OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Penutup Hari


__ADS_3

"hai.boleh aku gabung ?" keempat sahabat itu menoleh pada sumber suara.Disana berdiri seorang wanita dengan gaun floral dress nya menutupi bagian perut yang sedikit membuncit.wajahnya terlihat campuran indo-jepang dengan senyum canggung di bibir tipisnya.


"oh hai...silahkan Lily"Ana mempersilahkan wanita itu duduk di dekatnya."guys,perkenalkan ini Lily istrinya mas Auriga." teman - teman Ana menyalami dan memperkenalkan diri mereka satu persatu.


"boleh aku memegangnya?"Ana menatap perut Lily.Lily mengangguk pelan.


"sudah berapa bulan Lily?"Ana mengelus lembut perut Lily


"jalan 5 bulan aunty ana"Lily menirukan suara bayi.Ana terkekeh pelan "oh ya,selamat ya atas pertunangan mu." ujar Lily.


"terima kasih."Ana tersenyum simpul.


\=\=\=\=


"apa pria disana tulang lunak?" pertanyaan Auriga membuat Kaivan hampir menyemburkan minuman di mulutnya.


"haaah "Kaivan tidak mengerti.


"ck...pria yang bersama para wanita ?"Auriga mencabikan bibirnya lalu menunjuk menggunakan dagunya.


"oh..."Kaivan akhirnya mengerti"kenapa?Lo takut istri Lo berpaling sama dia?"Kaivan tersenyum jahil.

__ADS_1


"sialan....ya gak lah.lebih gue kemana - mana"jawab Auriga jutek.


Kaivan tertawa melihat tingkah sahabatnya."Lo udah kayak suami cemburuan tau gak "


"hehe...gue gak cemburu ."Auriga mengalihkan pandangannya dari rombongan wanita di tambah satu pria yang Auriga tak mengerti bentukannya itu."gue cuma khawatir nama keluarga gue rusak,kalau sampai itu laki - laki dekatin istri gue."


"Halah....."Kaivan mengibaskan tangannya"bukannya selama ini Lo yang ngerusak nama baik keluarga Lo."


"Sialan....."Auriga memaki sahabatnya yang kini sedang tertawa.


"namanya Iyan"ujar Kaivan."pardon??" Auriga yang kembali menatap kelompok wanita itu.


"ck....namanya Iyan."Kaivan mencabik."Teman kerja Ana dan gue gak tau dia jenis apa.Yang jelas dia gemulai.'jelasnya lagi.


"masih gua pantau,dia belum berani terang - terangan di depan gue."


"Gue cuma khawatir soal paman Lo."Auriga yang sedikit banyak tau tentang Mariska dan Kaivan."dia orang yang baik."ia pernah beberapa bertemu paman Kaivan di kantor pria tersebut.Dan mereka memiliki usaha yang sama.


Hal itu lah yang Kaivan pertimbangkan,pamannya terlihat sangat mencintai wanita itu.Sampai - sampai pamannya tidak tahu apa saja yang telah di perbuat wanita itu.


Malam menjelang dan ternyata Kaivan mengadakan barbeque dengan mendatangkan beberapa orang chef.

__ADS_1


Di halaman vila yang lansung menghadap kelaut itu sudah tersedia meja panjang dan di hiasi lampu - lampu cantik di sekitarannya.


Ana yang sedang memperhatikan seorang chef memanggang ikan bakar pesanannya dengan mupeng.hampir meneteskan air liur.


"gak bakalan ada yang ngambil punya kamu sayang."Kaivan berdiri di sampingnya tertawa.


Ana yang tertangkap basah itu lansung cemberut.Membuat Kaivan yang gemas itu lansung mencubit pipinya.


"masih lama gak chef ?"Ana bertanya sedikit tidak sabar.Prajurit di perutnya sudah perang sejak tadi.


"Sebentar lagi,Bu."Chef dengan sabar menjawab sambil terus memanggang.


Kaivan merangkul bahu wanitanya kemudian membawa Ana duduk "Makan ini dulu" Kaivan menyuapkan sosis yang sudah berada di piringnya "Nanti mas yang ambilin ikan panggang mu."


Ana yang sudah lapar menerima apa saja yang di suapi Kaivan.Hingga pria itu beranjak dan kembali duduk dengan ikan panggang yang sangat menggugah selera.


Tanpa memperdulikan sekitar Ana melahat makanannya dengan hikmat.Kaivan tersenyum melihat tingkah 'calon istrinya' itu.


\=\=\=\=\=


holla reader....

__ADS_1


othor masih galau mau bikin cerita Auriga dengan Lily atau Jericho dulu ya..


see you next episode


__ADS_2