Pembalasan Sang Penakluk

Pembalasan Sang Penakluk
Eps. 25 Bertemu Daniel


__ADS_3

Keesokan harinya di sore hari Naomi sudah berada di rumah yang di sewanya untuk Niky. Tampak wanita itu sudah menunggu Niky di sana hingga bosan.


Sore hari setelah pulang bekerja Niky menuju ke rumah. Dari Jawa dia melihat ada mobil merah yang terparkir di garasi rumah.


“Astaga... wanita gila itu sudah ada di rumah.” ucapnya saat sampai di depan rumah dan memarkir mobilnya di samping mobil milik Naomi.


Dengan malas Niky turun dari mobil dan masuk ke rumah. Dan benar saja baru beberapa langkah dia berjalan wanita itu sudah menyambut kedatangannya.


“XL kau sudah pulang ? Aku sudah lama menunggumu disini.” ucap wanita itu sambil tersenyum dan menarik lengan Niky mengajaknya masuk ke kamar.


“Naomi aku masih lelah setelah pulang dari kantor dan ingin merileks kan tubuh sebentar.” ucapnya menyingkirkan tangan wanita itu dari lengannya dan duduk di kursi.


“Baiklah aku akan menunggu mu...” ucapnya yang ikut duduk setelah merapikan baju seksinya yang sedikit tersingkap.


Niky tak mempedulikan tingkah Naomi didepannya yang memancing nya dan malah meninggalkannya masuk ke kamar mandi.


“zras...” Niky menyalakan shower dan membiarkan tubuhnya basah di bawahnya.


Tanpa Niky ketahui, Naomi sekarang mempunyai rasanya padanya setelah sering bersama untuk beberapa waktu.


Beberapa saat kemudian Niky keluar dari kamar mandi mengenakan handuk putih yang menutupi pinggangnya dan masuk ke kamar untuk berganti baju.


“buk...”


Ternyata Naomi sudah ada di kamar Niky dan menunggunya. Wanita menariknya ke tempat tidur.


“Naomi...” ucap Niky menolak ajakannya karena merasa tidak mood hari ini.


“Aku sangat merindukan mu XL...” bisiknya lirih di telinga Niky dan memeluknya erat hingga lelaki itu tak bisa menolaknya lagi.


Dua jam berlalu. Tampak Naomi menyiapkan makan untuk Niky. Wanita itu duduk sambil makan menunggu Niky bergabung bersamanya.


“kring... kring...” ponsel Naomi berdering dan dia segera mengangkatnya.


“Ya halo...” ucap Naomi bicara dengan seseorang melalui ponselnya. Terlihat wanita itu menganggukkan kepala dan tersenyum.

__ADS_1


Setelah panggilan berakhir dia pun berjalan dan berpapasan dengan Niky yang baru keluar dari kamar.


“XL... aku ada acara hari ini. Jadi aku akan pulang dulu. Oh ya aku sudah mentransfer ke rekening kau bisa cek laporannya.” ucapnya sambil menyentuh Pipi Niky lalu segera keluar dari rumah itu Karena satu jam lagi acaranya akan segera dimulai.


“Ya berhati-hatilah...” jawabnya ikut keluar lalu kembali mengunci pintu rumah setelah masuk dan bersantai di sana mendengarkan alunan musik jazz kesukaannya.


“broom...” mobil merah Noami meluncur cepat dari rumah itu menuju ke jalan raya.


Lima menit kemudian setelah mobil Naomi menghilang dan tak terlihat di sana, sebuah mobil hitam keluar dan kembali mengikutinya dari belakang. Tampak lagi yang mengendarai mobil itu aku menelepon seseorang dan melaporkan segala aktivitas Naomi.


Pada hari berikutnya, Daniel yang menerima laporan dari orang kepercayaannya kembali ke kota tempat tinggalnya tanpa sepengetahuan Naomi.


Sebuah mobil hitam di sore hari meluncur ke rumah Niky dan berhenti di sana.


“Di sini tuan Daniel tempat yang di datangi nyonya Naomi kemarin.” ucap lelaki itu menjelaskan pada Daniel dan tak melanjutkan ceritanya untuk menghindari amarah tuannya.


“Ya...kita tunggu saja di sini, aku ingin lihat siapa yang tinggal di sini.” jawab Daniel terus menatap rumah itu dan tak sabar ingin segera bertemu dengan penghuninya.


Satu jam kemudian tampak sebuah maserati putih masuk ke sana.


“Wanita gila itu kesini lagi... dan kali ini dia tidak mengendarai mobil merahnya.” batinnya yang merasa malas untuk masuk ke rumah setelah melihat mobil hitam itu.


“ckiit...” Niky menginjak rem begitu sampai di depan rumah lalu mematikan mesin mobil dan keluar dari sana.


“braak...” pintu mobil hitam di samping nya terbuka dan keluar dua orang lelaki yang tak dikenalnya dari dalam mobil itu.


Mereka berdua menghampiri Niky yang akan masuk ke rumah. Dia berhenti dan berbalik saat dua orang lelaki itu menghampiri dirinya.


“Siapa dua orang ini... aku tidak kenal mereka. Dan ada urusan apa mereka dengan ku ?” batinnya penasaran pada dua orang lelaki berpenampilan rapi mengenakan setelan jas hitam.


Daniel langsung maju dan terlihat marah rame ya ternyata penghuni rumah itu adalah seorang lelaki.


“Hey kau... katakan ada hubungan apa kau dengan Naomi ?” tanya Daniel langsung ke inti permasalahan sambil menyentuh bahu Niky.


Niky mundur dan menyingkirkan tangan lelaki itu dari bahunya.

__ADS_1


“Kau sendiri siapa ?” tanya Niky balik pada lelaki itu karena merasa tak pernah berurusan dengan nya.


“Aku suaminya Naomi. Dan aku lihat beberapa kali dia mendatangi rumah ini.” ucapnya dengan nada tinggi sambil menarik kerah baju Niky.


“Jadi dia adalah suaminya Naomi ? Mungkinkah dia mengetahui hubungan ku dengan Naomi ?” batin Niky menatap lelaki itu dan kembali menyingkirkan tangannya dari kerah bajunya.


“Katakan pada ku apa kau berselingkuh dengan Naomi ?” tanya Daniel yang semakin tidak sabar dan bersiap memukul Niky.


“Tidak... aku tidak ada hubungan apa-apa dengan wanita itu. Kami hanya berteman saja. Kau tanya sendiri pada istrimu agar lebih jelas.” balas Niky membantah perkataan suaminya Naomi.


Meskipun belum ada bukti terkait perselingkuhan istrinya dengan lelaki itu, Daniel terlihat marah sekali mengetahui ada lelaki lain selain dirinya yang dekat dengan Naomi.


“Aku tidak percaya pada ucapan mu ! Kau akan mendapatkan lebih dari ini jika aku masih melihatmu berhubungan dengan Naomi !” teriak Daniel pada Niky dan langsung melepaskan pukulan nya ke tubuh Niky yang yang mengenai dadanya.


Daniel menatap lelaki yang berdiri di belakangnya dan memberikan kode. Dengan cepat lelaki itu bergerak dan berdiri di samping Dania lalu ikut memukuli Niky.


“buk... bak... buk...!!” Daniel dan anak buahnya melancarkan pukulan bertubi-tubi pada Niky.


“buk... !” Niky membalas pukulan Daniel dan lelaki itu yang membuat mereka berdua jatuh terjengkang ke tanah.


“Kurang ajar kau... !” Teriak Daniel yang merasa di remehkan dan segera berdiri membalas pukulan Niky.


Niky sempat membalas pukulan mereka namun dia tak berdaya menghadapi dua orang sekaligus.


“bruk... !” Anak buah Daniel melempar kan tubuh Niky ke tanah.


Daniel kembali menghampiri Niky dan memperingatkannya.


“Ingat ini baik-baik. Jangan sampai aku melihatmu sekali lagi bersama dengan Naomi meskipun itu hanya bertemu saja dengannya atau kau akan ku buat tak bisa bernafas !!” ucap Daniel sambil menendang keras kaki Niky.


Dua orang itu segera masuk kembali ke mobil hitam setelah puas menghajar Niky sampai babak belur dan keluar dari area itu.


“Argh...sial sekali aku hari ini.” ucapnya berdiri lalu masuk ke rumah dengan lebam di beberapa bagian tubuhnya.


Meskipun merasakan nyeri di tubuhnya terlihat lelaki itu tersenyum lebar saat merawat lukanya.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2