
'ini orang kemana sih' gumam Ana setelah berkali - kali mencoba menghubungi Anya.
padahal Sabtu ini mereka sudah berjanji akan pergi bersama -sama.
"hallo ibu,Anya ada?" Ana akhirnya menghubungi nomor rumah Anya dan mendengar suara ibu Ida.
"…......."
"haah,,kemana?? kok Anya gak ngasih tau Ana sih."Ana kesal sekali karena Anya ternyata sudah pergi sejak pagi dan entah keman.
"ya udah Bu.Ana nanti coba tanya teman - teman yang lain."Setelah mematikan teleponnya.Ana berniat menghubungi Mila.Tetapi belum sempat menekan tombol panggilan.Suara ketukan pintu mengalihkan perhatian Ana.
"pagi sayang "Suara Kaivan menyapanya dengan senyuman paling paripurna di wajah pria itu.
"loh mas,kok pagi - pagi udah di sini aja."Ana melebarkan pintu agar Kaivan segera masuk.Tetapi bukannya lansung masuk Kaivan lebih dahulu memeluk dirinya.
"kok sapaan aku gak di jawab sih."Suara rajukan yang sedikit teredam karena pria itu menenggelamkan kepala di leher Ana.
Ana terkekeh geli "selamat pagi juga,mas ku"
__ADS_1
"gitu dong"Kaivan melepaskan diri dari Ana.Ia meletakan barang bawaannya di meja makan.
"ayo sarapan dulu.hari ini jadwal kamu bakalan padat banget."Kaivan sibuk menata nasi goreng dari Tupperware ke dalam piring.
Kaivan menarik Ana yang masih geming di tempatnya kemudian ia dudukan di kursi tepat di hadapannya "Nasi goreng Spesial buatan bibi Shopie untuk kamu."Kaivan menyerahkan peralatan makan kepada Ana.
"waahh,,, kamu nginep di rumah lama."Ana menatap nasi goreng tersebut dengan mata berbinar.
Kaivan menggeleng."tadi pagi - pagi sekali aku kesana untuk meminta bibi Shopie buatin ini."Ia mulai menyuapi nasi goreng yang selalu ia sukai dari kecil hingga saat ini.
"ngerepotin aja kamu tu mas.padahal aku bisa Loh masakin nasi goreng untuk kamu juga."Ana pun menikmati nasi goreng yang bentuk dan rasanya sama - sama menggugah selera.
Kaivan menggeleng pelan"gak apa-apa kok sayang,bibi Shopie malah senang.nasi goreng buatan kamu aku tagih kapan - kapan ya."Ana tersenyum sambil mengangguk.
"aku udah minum kopi tadi bikinan bibi Shopie sambil nunggu nasi gorengnya jadi."Ana hanya membulatkan bibirnya.Pantas saja tidak minta kopi,pikirnya.
"kamu udah mandi ?"Kaivan bertanya sambil memperhatikan penampilan wanita itu.Ana hanya mengenakan celana pendek sepaha dan kaus oblong lumayan kebesaran di badannya yang mungil.
Ana mengangguk pelan.Ia memang berencana pergi dengan Anya hari ini,jadi ia sudah mandi dan menghubungi Ana tentang outfit perempuan itu sebelum memutuskan memakai pakaiannya.
__ADS_1
"bagus,ganti bajumu sekarang."Kaivan menyerahkan sebuah paper bag ketangan Ana.
Ana melirik isi paper bag sekilas dan kembali menatap Kaivan."Biar serasi,sayang."ujar Kaivan seakan mengerti dengan tatapan Ana.
Ana melihat penampilan Kaivan yang hari ini cukup santai,pria itu menggunakan celana pendek berwarna coklat terang dan kemeja putih yang membungkus tubuh berototnya.
Ana beranjak membawa paper bag tersebut menuju kamarnya.Ia mengangkat sebuah Dress berwarna putih.Segera ia memakai makainya.
front detail flowy Maxi dress yang ternyata Kaivan pilih sangat cocok membalut tubuh Ana.Dress yang memperlihatkan pinggang rampingnya dan jatuh hingga mata kaki.
Ana memilih menggerai rambut panjangnya.Ia memakai make up tipis saja dan lipstik berwarna nude sebagai pemanis penampilannya hari ini.
Ana melangkah keluar yang lansung di sambut tatapan Kaivan."beautiful is always" Kaivan mengecup pipi Ana sekilas.
\=\=\=\=
holla readerss...
senang deh mulai ada yang menyukai novel ini.
__ADS_1
makasih ya.maaf kalau othor masih jauh dari harapan kalian.
see you next episode