OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Pengenalan keluarga


__ADS_3

Pagi ini Kaivan sudah berada di apartment Ana.wanita itu sedang bersiap - siap menggunakan setelan kerjanya.Kaivan hanya menunggu karena ia ingin mengajak Ana sarapan di luar saja.


"Ayo..mau sarapan apa?"Ana terlihat manis dengan rok jeans sebetis dan kemeja yang dia masukan kedalam roknya.Kakinya menggunakan sneakers putih.Karena tempat kerja nya tidak selalu harus memakai pakaian formal jadi Ana bebas menggunakan apa pun asal nyaman dan enak di pandang.


"wow...kamu terlihat seperti remaja yang mau pergi kencan kalau tidak memakai id card itu."Kaivan sampai mengabaikan pertanyaan Ana melihat penampilan wanita itu.


Wanita yang rambutnya di kuncir kuda hari ini menatap penampilannya."aku udah tua Lo mas."


"bahkan aku lebih tua,sayang."Ucap Kaivan tertawa."tapi...serius dengan penampilan seperti ini orang gak bakalan nyangka kamu udah 28 tahun."


"geeezzz... gombalannya tingkatkan lagi ya mas."Ana melangkah duluan meninggalkan Kaivan.


"heyy...aku serius sayang." Kaivan mengejar Ana dan menggandeng tangan wanita itu saat mereka sudah sejajar.


"Kita mau sarapan apa mas?"Ana menggoyangkan tangan mereka ."aku mau cobain nasi uduk.Aku penasaran banget soalnya."


"Mas belum pernah cobain ?" Ana melirik Kaivan


"udah tapi saat di Malaysia itu pun di hotel."


"aku tau tempat nasi uduk yang enak mas.pasti gak kalah sama nasi uduk yang kami makan itu."Ana bersemangat sampai loncat - loncat kecil.


Kaivan terkekeh melihat tingkah Ana "oke,dimana tempat nya ?"

__ADS_1


"Jalan aja dulu mas,nanti aku tunjukkan arahnya.cepat mas.keburu habis ini aja aku yakin antriannya udah panjang banget."


Ana menarik tangan Kaivan sehingga pria itu sedikit berlari mengikuti Ana ke mobilnya yang terparkir.


\=\=\=\=


"gimana rasanya mas ?"Ana sudah menyelesaikan suapan terakhirnya.


"Enak banget.kamu tau dari mana tempat seperti ini."Kaivan menyesap air mineralnya.


Mereka duduk di bangku plastik pinggir jalan di samping gerobak nasi uduk.setelah mengantri cukup lama dan bersaing dengan ibu - ibu super cerewet akhirnya Kaivan bisa menikmati nasi uduknya.


"nggak sengaja ketemu mas,pas aku mau cari sarapan juga liat tempat bapaknya rame banget.jadi penasaran ya aku cobain lah."Ana berujar bangga.


"Kenapa mas."


"Malam ini keluarga pamanku mengadakan makan malam.dan.....mereka mengundang kamu."Kaivan meringis melihat ekspresi Ana yang terkejut.


"kok mendadak mas,aku belum mempersiapkan diri."Ana berubah murung.


"ini pasti kerjaannya Putri.Kalau kamu gak merasa nyaman,kita gak usah datang."Kaivan sangat mementingkan kenyamanan Ana dan ia tahu perempuan itu pasti tidak akan nyaman.Apa lagi bertemu dengan wanita yang paling Kaivan benci di rumah itu.


"bukannya aku gak mau.aku cuma takut mereka bertanya tentang keluargaku.kita sangat jauh berbeda mas."sejujurnya Ana masih insecure.

__ADS_1


"sayang,aku gak menilai kamu dengan itu.aku hanya melihat kamu yang apa adanya ini.Jangan terlalu merendahkan diri kamu."Kaivan meraih tangan Ana untuk ia genggam.


"mungkin kamu hanya melihat diriku.tapi keluarga kamu pasti punya cara penilaian berbeda mas."Ana menggelengkan kepala.


"yang penting aku sayang.dan aku gak butuh penilaian orang lain terhadap kamu."Ana melihat tatapan teduh pria itu.


"akan aku pikirkan dulu ya mas.nanti siang aku kabari."Ana mencoba tersenyum.Ia sangat membutuhkan kesiapan mental kalau sudah berurusan dengan keluarga.


Kaivan menganggukkan kepala sambil mengelus pipi Ana.


"Oh ya mas,Putri itu yang kamu perkenalkan saat aku gak sengaja lihat kamu di resto itukan ?"Ana menatap Kaivan dengan wajah polosnya."dari tatapannya,sepertinya dia tidak menyukaiku."


Kaivan meringis canggung"Sebenarnya kami punya sedikit rahasia."


\=\=\=\=


Holla readersss


hayo Lo Kaivan...


Kira - kira Ana mau gak ya datang ke acara makan malam itu ???


see you next episode

__ADS_1


__ADS_2