OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA

OUR RELASIONSHIPS AND TRAUMA
Cuan nomor 1 cowok nomor sekian


__ADS_3

Dengan semangat dua orang wanita membawa sebuah koper ukuran sedang memasuki kawasan bazar.


mereka begitu liar membeli berbagai macam make up,parfum,bodycare,skincare dan masih banyak lagi yang menurut mereka akan sangat laris di jual nanti.wanita akan memiliki tenaga lebih kalau sudah di kaitkan dengan belanja.


Penampilan kedua nya juga gak kalah menarik,jika di lihat sekilas mereka seperti dua remaja yang gila berbelanja. Ana memakai kaus lengan panjang,jeans boyfriend dan sebuah topi sebagai pelindung dari matahari.Anya memakai rok jeans di padukan dengan kaus berlengan pendek dan topi bucket yang lucu.


Mereka sudah mulai berbelanja dari siang hari hingga malam datang.Yang bisa menghentikan mereka hanya suara perut yang berisik minta di isi.


"gilaaa .... cepat banget malamnya !! padahal masih ada beberapa both lagi yang belum gue liat." Anya duduk sambil memijit kakinya.


Ana melihat sekeliling dan melihat orang - orang yang cukup rame berbelanja.


"isi perut dulu.nanti baru kita lanjut lagi."


"koper kita udah penuh " Anya memperhatikan koper yang kondisinya hampir meledak karena penuh sesak.


Ana melirik koper sebentar lalu menyeruput es jeruknya."nanti kita pikirin.perut gue lebih butuh perhatian sekarang."


Tak lama pesanan mereka datang, tanpa memperhatikan sekitar kedua wanita itu menyantap makanan mereka dengan hikmat walau pun di tengah bingar orang - orang.


Setelahnya mereka kembali berpetualangan dengan tenaga yang sudah terisi penuh.

__ADS_1


"gue udah pesan mobil,sekitar 2 menit lagi dia sampai."Anya menutup aplikasi mobil online yang sering ia gunakan.


Ana sudah tidak bisa melakukan apa pun kecuali berdiri tegak,tangannya sudah penuh dengan berbagai macam totabag dan itu lumayan berat.


sedangkan Anya menyeret koper yang sudah tidak ingin di seret lagi.


"dimana kita harus menjadikan gudang sementara untuk barang - barang ini."


"di apart gue aja.masih ada space kosong di sudut dekat sofa.nanti kita packing bareng - bareng."


sebuah mobil berhenti tepat di hadapan mereka.


"dengan mbak Zefanya ?" tanya sang sopir


"hufff...." secara hampir bersamaan mereka menyandarkan diri di jok mobil sambil menarik nafas panjang.Lalu mereka saling melirik dan tertawa cukup keras.


\=\=\=\=\=


"gue nginap disini ya,udah gak punya tenaga buat balik."Anya menghempaskan dirinya ke sofa two seater di tengah apartmen Ana.Sedangkan ana sibuk merapikan barang - barang belanjaan mereka biar 'sedikit' lebih rapi.


"gue mandi dulu.lo jangan molor di sini ke kamar sana !" Ana berdiri dan berlalu ke kamar untuk membersihkan diri.

__ADS_1


Anya hanya mengibaskan tangannya sambil tetap memejamkan mata.Tenaganya sudah benar - benar terkuras habis.


Saat berbelanja tadi ia tidak merasakan lelah sama sekali tapi saat sudah membaringkan tubuh nya,ia merasakan lelah yang luar biasa hingga mengangkat jarinya saja ia tak mampu.


Di sebuah ruangan bernuansa hitam dan abu berdiri seorang pria menghadap ke jendela besar memperlihatkan pemandangan malam kota metropolitan ini.Dari lantai tertinggi gedung ia menelpon seseorang.


"bagaimana dia hari ini ? apa dia sadar saat kalian mengikutinya ."


".........."


"kirimkan foto - fotonya ke email saya sekarang."


"........"


"hhmm... saya tunggu."Lalu ia mematikan sambungan teleponnya.Sambil menggoyangkan sebuah gelas berisi cairan merah pria itu tersenyum tipis.


\=\=\=\=


holla readersss


siapa ya pria itu ????

__ADS_1


emang kalau cewek dengan belanja itu suatu yang sangat luar biasa.


see you next episode


__ADS_2