OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Yang aku butuh itu,kamu


__ADS_3

Ana sedikit bingung saat orang - orang menatapnya sambil berbisik - bisik.


ia baru keluar dari lift setelah seharian berkubang dengan pekerjaan yang tiada akhirnya dan ia malas menghadapi drama baru lagi.


"Yaya.... "seorang pria yang berpenampilan rapi dengan setelan kerja yang terlihat mahal dan senyum terpantri di wajah tampannya melambaikan tangan kepadanya.Ana sempat bergeming di tempat ia berdiri,kemudian dengan menatap lurus Ana berjalan menuju pintu keluar tanpa memperdulikan pria itu.


"Yaya hei ....tunggu ." pria itu berusaha mengejarnya.Ana terus berjalan hingga seseorang menarik tangannya dari belakang.


Ana menepis tangan orang tersebut dan membalikan badan "hai tunggu." ujar pria itu.


Ana hanya menatap pria itu datar." bisa kita bicara ?" seru pria itu "sebentar saja ."


Ana yang sadar beberapa orang memperhatikan mereka hanya bisa menghela nafas." oke, dimana?" ia tidak ingin ada gosip apapun tentangnya.


Pria itu tampak antusias "pertama ayo masuk dulu ke mobil ku."ia menunjuk mobil yang terparkir tidak jauh dari mereka berdiri.


Ana berjalan begitu saja meninggalkan pria itu dan lansung masuk ke mobil yang pintunya sudah di buka oleh sopir.Mobil itu berjalan dalam keheningan.pria itu beberapa kali terlihat beberapa kali ingin bersuara tapi ia urungkan saat Ana terlihat asik dengan pemandangan di luar jendela mobil.


Beberapa saat akhirnya mobil itu berhenti di sebuah resto yang tak asing bagi Ana.Ia ingat tempat ini pertama kali ia bertemu dengan pria itu saat merayakan ulang tahunnya tahun lalu.


Entah kebetulan atau memang sudah pria itu pesan,mereka duduk di meja yang persis Ana duduki dahulu.

__ADS_1


Pelayan datang dan mencatat menu pesanan mereka."Apa kabar Yaya." ujar pria itu menatap Ana dengan intens


"baik, mas Kai apa kabar ?"


"aku baik,bagaimana pekerjaanmu?" Kaivan tersenyum lebar mengingat Ana masih memanggilnya dengan panggilan yang ia inginkan dahulu.


"so far so good." Ana menjawab singkat pada saat itu pelayan datang membawa menu pesanan mereka.


"silahkan." Kaivan mempersilahkan Ana menikmati makanannya dengan tenang.Ia sesekali mencuri pandang saat Ana makan dengan lahap seperti dahulu saat mereka bersama.


Setelah memikirkannya beberapa hari yang lalu Kaivan memutuskan ingin kembali bersama Ana.Karena hanya bersama gadis itu lah ia merasa apa yang tidak ia dapatkan dari orang lain.


"Aku ingin kita kembali bersama."Kaivan berujar yakin.


"apa aku tak salah dengar ." Ana tertawa keras seperti mendengar lelucon dari Kaivan.


"aku serius.setelah selama ini aku berpikir sekarang aku menyadari yang aku butuhkan itu kamu."


"tidak mas,aku tidak mau." jawab Ana tegas.Mungkin sebelumnya ia mudah luluh karena Kaivan lah yang menawarkan sebuah hubungan yang di inginkan Ana.


Tapi sekarang tidak lagi,dia bahagia dengan kesendiriannya,dia bahagia dengan hidupnya yang sekarang.

__ADS_1


"maaf kan aku atas perbuatan aku yang dulu,Yaya.Aku hanya belum bisa menceritakannya."Kaivan mencoba menjelaskan kondisinya pada saat itu.


"aku tidak meminta kamu menjelaskannya mas.tapi kamu pergi tanpa memberi tahukan dimana letak salahku.Aku seperti orang bodoh yang menerima saja semua hal yang kamu lakukan,bahkan aku tetap diam saat kamu pergi tanpa penjelasan." Ana menyampaikan apa yang selama ini dia rasakan.


"aku tau saat itu aku egois,aku pergi tanpa memikirkan rasamu."ujar Kaivan " aku berusaha mencobanya."


"kamu pikir aku tidak mencoba mas " Ana berujar lemah."kita sama - sama punya ketakutan dan saat kamu menawarkan sebuah hubungan yang orang lain pikir itu hanya sebuah omong kosong aku mencoba menerima,mencoba menjalaninya karena aku pikir kamulah jawabannya."


Ana tidak lagi ingin tinggal.Dia sudah berada di titik cukup dalam menjelaskannya biarkan saja Kaivan memikirkan apa yang ingin dia pikirkan.


saat hendak meninggalkan meja Kaivan memegang tangannya " aku akan membuat kamu kembali pada ku,bahkan aku rela berlutut."


Ana menepis tangan Kaivan "silahkan kalau itu memang bisa membuatku kembali."Ana berlalu pergi tanpa melihat Kaivan kembali.


\=\=\=\=


holla readersss...


kira - kira bisa gak ya Kaivan meluluhkan hati Ana kembali.


Biasanya mengembalikan sesuatu seperti semula akan sangat terjal jalannya.

__ADS_1


__ADS_2