OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Mendarat


__ADS_3

"kopi,sayang?"Kaivan menawarkan satu cup kopi yang Ia beli di depan sebelum masuk ke area boarding.


"terima kasih,mas."Ana menerima kopi yang di tawarkan Kaivan.


Seperti yang sudah di jadwalkan, Kaivan dan Ana sudah di bandara.Pesawat mereka akan berangkat menuju Perth,Australia.


"kita akan kemana terlebih dahulu ?"Ana bertanya dengan excited.


"hhhmmm..."Kaivan tampak berpikir sesaat "Kita akan ke rumah utama dulu,there is someone who has been waiting for you"Kaivan merapikan rambut Ana yang sebenarnya sudah rapi.


"siapa ?"


"seseorang yang akan memperkenalkan makanan Australia hanya untukmu."Jawab Kaivan.


Ana menjilati bibirnya mendengar kata makanan.


Kaivan berdecak "bisakah kamu berhenti melakukan itu ? or don't Blame me of you might be the spotlight here."bisik nya tepat di telinga Ana.Seakan menggoda imannya.


Ana yang mengenakan dress berwarna maroon yang mengetat di bagian atas hingga lekukan pinggangnya,dan mengembang bagian bawah hingga lututnya memutar bola matanya malas.


Sejak mereka resmi menjadi pasangan suami istri.Apa pun yang Ana lakukan atau yang ia kenakan akan selalu menggoda di mata Kaivan.

__ADS_1


Tak lama usai cup kopi di tangan mereka habis.Paggilan boarding untuk pesawat mereka di umumkan.Karena pesawat mereka direct alias lansung menuju Perth,ibu kota West Australia.


Setelah memakan waktu kurang lebih 4 jam berada di udara mereka tiba di Perth.Usai melewati pengambilan barang dan imigrasi,mereka berdua melenggang keluar dari pintu kedatangan Perth Internasional Airport.


Seseorang melambaikan tangan begitu mereka keluar.


"Kaivan.how are you,brother?" Seorang Pria yang terlihat lebih tua dari Kaivan memeluknya erat sarat akan kerinduan.Senyum di wajahnya pun terus berkembang.


"good,Charlie."Sahut Kaivan di pelukannya.


"Hai isabella."lanjut Kaivan memeluk seorang wanita yang terlihat sebaya Charlie.


"Yap,thanks to this woman."Kaivan merangkul pinggang Ana dan tersenyum mesra ke arah istrinya.


"aahh..Mrs.Hutama."


"hei...i'm Isabella,and this ia Charlie ." wanita itu menyodorkan tangannya ke arah Ana yang tentu saja di sambut hangat olehnya.Saat tangan mereka berjabat Isabella menarik Ana ke dalam pelukannya "welcome to our family,dear."


Yang membuat Ana tersenyum melupakan kekhawatiran yang sempat menghampirinya.


Charlie pun memeluknya dan menyampaikan permintaan maafnya karena tidak bisa hadir di pernikahan mereka.

__ADS_1


Setelah berbincang di pelataran bandara.Kaivan dan Charlie terus berbincang di perjalanan menuju rumah keluarga Miller.Mungkin efek tidak bertemu sekiah lama sehingga mereka sedikit heboh.


Dari obrolan mereka di perjalanan Ana mengetahui Kalau Ibu Kaivan memiliki seorang kakak,yaitu uncle Demian.Dan Uncle Demian memiliki dua orang anak Yaitu Charlie anak pertama yang memegang perusahaan Miller Corp dan Luana yang sempat hadir di pernikahanya.


Perth ini jauh lebih teratur dari Jakarta,lebih tenang dan lebih bersih.Bersih dari polusi dan sampah.Lalu lintas pun lancar jaya.


Begitu mobil parkir di pelataran rumah.Mereka di sambut oleh paman dan bibi Kaivan.Mereka bergantian memeluk Ana dan Kaivan.


"grandma ?" ketika memasuki rumah Kaivan mendapati wanita yang sudah memutih rambutnya duduk di sofa dekat perapian."i Miss you."Bisiknya.


Ia mengecup hampir seluruh wajah grandmanha yang membuat wanita tua itu tertawa geli.


"i bring you special one,grandma."Kaivan mengulur tangan pada Ana meminta wanita itu mendekat.


"this is Ana,my wife."dengan bangga Kaivan memperkenalkan Istrinya.Dengan senyum sumringah wanita tua itu merengkuh Ana."welcome home,Ana."


\=\=\=\=\=


holla readers...


see you next episode

__ADS_1


__ADS_2