OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
menikmati kebersamaan kita


__ADS_3

Kaivan masih duduk di kursi kerjanya.Setelah memikirkan beberapa saat akhirnya ia memutuskan untuk mengirim pesan kepada Ana.


Dia tidak berekpetasi tinggi kalau Ana mau membalas pesannya.


Tak lama balasan pesan dari Ana membuat senyumnya berkembang.


Tapi itu tak lama Ana hanya membalas pesannya sekali saja.Kaivan tiba - tiba khawatir dan tanpa sadar ia menekan tombol memanggil dan tak lama teleponnya di angkat.


"Hallo Yaya, kenapa pesannya tidak di balas" dengan sedikit gugup Kaivan lansung bertanya.


"Mas juga sudah meneleponku." Suara merdu Ana terdengar di seberang sana


"hhmm..iya juga ya.untung kamu gak balas jadi aku bisa lansung menelpon mu."Kaivan tertawa pelan


"ada apa menghubungiku ?" Kaivan menggaruk tengkuknya yang tak gatal


"kamu udah di apartment?" Hanya pertanyaan itu yang ada di kepala Kaivan saat ini.


"udah dan aku mau tidur." Kaivan menggigit bibir bawahnya di usir secara halus oleh Ana


" ya sudah tidur yang nyenyak,aku masih di kantor tapi sebentar lagi pulang."Kaivan membereskan beberapa barangnya untuk ia segera pulang.rasanya lega mendengar Ana sudah di apartment nya.


"kenapa memberi tahuku ."


"karena aku ingin memberi tahu mu.tidur yang nyenyak.aku hanya merindukanmu."Kaivan terlalu gugup mengucapkan kata rindu hingga mematikan telepon secara sebelah pihak.

__ADS_1


Ia menarik nafas dan menghembuskan nya secara perlahan.Kenapa dia seperti ABG yang berusaha PDKT.


\=\=\=\=


Keesokan pagi nya,tidur Ana terganggu dengan dering ponsel.ia meraba tanpa melihat siapa yang menghubunginya "hallo..."


"password nya kamu ganti ya,aku di luar bawa sarapan."Suara seseorang mengejutkannya "HAAAA "


Ana segera keluar dari kamarnya dan membuka pintu.Disana sudah berdiri Kaivan dengan auranya yang mahal memegang sekantong makanan.


Ia melewati Ana yang masih ternganga di depan pintu.Ia bahkan belum sempat mencuci mukanya."MAS KAIVAN.....ini bahkan belum jam 6."


ia mengejar Kaivan yang sudah berdiri di kabinet dapur menyiapkan dua piring bubur ayam dan sepuluh tusuk sate ati.sudah seperti apartment nya sendiri.


Ana berkacak pinggang melihat tingkah semena - mena Kaivan tersebut " kenapa mas disini ?"


Kaivan mencari - cari sesuatu lalu menemukan yang ia cari.Ia mendekati Ana dan mengumpulkan rambut gadis itu menjadi satu lalu mengikatnya menggunakan pengikat rambut yang dia temukan.


Kaivan menunduk untuk mensejajarkan wajah mereka "ayo,cuci muka sana.nanti buburnya dingin."ia mendorong Ana kembali ke kamar sementara ia ingin membuat kopi.Ana yang masih terlalu syok hanya bisa menghela nafas dan mengikuti permintaan Kaivan itu.


Setelah beberapa saat mereka sarapan dengan diam.Tepatnya Ana yang 'masih' enggan berbicara.tapi Kaivan tidak mempermasalahkannya.Bahkan saat memberanikan dirinya berdiri di depan apartment Ana tadi Kaivan hanya bertaruh 30 persen kalau iya akan di terima.syukurlah Ana tidak lansung mengusirnya.


'ya .... gimana mau ngusir orangnya lansung terobos gitu aja'


Kaivan terus tersenyum melihat Ana yang lahap memakan sarapannya.

__ADS_1


"serem banget kamu senyum - senyum dari tadi mas !"Ana menyadari tingkah Kaivan


"gak apa - apa aku cuma senang aja liat kamu sarapan dengan lahap gitu."ujar Kaivan


"Mas kenapa kesini sihh..pagi banget lagi." Ana mengomel setelah ia mengakhiri sarapannya


"kan udah aku jawab tadi,aku mau sarapan bareng kamu."Kaivan menyeruput kopinya.


"nice try mas,tapi aku udah katakan dengan jelas kalau aku gak mau bareng kamu lagi."Ana melipat tangannya ke atas meja.


"dan aku udah katakan kalau aku akan mengusahakan berbagai cara agar kamu kembali ."Kaivan menatap Ana.


"aku akan mengusahakan yang terbaik untuk kamu,untuk hubungan kita.Tugas kamu hanya perlu menilai dan menikmati saja.tapi,akan aku pastikan nilai ku lah yang paling tinggi di matamu."Kaivan berujar yakin


"sekarang kamu bersiap ke kantor,biar aku yang bersihkan ini.


Ana ingin kembali berdebat tapi melihat Kaivan yang sudah beranjak membersihkan peralatan makan mereka,ia urungkan dan lansung beranjak ke kamarnya.


Kenapa pria itu sangat ingin ia kembali?? apa Kaivan sudah berubah dan memiliki rasa terhadapnya ?


\=\=\=\=\=


holla readerssss...


bantuin Ana jawab guys...

__ADS_1


othor mau bantuin mas Kai nyuci piring dullls...


__ADS_2