OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Another surprise again?


__ADS_3

"How was our Honeymoon ?" Tanya Kaivan saat pesawat mereka sudah mengudara.Tepat jam sembilan malam pesawat lepas landas dari Perth Internasional Airport.


Ana tersenyum ke arahnya."Jadi mau aku riview ?"tanyanya.Membuat Kaivan tertawa.


"tentu.Apa mas berhasil membuatmu terkesan."


"Wonderful."Ucap Ana yang membuat Kaivan tersenyum."terima kasih mas."katanya lagi sambil memeluk Kaivan singkat.


"sama - sama sayang.semoga mas cepat dapat hadiahnya."Sambil mengelus perut Ana.


Ana yang mengerti maksud Kaivan lansung memerah dan mengamininya di dalam hati.


"oh ya aku dapat syal loh mas dari grandma.Hasil rajutannya sendiri."Ana mengurai pelukan mereka dan memamerkan hadiahnya dari Grandma.


Ana agak malu saat Grandma memberikan hadiah ini setelah makan malam tadi.Ia tak membawakan apa pun untuk di berikan pada wanita itu.Dia jadi malu sendiri.


Tapi wanita itu memintanya berjanji memberikan kabar gembira saat kembali nanti.

__ADS_1


"it's Will be soon,Grandma ."Ucap Kaivan yang membuat wajah Ana lansung memerah.Ana hanya bisa mengamini saja,melihat bagaimana Grandma Kaivan yang sangat berharap.


"tapi jangan di jadikan beban ya."Isabella menepuk bahunya dan di angguki Ana.Wanita itu seakan mengerti hal yang di khawatirkan Ana.


Terkadang untuk memenuhi harapan seseorang membuat kita tertekan dan stress,sehingga hal itu akan berdampak pada kesehatan kita sendiri.


Bisa - bisa hal yang di harapkan tersebut akan lama terwujudnya.


Kaivan dan Ana tak henti - hentinya di peluk oleh keluarga Kaivan yang akan melepaskan mereka untuk pulang.Sebagai penutup mereka juga sempat berfoto bersama.


Kaivan mengelus rambut panjang Ana yang terasa halus di tangannya."Itu sebagai tanda kamu di terima di keluarga Miller,sayang."ucapan Kaivan mengembalikan Ana dari lamunannya.


Sekitar jam dua pagi tubuh mereka yang baru terasa lelahnya itu tiba di pelataran bandara soekarna hatta.


"baru sekarang terasa capeknya."Keluh Ana sambil menunggu sopir yang di pekerjakan Kaivan menjemput mereka.


Setelah mobil datang dan semua barang di masukan.Mereka bergerak pulang.Kaivan menarik Ana untuk bersandar di dadanya.Seperti ada kutub magnet di antar mereka berdua.Ana lansung bermanja-manja di dada suaminya.sekarang ia punya sandaran.Mana sandarannya kokoh dan nyaman.wangi lagi.

__ADS_1


Kaivan tertawa melihat Ana yang gelendotan manja padanya.Kaivan mengecup puncak kepala Ana "sabar ya,nanti kamu bisa istirahat sepuasnya."


Ada alasan Kaivan mengambil penerbangan malam dari Perth.Seperti sekarang,perjalanan mereka tidak mengalami hambatan.sehinga mereka cepat sampai pada tempat tujuan.


"kamu mau mandi dulu gak mas?"Tanya Ana saat mereka telah di kamar.Mereka telah tiba di penthouse yang cukup lama Ana tinggalkan.


"Mas di kamar mandi luar aja."ucap Kaivan"biar kamu bisa cepat - cepat istirahat."


Baik Kaivan maupun Ana akan mandi terlebih dahulu setelah bepergian.Dan,tidak sampai setengah jam kemudian keduanya sudah saling berpelukan di atas ranjang mereka.


"Sebenarnya....mas ada satu surprise lagi.tapi nanti siang saja kita liat ya.sekarang ayo istirahat dulu."Ucap Kaivan sebelum mereka tertidur.


Kejutan lain?kejutan apa lagi?kenapa mendadak Kaivan penuh kejutan begini.eh, gak deh Kaivan memang selalu mengejutkan.Sebelum pernikahan aja Ana masih terbaring di ranjang ini kok.


Sebenarnya Ana penasaran tapi matanya sudah sangat berat dan tak bisa di ajak kompromi lagi.


\=\=\=\=

__ADS_1


holla readerss


see you next episode


__ADS_2