Pembalasan Sang Penakluk

Pembalasan Sang Penakluk
Eps. 133 Masa Lalu Niky


__ADS_3

Beberapa hari berlalu. Suatu hari Cassia merasakan badannya tidak enak. Setelah bangun tidur di pagi hari dia merasa kedinginan.


“Ada apa denganku... kenapa tiba-tiba badan ku meriang begini...”gumam Cassia duduk di tempat tidurnya sambil memegang dahinya yang terasa hangat.


“Mungkin aku kelelahan karena terlalu banyak pekerjaan akhir-akhir ini. Mungkin dengan istirahat nanti akan sembuh sendiri.”batin Cassia.


Gadis itu keluar dari kemudian sarapan pagi seperti biasa dengan keluarganya di ruang makan.


“Cassia jam segini kau belum bersiap untuk kerja ?”tanya Wardana saat melihat Cassia masih memakai baju piyama.


“Hari ini aku tidak ke kantor ayah... aku sedang tidak enak badan. Aku ingin beristirahat di rumah.”jawab Cassia menatap ayahnya dan berhenti makan sebentar.


“Ayah kira kau kelelahan setelah semua kerja kerasmu selama ini. Ya baiklah lebih baik kau istirahat dulu di rumah.”ucap Wardana menanggapi putrinya.


Setelah selesai makan Wardana berangkat kerja sementara Cassia kembali ke kamarnya dan berbaring di tempat tidur.


Siang hari Cassia bangun dari tidur karena dia merasakan demamnya meningkat.


“Sepertinya aku memang harus minum obat...”batinnya lalu duduk.


Cassia keluar dari kamar dan menuju ke tempat kotak P3K berada untuk mengambil obat, namun ternyata habis.


“Baiklah lebih baik aku keluar sebentar saja...”gumamnya sambil mengambil jaket kemudian memakainya.

__ADS_1


Cassia mengendarai mobilnya sendiri menuju ke apotek terdekat untuk membeli obat.


“Tap.... tap... tap...”Cassia turun dari mobil Setelah tiba di depan sebuah apotek.


“Tolong obat untuk demam...”ucap Cassia pada petugas apoteker.


“Baik.... silahkan...”jawab petugas apoteker kemudian mengambilkan obat pereda demam dan memberikannya pada Cassia.


Saat berjalan keluar dari apotek, Cassia merasa lapar dan melihat ada sebuah rumah di seberang apotek. Dia pun kemudian memutar mobilnya ke rumah makan yang dilihatnya.


Cassia duduk dan membaca daftar menu yang ada di meja, kemudian memesan menu untuk makan siangnya.


Tak beberapa lama kemudian pesanan Cassia datang. Saat makan secara tak sengaja dia mendengar percakapan beberapa wanita yang duduk di depannya.


“Selly... aku senang kau akhirnya menemukan seorang lelaki yang benar-benar serius denganmu setelah sebelumnya kau tak bisa move on dari lelaki itu... siapa namanya ?”tanya seorang wanita yang duduk di sampingnya.


“Ya Niky adalah masa laluku dan cinta pertama ku, makanya Sulit bagiku untuk melupakan dia.”balas Selly sambil mengambil tisu untuk membersihkan tangannya yang kotor.


Cassia seketika menaruh sendoknya ke piring saat mendengar nama Niky disebut.


“Kedua wanita itu membahas Niky... apa yang mereka maksud kakak Niky ku... atau Niky yang lain ?”batin Cassia menjadi sensitif dan penasaran. Dia pun melanjutkan mendengarkan obrolan kedua wanita tadi.


“Lalu bagaimana kabarnya Niky sekarang ?”

__ADS_1


“Aku tidak tahu kabarnya. Aku sudah lost contact lama dengannya. Terakhir kali saat aku ke Atmaja Group dia sudah resign dari sana, entah ke mana dia sekarang.”jawab Selly sambil melanjutkan makannya.


Cassia begitu terkejut saat mendengar wanita itu menyebut Atmaja Group yang berarti yang mereka bahas adalah Niky nya.


“Jadi wanita itu adalah mantan kekasihnya Kakak Niky ? Dia pernah bilang padaku aku adalah cinta pertamanya tapi ternyata...”batin Cassia terlihat syok dan tak percaya pada apa yang wanita itu ucapkan.


Cassia terus mendengarkan percakapan mereka untuk mendapatkan informasi lebih lanjut yang tidak diketahuinya.


“Mungkin saja saat ini dia sudah pindah ke luar kota atau ke mana. Aku pernah melihatnya beberapa kali jalan dengan seorang wanita yang berusia lebih tua darinya.”ucap wanita tadi pada Selly.


Selly tak ingin mengingat lagi masa lalunya bersama Niky. Iya bener-bener ingin melupakan lelaki itu Karena dia sudah mendapatkan tambatan hatinya.


“Ara... sudah jangan bahas Niky lagi. Mungkin saat ini dia sudah hidup bahagia dengan gadis yang dicintainya.”ucap Selly merasa tak tak nyaman terus mengungkit masa lalunya dan mencoba mengalihkan pembicaraan.


“Ara... aku sudah selesai makan dan lima menit lagi kita harus kembali ke kantor, atau kita akan terlambat.”ucap Selly.


“Ya... aku juga sudah selesai. Ayo kita kembali ke kantor sekarang.”balas Ara.


Selly berdiri dan sempat menatap Cassia yang menatapnya sekilas. Kemudian dia segera keluar dari rumah makan tadi bersama temannya kembali ke kantor.


“Jadi wanita tadi bernama Selly... mantan kekasih kakak Niky... tapi sepertinya wanita itu juga berusia sekitar tiga puluhan tahunan meskipun masih terlihat muda dan terawat.”batin Cassia menatap kursi kosong di depannya.


“Teman si Selly tadi juga bilang jika melihat kakak Niky jalan dengan wanita yang berusia lebih tua darinya ? Kurasa itu tidak mungkin...”gumam Cassia yang masih tak percaya pada apa yang barusan didengarnya.

__ADS_1


Gadis itu tampak diam dan merenung memikirkan masa lalu kekasihnya yang sama sekali tidak diketahuinya. Pikirannya kacau dan tak bisa membayangkan apa saja yang bikin lakukan dengan mantannya.


BERSAMBUNG...


__ADS_2