OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
cocok tapi mencolok


__ADS_3

"Biasanya Pak Kaivan itu memang se-sweet gitu ya na."Sambil menyeruput latte nya, Anya menatap orang - orang di sekitarnya.


Siang ini kedua sahabat itu memutuskan ke mall mencari gaun untuk pesta ulang tahun Putri Hutama.


Ana yang bingung ingin menggunakan apa meminta bantuan sahabat karibnya itu.Ana memang termasuk orang yang kurang menyukai gaun,gaun di dalam lemarinya bisa di hitung dengan jari.Ia menyukai pakaian berbahan jeans,baik itu celana rok atau pun jaket.


"haaahh..sweet gimana ?"


"perhatian."Anya mendesah pelan"aku liat gimana cara dia menatapmu tanpa memperdulikan sekitar,selalu membawakan bunga dan hal - hal kecil lainnya.Bahkan dengan sangat sopan nya menahan pintu buat kamu bisa lewat dulu."


Temannya yang hopeless romantic ini tak kan pernah melewatkan hal - hal seperti itu.


Ana mendesah pelan"dia memang biasa kayak gitu."Ia bahkan tidak menyadari tindakan Kaivan itu kepadanya.


"Pak Kaivan punya adik atau saudara gak sih ? siapa tau kita bisa ipar."


"Dia anak tunggal,dan sepupunya perempuan yang akan berulang tahun dan sangat menyebalkan."


"that crazy, obsessive cousin"Anya sudah mendengar bagai mana Putri Hutama yang tergila - gila dengan Kaivan padahal mereka masih sepupuan.


"Mari kita cari gaun yang cocok tapi bisa menyakiti matanya."Anya dengan penuh semangat mengajak Ana pergi dari tempat itu.


Ana hanya bisa mengekor saat Anya menarik tangannya.


"oh ya...ada dress code."Tiba - tiba ia berhenti dan menatap Ana.


"pajamas party"


"Oke..aku tau kita harus kemana ."Anya melangkah lagi.

__ADS_1


\=\=\=\=


"loh... mas kok bisa disini ?" Ana terkejut melihat keberadaan Kaivan di pintu keluar sebuah Toko sepatu.


Tadi Kaivan sempat menghubungi untuk menanyakan keberadaannya tapi pria itu tidak mengatakan kalau akan menyusul.


"Hai sayang."Kaivan tanpa malu memeluk Ana singkat "hai Anya." ia menganggukkan kepala dan di balas hal yang sama oleh Anya.


"Surprise sayang."ucapnya beralih menatap Ana.


"yes and i was surprised"


Kaivan tertawa renyah dengan ekspresi Ana yang terlihat 'cukup' terkejut.


"Karena sudah ada pangeran Lo. Gue lansung cabut aja ya."Anya segera memeluk Ana.


"loh....kok gitu.makan malam kita Gimana?"


"maaf pak,bukannya gak mau saya ada sedikit keperluan."Anya tersenyum simpul."Gue duluan ya.pai Pai Ana."


Wanita itu pun melipir entah kemana.


"oh ya.Din kalau kamu mau pulang dulu silahkan saya sama Ana mau makan malam dulu."


"Kalau begitu saya permisi pak." Didin juga lansung beranjak dan Ana menyadari tingkah dua orang itu saat Didin tersenyum simpul padanya.


"yuk sayang..kamu mau makan malam apa?" Satu hal yang Ana sukai dari Kaivan adalah selaku menanyakan apa yang ia inginkan atau apa yang ia butuhkan.


"kalau aku minta nasi Padang gimana mas?"Ana menatap jahil ke arah Kaivan.

__ADS_1


"ya udah Ayuk aja."


"hehehe...nanti hilang Lo mas kotak - kotaknya." Ana melirik bagian perut Kaivan yang 'pernah' ia lihat.


"gak apa - apa.paling nanti lebih di tambah aja jam olahraganya."Kaivan menggenggam tangan Ana sedangkan tangan yang lainnya membawakan belanjaan wanita itu.


"becanda mas,mumpung di sini ayo kita makan sushi." Ana bersemangat mengingat makanan khas Jepang itu.


"kamu belanja apa aja sayang ?" Kaivan melirik kantong belanja di tangannya.Ia penasaran karena paper bag itu berasal dari brand pakaian dalam yang cukup terkenal.


"aahh hanya beberapa pakaian.oh ya aku lupa cerita.Kemarin sepupumu datang ke kantorku dan memberikan undangan ulang tahun.Kamu tahu tentang itu mas ?"


Kaivan terdiam sejenak.Putri datang ke kantor Ana dan mengantarkan undangannya sendiri.sesuatu yang belum pernah ia lakukan.Apa yang di rencanakan wanita itu?


"mas..."Ana menatap Kaivan yang terlihat berpikir keras itu.


Kaivan tersenyum"kamu mau datang?"


"tentu,kalau kamu mau mendampingi ku."


"my pleasure sayang".


\=\=\=\=


holla readersss...


emang ya Kaivan itu suka tiba - tiba.


Tiba - tiba muncul asal jangan tiba - tiba hilang aja .

__ADS_1


see you next episode


__ADS_2