
Setelah drama Kaivan yang memaksakan diri mengantar Ana ke kantor.Jadi lah Ana menjadi pusat perhatian pagi ini.Bagaimana tidak,Kaivan mengantarnya menggunakan mobil Ferarri laFerarri warna merah tepat di depan pintu masuk kantornya.
Pria itu tidak tanggung - tanggung 'mempermalukan' Ana,dengan gentle nya membukakan pintu dan membantu Ana turun.Rasanya Ana ingin membuat kepala pria itu botak licin dengan menarik habis semua rambutnya.
"Semangat kerjanya,sayangku." Kaivan mengusap rambut Ana dengan sayang.
Sebelum sempat Ana mencerna apa yang di ucapkan nya.Kaivan telah berlalu pergi memacu kuda besinya.
"Sialan..." Ana hanya bisa memaki dan berlari masuk untuk segera kabur dari tatapan orang - orang yang berada di lobi itu.
Ia datang cukup pagi sehingga hanya dia yang baru ada di ruang kerjanya.Ia menarik nafas dan menghembuskan nya secara perlahan agar segala kekesalannya pergi sebelum ia tenggelam dalam pekerjaan yang selalu saja menumpuk.
"Gue dengar ada seorang Cinderella yang di antar pangeran dengan kuda merah.Di bawah masih heboh loh,An"Anya datang dengan dua cup kopi di tangannya.
Ana hanya cemberut mendengarnya."jangan di bahas,gue malu banget."ia menerima uluran kopi dari salah satu tangan Anya.
"udah officially nih ?". Anya menaik turunkan alis nya.
tiba - tiba pintu di ketuk oleh seorang kurir membawakan setangkai mawar biru dan sekotak coklat dari merk terkenal."permisi.dengan mbak Dayana?"
Ana menghela nafas lagi dan berdiri mengambil barang kiriman dari sang kurir."terima kasih mas ." setelah menyelesaikan urusannya sang kurir pun pergi.
"isn't he very sweet ." Anya melirik barang yang di genggam Ana.Ana meletakan bunga mawar birunya ke dalam vas dan meletakan asal kotak coklat.
__ADS_1
Sebuah notifikasi masuk ke ponselnya dan menampilkan nama Kaivan.
Kaivan H :hope you like chocolate and flowers my sweety
Dayana G :sampai kapan mas akan kirim ini terus
Kaivan H : sampai kamu mau kembali dan percaya aku mau kamu.
Dayana G:terserah mas saja.
Ana sungguh kesal dengan Kaivan.Ia 'sedikit' membanting ponselnya ke atas meja.
\=\=\=\=
Ana hari ini memiliki lunch meeting dengan seorang klien yang ingin membicarakan perencanaan pemasaran produknya.
Meeting lunch Ana berjalan lancar dan akan melakukan tahap selanjutnya.Klien ana sudah pergi sekitar 4 menit lalu tapi Ana memilih menetap sebentar lagi.Ia sedang menikmati dessert es krim saat matanya tanpa sengaja melihat punggung yang ia kenali dan orang tersebut dengan seorang yang......seksi !
Ana terus memperhatikan kedua orang itu yang terlihat 'akrab' sambil meraih ponselnya.Mengarahkan kamera secara diam - diam ke arah Dimana pria itu duduk tengah menyantap makan siangnya.
ia mengirim pesan pada seseorang.
Dayana G : udah makan siang mas,
__ADS_1
terlihat pria itu merogoh saku jas yang ia gunakan lalu mengetikan sesuatu.
Kaivan H : aku sedang di resto.kamu sudah makan siang?
Dayana G : udah,aku juga di resto
Kaivan H: enjoy your lunch sweety
Dayana G : *send picture
Dayana G : yaah dengan pemandangan punggung lebar mu " emoticon senyum
Ana segera beranjak dari mejanya lalu melangkah keluar resto.
Siapa sangka saat tangannya hampir memegang handle pintu mobil sebuah tangan lebih dulu menarik tangannya dan memeluk tubuhnya.
Ana hampir berteriak saat orang itu bersuara
"Apa ini bisa di artikan kalau kamu cemburu ?"
\=\=\=\=
holla readersss...
__ADS_1
Ana benaran cemburu atau hanya Kaivan yang terlalu percaya diri.
see you next episode