
"Kita ke labuan bajo yuk sayang,honeymoon lagi."
Ana membuka mulutnya lalu kemudian menutupnya kembali.Ini tidak bercanda kan.Tapi mereka sudah di bandara dan sedang menunggu untuk masuk pesawat.
"Mas beneran kamu mau ngajak aku ke labuan bajo?"
Kaivan terkekeh sambil mengacak rambut sang istri,gemas."beneran sayangku.mas rasa kita butuh quality time berdua.Mas tanya sama Anya tentang load kerjaan kamu.Jadi kamu bisa sedikit santai saat pekerjaan kamu sedang gak banyak."
"Makasih mas,akhirnya bisa liburan juga."Ana tertawa sambil memeluk suaminya.
"sama - sama sayang."Ucap Kaivan lalu mengecup puncak kepala istrinya.
"Terus pakaian aku? masa aku beli semua di sana."Ana tiba - tiba teringat dengan bajunya.Masa mau liburan tapi outfitnya gak oke.
"Baju kamu sudah mas beresin.Kan hari ini mas cuma kerja dari rumah lalu membereskan koper kita berdua."Ucap Kaivan santai.
"Kenapa gak bilang aja sih...kan kamu repot sendiri mas."
Kaivan tersenyum sambil mengelus rambut Ana yang hanya tinggal sebahu itu.Lalu ia mendekat dan berbisik pada Ana."Disana aku yang bakalan ngerepotin kamu deh,sayang."
Ana mengerutkan keningnya tak mengerti"Ngerepotin gimana mas?"
"karena aku akan selalu nempel dan gak mau jauh - jauh dari kamua.Apa lagi di kamar."
"iihh ..mas."Ana lansung mencubit pinggang Kaivan.
__ADS_1
"Namanya juga honeymoon,sayang."Bela Kaivan terkekeh melihat wajah istrinya yang memerah.
"Tapi janji dulu,kita akan sailing dan jalan - jalan."Ana menyodorkan jari kelingkingnya meminta Kaivan untuk berjanji.Ia tak ingin hanya di kamar tanpa mengekplore ke indahan tempat berjulukan sepotong surga yang jatuh ke bumi itu.
"iya sayang,iyaa."Kaivan menautkan jari kelingking mereka.
\=\=\=\=
Ana merenggangkan tubuhnya dan membuka mata secara perlahan menyesuaikan cahaya yang di tangkap Indra penglihatannya.
Semalam setelah melakukan penerbangan kurang lebih 2 jam mereka sampai di Bandara Internasional Komodo dan lansung di jemput pihak hotel tempat mereka menginap.
Kaivan memesan Deluxe full ocean view room.Membuat Ana lansung berdecak kagum melihat pemandangan di hadapannya saat mereka berdiri di balkon kamar.
"pagi sayang."
Kaivan mengecup bibir Ana singkat lalu kembali memeluk pinggang Ana dengan prosesif.Ana yang mengelus rambut lebat tapi sangat lembut Kaivan.
Mereka tidak pernah peduli apakah sudah mandi atau belum saat melakukan morning kiss.
"sarapan yuk."Ajak Kaivan sambil mengendus leher sang istri.
"Sarapan yang benar sarapan kan?"Tanya Ana memastikan.Soalnya Kaivan selalu semangat jika memiliki kesempatan seperti ini.
"iya dong,sarapan.Kamu maunya aku makan kamu dulu?"Tanya Kaivan sambil menurun naikan alisnya.
__ADS_1
"Kan biasanya...."Ana menatap Kaivan sambil mengigit bibir bawahnya.
"don't bite your lip.itu tugas ku nanti."Ucap Kaivan sambil menatap mata Ana."sekarang kita sarapan dulu.isi energi dulu."
"okee."Jawab Ana cepat lalu ia segera duduk.
Mereka harus segera mandi sebelum jam sarapan habis.
Kaivan yang melihat Ana beranjak lansung ikut dan meraih tangan sang istri."mandi bareng ya,sayang."
"iya..iyaa."
Keduanya pun masuk kamar mandi yang tersedia bathtub dan tempat membilas dengan pintu kaca.
"sayang.."
"apa,mas?"
Ana memejamkan mata saat merasakan rileks saat Kaivan memijat bahunya dengan telaten.Padahal yang lelah itu pasti suaminya.
"kamu..."Kaivan berhenti sejenak"kamu mau punya anak lagi gak?"
\=\=\=\=
holla readerss...
__ADS_1
see you next episode.