OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Ngidamnya orang hamil


__ADS_3

Kaivan melirik wanita di sampingnya dengan tersenyum.Saat ini jam dinding menunjukkan pukul lima pagi.Karena masih terlalu pagi untuk memulai beraktifitas.Jadi yang ia lakukan hanya menatap wanita dengan perut sudah membuncit ini yang masih tertidur pulas.


Jemarinya menyusuri wajah sang istri yang baru tertidur sekitar jam tiga itu secara perlahan agar tidurnya tidak terganggu.


Semalam ia memang pulang agak larut karena baru pulang dari Bandung.Ketika sudah sampai di rumah Ana yang awalnya tertidur lnsung terbangun.Ana terus menatap saat Kaivan berganti pakaian.Kaivan yang sadar terus di tatap menoleh."Ada apa?"


Ana hanya menggeleng dan menepuk tempat di sebelahnya."tidur yuk."anaknya pada Kaivan.


Bukannya menurut,Kaivan malah duduk di samping ranjang dan mengelus kepala istrinya dengan sayang."kamu kalau liatin mas kayak gitu dan gak mau bilang,berarti lagi ngidam tapi gak mau ngerepotin mas.iya kan?"


Ana meringis malu karena Kaivan sangat hafal dirinya.Ia memang tak setiap hari ngidam apalagi yang aneh - aneh.Tapi setiap ia merasakan hasrat ingin memakan sesuatu,ia mencoba menahannya karena tak ingin sang suami yang sudah lelah bekerja terganggu waktu istirahatnya.Tapi selama ini ia selalu gagal dalam menyembunyikan hal itu dari Kaivan,suaminya itu selalu berhasil mengetahui keinginannya dan membuat ia mengatakan hal yang berusaha ia pendam.


"gak kok,mas."elak Ana dengan memejamkan matanya.


"kamu mau apa?"ucap Kaivan tersenyum menenangkan"it's okay,sayang."

__ADS_1


"kamu istirahat aja mas."Ana mencoba kembali terpejam.ia tak tega membuat Kaivan keluar lagi untuk mencari keinginannya sementara hari sudah larut.


"no,no kamu bilang dong sayang."


"tapi sudah malam,mas."Tolak Ana "mas pasti lelah karena baru pulang dari Bandung,besok harus kerja lagi."


Kaivan menghela nafasnya sejenak,ia tak kan menyerah."sayang."Kaivan menggenggam jemari Ana lalu mengecupnya perlahan"mas gak pernah keberatan dengan permintaanmu,mau sekecil atau sebesar apapun."


"tapi mas..."


"Sekarang coba bilang sama mas,kamu mau apa?"Tanya Kaivan lagi.


"aa...aku ingin.."Ana mengigit bibir bawahnya sejenak.hal itu di lakukan setiap ia merasa ragu atau memikirkan sesuatu."aku mau popcorn yang di jual di Indomaret."


"oke...apa ada rasa tertentu yang kamu mau?"Kaivan siap beranjak dari tempat tidur untuk mengambil jaketnya di walk-in closed.

__ADS_1


"rasa apapun aku mau,mas."


Kaivan terkekeh pelan.Semenjak hamil yang kedua ini entah mengapa Ana sangat menyukai popcorn.Seperti Minggu lalu saat tiba - tiba wanita itu merengek meminta nonton ke bioskop.Kaivan pikir istrinya ini ingin menonton film yang ia minati tapi Ana hanya ingin makan popcorn di cafe bioskop.


Akhirnya mereka maksudnya Ana memesan popcorn caramel dengan ukuran paling besar dan beberapa rasa lain dengan ukuran sedang.wanita itu seperti berniat menghabiskan separuh popcorn yang di jual di sana.Alhasil Kaivan hanya menonton tak sampai setengah film karena Ana sudah minta pulang lagi karena mengantuk.Sedangkan kalau tidur di bioskop ia tidak nyaman karena film yang mereka tonton saat itu film hantu.


"oke..kamu tidur aja ya.nanti mas bangunin kalau udah dapat popcorn nya."


Ana tau ia tidak bisa membantah walau juga tak tega membuat Kaivan berkeliling di malam hari sendirian.Yang bisa ia lakukan hanya kembali berbaring dan mencoba memejamkan matanya kembali hingga sang suami kembali.


\=\=\=\=\=


holla readerss...


see you next episode.

__ADS_1


__ADS_2