OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Will you??


__ADS_3

sore harinya Kaivan mengarahkan kuda besinya ke Jakarta Utara.Ana yang awalnya sedang menikmati musik terlihat bingung karena tiba - tiba mereka sudah masuk area pelabuhan.


Saat mobil berhenti dan mereka turun.Seseorang telah menunggu,Kaivan menyerahkan kunci mobilnya"semua sudah siap?"tanya Kaivan yang di jawab sebuah anggukan oleh pria tersebut.


Kaivan tersenyum melihat Ana yang kebingungan.Ia meraih tangan wanita itu untuk di genggamnya dan membawa Ana ke arah salah satu yacht yang sudah di siapkan.


Dua orang pria telah menunggunya di sana"Selamat sore bos."sapa seorang pria tersebut.


"sore,apa kita bisa berangkat sekarang."


"tentu,silahkan"Setelah Kaivan membantu ana untuk duduk nyaman kedua orang itu mulai menjalankan yacht tersebut.


"kamu gak mabuk laut kan."ujar Kaivan


Ana menggeleng "kita mau kemana?"bisik nya mendekat pada Kaivan


"H island,aku punya villa di sana."


"haaa..kok mendadak.aku gak bawa apa - apa,mas"Ana kebingungan di buatnya.ia hanya memakai baju pemberian Kaivan dan sebuah tas kecil yang berisi gadget,dompet,bedak,dan lipstiknya.


Kaivan tertawa renyah "aku juga gak bawa apa - apa sayang."

__ADS_1


"masa..iihh aku serius ini.masa gak bawa baju ganti sih."Ana merengek.sebal sekali pada Kaivan.


"Nikmati saja perjalanannya,bajumu nanti kita pikirin."jawab Kaivan tenang.


Ana ingin berdebat lagi tapi pandangannya beralih kebelakang saat dermaga sudah mulai tertinggal jauh.


"Mau melihat ke depan?" tawar Kaivan


Ana menyambut uluran tangan pria tersebut.


Dengan berjalan perlahan mereka melangkah ke bagian bow yacht yang juga terdapat pagar di sisi kiri dan kanan sehingga memudahkan mereka memegang agar tidak terbawa angin.


Awalnya yacht berjalan dengan kecepatan normal lalu mulai melambat saat Kaivan memberikan aba - ana.Ana sedang terpana melihat sunset yang tersaji indah di hadapannya.


Sebuah pemandangan yang membuat Ana terkesiap dan membeku di tempatnya.


Kaivan dengan aura mahal di wajah tampannya tengah berlutut dan memegang sebuah kotak cincin di sana.


"Aku tau,aku bukan pria yang sempurna tapi dengan ketidak sempurnaan ku ini aku memberanikan diri melangkah untuk meraih kesempurnaan ku itu."Kaivan tersenyum


"mari saling melengkapi dan saling mengisi,mari saling mengobati dan saling sembuh,mari berbagi suka dan duka."Kaivan menarik nafasnya sejenak,ia menahan haru dari kata yang sebenarnya terlintas begitu saja di kepala.

__ADS_1


Ana menutup mulutnya,ia siap meledak kan tangisnya kapan saja.


"Dayana Greesa,Will you marry me? please."Kaivan dengan segala kekuasaan yang di milikinya berlutut penuh harap meminta Ana menjadi miliknya.


Tangis Ana pecah saat itu juga."yes..i Will" ucapnya pelan sambil sesenggukan.Ia melompat memeluk Kaivan yang masih berlutut karena masih mencerna jawaban Ana.


Kaivan segera berdiri dan memeluk Ana hingga memutar tubuh perempuan tersebut.Ia sangat bahagia.Tawa bercampur air matanya tak bisa ia bendung lagi.


Kaivan segera memakaikan cincin yang sudah ia persiapkan beberapa hari sebelumnya itu.Cincin yang sangat pas padahal Kaivan hanya menebak ukuran karena sering menggenggam tangan Ana.


Cincin berlian berbentuk oval dengan berlian - berlian kecil melingkari seluruh bagian cincin tampak sangat indah di tangan Ana.Kaivan mengecup hikmad tangan kekasihnya tersebut.


Lalu ia meraih wajah Ana untuk melabuhkan ciuman panjang pada bibir yang selalu ia rindukan tersebut.Ana pun menyambut ciuman Kaivan dengan sama semangatnya.


Tanpa mereka sadari dari awal proses lamaran tersebut satu orang awak yacht tadi sudah bersiap dengan kameranya dan menjepret momen indah mereka.


Kaivan yang meminta supaya ia tidak terganggu dan membuat Ana tetap merasa nyaman.


\=\=\=\=


holla readersss...

__ADS_1


othor gak tau apa feel nya sampai ke kalian apa gak.jujur selain adegan bercinta,adegan romantis begini juga syulittt....hehehe


see you next episode


__ADS_2