aaw


follow Ig othor @wewe_n19


see you next episode...

__ADS_1


__ADS_2