OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Dia sudah memiliki calon istri


__ADS_3

Setelah drama fitnah dan permintaan maaf mendadak Dara.Seminggu ini kembali normal walau orang - orang masih sering menatapnya.Mungkin mereka jadi tahu eksistensi Ana di kantor ini.Bahkan ada yang menyapanya ramah.


Ana tidak mempermasalahkannya dan juga semenjak kejadian itu.Kaivan mulai mengerti saat Ana meminta turun di persimpangan tak jauh dari kantornya.Walau selalu ada sedikit drama dari pria itu.


Ana memasuki lobi dan resepsionis memintanya mendekat."mbak An,ada seseorang yang mencari mbak."bisik resepsionis itu.


"Siapa?" Ana merasa tidak memiliki janji dengan siapapun.


Resepsionis itu menunjuk salah satu sofa yang di isi seorang wanita yang memunggungi mereka.


Ana berjalan mendekat.Siapakah wanita ini dengan gaya nyentrik tengah memainkan ponselnya.


"Permisi.."Ana berucap pelan membuat wanita mengalihkan perhatian dari ponselnya "Bibi Mariska".


"kamu punya waktu,saya ingin berbicara sebentar saja."Ana melihat jam kecil di pergelangan kirinya.masih ada setengah jam sebelum jam kerjanya.


Ana menganggukkan kepalanya."kalau begitu ayo ke Starbuck sebelah."Wanita itu beranjak menuju kedai Starbuck di lantai dasar gedung sebelah kantornya.


Setelah sampai dan mengantri,wanita itu menoleh "kamu mau pesan apa ?"


Ana ingin mengucapkan tidak perlu tapi melihat tatapan wanita itu ia terpaksa menyebutkan pesanannya. "Caramel macchiato yang grande 1 mbak."Barista melirik ke bibi Mariska"saya samakan saja"


Barista itu mengangguk dan menerima kartu dari Bibi Mariska.Mereka duduk sedikit di sudut.

__ADS_1


"Apa kabar Dayana ?"wanita itu bertanya tapi wajahnya datar saja.Tak ada ramah - ramahnya.


"Saya baik,bibi dan om sehat?"Ana memegang cup minumannya karena gugup.


"saya dan suami baik.Baik lah kita skip saja basa - basi ini."Wanita itu mengulir layar ponselnya dan memperlihatkan kepada Ana.


Instagram seorang wanita yang foto profilnya saja memakai mahkota kecantikan."Dia mantan Miss Indonesia 3 tahun lalu.Bagaimana menurutmu?"


Ana menatap bibi Mariska tidak mengerti kenapa bertanya tentang wanita lain kepadanya.Ia melihat layar ponsel kembali.Wanita yang di dalam ponsel itu cantik,tinggi semampai tipe - tipe model catwalk di peragaan busana.


"cantik,dan terlihat seperti model."Ana memberikan penilaian nya.


Bibi Mariska menganggukkan kepalanya.


Dugh....jantung Ana seakan berhenti berdetak.Aapa ????


"Dia wanita cerdas,berpendidikan tinggi,dan dari keluarga yang setara dengan Keluarga Hutama."Wanita itu menatap sinis ke arah Ana.


"Jadi berhentilah,bermain - main dengan Kaivan.Karena dia akan segera menikahi wanita ini."


"Apa Kaivan menyetujui pernikahan ini ?"Kata pertama yang terlontar dari bibir Ana setelah ia tersadar keterkejutannya.


"Kaivan pasti menyetujuinya dan harus menyetujuinya."

__ADS_1


Ana tersenyum simpul.Berarti Kaivan belum mengetahui perjodohan ini.Wanita di depan nya ini dari awal memang tidak menyukainya,jadi Ana harus memberanikan diri menatap matanya.


"kalau begitu,suruh Kaivan sendiri yang menghentikan permainannya pada saya."Ana beranjak pergi meninggalkan wanita itu yang menggeram karena Ana menantangnya.


Ana sedikit berlari ke dalam gedung kantornya.Ia menekan tombol menuju rooftop alih - alih lantai ruangannya.


Setelah sampai ia berlari membuka pintu dan menumpahkan air matanya yang berusaha ia tahan dari tadi.Rooftop ini biasanya sepi di jam kerja sehingga ia bisa menangis puas sebelum bekerja.


Ia memang mencoba berani menatap mata Mariska saat ia memegang wanita itu.Ia tidak ingin di anggap wanita lemah yang hanya bisa menangis dan mengemis.Tapi nyatanya ia memang wanita yang lemah karena menangis seorang diri di lantai teratas gedung ini.


"Sialan...maskara gue."Ana menggerutu sambil menghapus air mata yang menuruni pipinya.


Seseorang menyodorkan sapu tangan di depan wajah Ana yang menunduk."pakai ini.maskara kamu berantakan."


Ana menegakan kepalanya "Ppaak.. Indra ".


\=\=\=\=


holla readerss....


Pak Indra datang di saat yang tepat di waktu yang sempit...


Mariska itu emang jahat othor tau hahaha

__ADS_1


see you next episode


__ADS_2