
Ana menatap ke arah Kaivan yang masih mengatur nafasnya.Mereka baru saja menyelesaikan snorkeling di pulau Kanawa,sebagai destinasi terakhir perjalanan mereka di hari ketiga.
Sailing tiga hari dua malam itu tidak berasa karena mereka benar - benar menikmati setiap sudut yang tersaji di labuan bajo ini.
Ana membuka pelampung yang masih ia gunakan,Tadi ia menggunakannya karena sedikit kesulitan berteman dengan air laut.
"capek sayang?"
Pertanyaan itu membuat Ana kembali menoleh pada sang suami.Ia tersenyum melihat Kaivan yang tengah menatapnya.
"lumayan tapi senang juga.berasa liat aquarium secara lansung ya mas."Ana mendeskripsikan keindahan pulai Kanawa itu.
Kemaren mereka juga sempat mampir ke manta point dan Taka Makasar.Dan sepertinya keberuntungan sedang berpihak pada mereka saat bertemu ikan pari atau manta.
"kapan - kapan kita kesini lagi.Lebih asik ajak teman - teman gak sih,yang?"
Ana lansung mengangguk semangat mendengar ide sang suami.Akan lebih seru jika mereka bersama orang yang mereka kenal atau sahabat dekat.
"ayo kembali ke kapal."Ajak Kaivan sambil berdiri lalu mengulurkan tangannya pada Ana"sudah waktunya makan siang."
Ana menyambut uluran sang suami dengan semangat "aku akan makan banyak karena ini makan siang terakhir kita di pinisi cantik itu."
__ADS_1
Ana sebenarnya tidak rela harus berpisah dengan kapal khas perairan labuan bajo itu.Tapi mereka harus kembali ke dua nyata karena tuntutan pekerjaan yang menanti.
\=\=\=\=
"kami emang excited banget ya,kalau mau belanja."
"iya dong,hari ini aku akan menguras dompet suami."Ana berjalan riang menuju pusat oleh - oleh yang menjadi rekomendasi tour guide mereka di kapal tadi.
Jadi,di sinilah mereka sebelum berangkat menuju bandara.Pesawat mereka akan berangkat malam nanti.
Kaivan menjawil hidung Ana karena gemas dengan tingkah istrinya ini.
"ya..boleh dong."Kaivan menjawab sambil tersenyum."buat kamu apa sih yang gak,sayang.Nanti tinggal mas kerja lebih keras lagi."
Saat memasuki tempat tersebut Ana di buat bingung,karena terdapat banyak jenis dan ragam barang."kita mulai dari mana ya?"Ucap Ana.Ia akan memulai petualangannya.
Kaivan dengan sabar menunggu Ana memilih berbagai macam kain tenun khas bajo yang cocok dengannya dan di jadikan oleh - oleh juga.Pria itu duduk di kursi yang di sediakan karyawan toko.
Disana terdapat berbagai macam Kain tenun,pakaian dengan berbagai model,tas hingga makanan.Ana sampai bingung sendiri di buatnya.
Setelah puas memilih Kain Dan baju hingga beberapa tas hasil tangan warga labuan bajo,Ana menoleh kearah di mana Kaivan berada.
__ADS_1
"mas..."Ana memanggil sang suami yang sudah menghilang,kemana pria itu.
"Disini sayang." Ana menemukan Sosok tinggi itu tak jauh darinya tengah memilih beberapa kopi Manggarai dan beberapa cemilan lainnya.
"cobain ini deh ."Ucap Kaivan mengulurkan roti dengan taburan wijen di sekitarnya."Tadi mas - mas di sini kasih rekomendasi roti ini."
Ana menerima pemberian Kaivan lalu melahap roti berbentuk burger itu.Walau teksturnya agak keras,roti berwarna kuning kecoklatan itu memiliki rasa yang manis karena terdapat coklat di dalamnya.
"enak mas...kita beli ini juga ya."Ana mengambil beberapa kotak untuk ia bawa pulang.
Kaivan terkekeh melihat sang istri yang kalap berbelanja.Ana juga menambahkan beberapa makanan lain seperti pia bajo dan banana cake.
"aku udah selesai.ayo mas...bayarin."
Perkataan Ana itu membuat Kaivan tertawa.Mereka sangat menikmati semua yang mereka lakukan di labuan bajo ini.
\=\=\=\=
holla readerss...
see you next episode.
__ADS_1