Pembalasan Sang Penakluk

Pembalasan Sang Penakluk
Eps.. 135 Bertemu Wanita Dari Masa Lalu


__ADS_3

Cassia menatap Niky yang hanya diam menatapnya. Sementara Niky terlihat gugup mendengar nama itu disebut. Dia tidak tahu bagaimana Cassia bisa tahu nama Selly.


“Apa yang harus ku jelaskan padanya... apa dia tahu hubunganku dengan wanita itu...”batin Niky yang diam-diam merasa takut dan gelisah jika saja sampai gadis itu mengetahui hubungannya dan akan terkuak semua kata-katanya dengan beberapa para wanita yang akan mengungkap profesinya yang kelam.


“Cassia kita bicarakan hal itu di dalam nanti.”balas Niky karena banyak orang saat itu yang bersama mereka di dalam lift.


Cassia hanya diam saja dan dia keluar dari mengikuti Niky lalu masuk ke ruangannya.


Niky sudah menata mentalnya untuk menghadapi banyak pertanyaan dari kekasihnya.


“Sayang.... duduklah dulu...”ucap Niky setelah mereka berdua masuk ke ruangan.


Cassia duduk di sebuah sofa panjang bersama Niky. Dia diam untuk mendengarkan penjelasan dari Niky. Karena meskipun dia yakin Niky tidak seperti yang dibayangkannya dia akan merasa lega jika Niky sendiri yang memberi penjelasan padanya.


“Sayang... darimana kau tahu nama Selly... ?”tanya Niky mencoba untuk tenang di hadapan Cassia.


Cassia kemudian menceritakannya pada Niky jika sebenarnya dia secara tidak sengaja bertemu dengan Selly di sebuah rumah makan.


“Jadi begitu... untung saja Cassia tidak mengetahui cerita lengkapnya.” batin Niky yang merasa lega setelah mendengar penuturan kekasihnya.


“Sayang... memang benar Selly adalah rekan kerjaku. Dia juga banyak membantu ku dulu saat proyek Wonderland.”ucap Niky memberi penjelasan pada Cassia.


“Lalu apa hubungan kakak dengannya ? Apa dia cinta pertamamu ?”tanya Cassia lagi yang semakin penasaran pada hubungan mereka berdua.

__ADS_1


“Sayang... Selly hanya rekan kerja saja. Aku tak pernah ada hati padanya. Dan cinta pertamaku ada di sini.”jawab Niky sambil menggenggam tangan Cassia erat.


Cassia merasa aneh dengan penjelasan Niky yang berbeda dengan penjelasan Selly.


“Tapi kakak... aku merasa wanita itu pernah menjalin suatu hubungan dengan mu...”ucap Cassia yang akhirnya merasa cemburu dengan kedekatan mereka.


“Sayang... sudah kubilang padamu aku tidak menyukainya. Dia pernah mengungkapkan rasa sukanya padaku dan meminta ku menjalin hubungan serius dengannya tapi aku tidak bisa.”ucap Niky menggenggam tangan khasiat semakin erat agar gadis itu tidak salah paham.


Cassia diam dan kembali menatap mata Niky dalam-dalam untuk mengecek kebenaran apa yang diucapkannya barusan.


“Kurasa kakak Niky berkata benar dan tidak bohong padaku...”batinnya setelah menatap mata Niky yang tenang.


“Ya kakak... kakak tak akan merahasiakan suatu hal padaku kan ?”tanya Cassia lagi untuk terakhir kalinya dan tak akan bertanya lebih lanjut lagi.


“Ya sayang... tak ada hal yang ku rahasiakan padamu. seumur hidupku aku baru pertama kali menjalin hubungan yang serius dengan seorang gadis, dan itu kamu...”jawab Niky untuk meyakinkan Cassia jika dirinya tidak main-main dengannya.


Beberapa hari kemudian Niky mengajak Cassia makan berdua di sebuah restoran yang baru dibuka di lokasi jalanan sekitar Wonderland. Namun dia mengajak Cassia untuk mampir sebentar ke Wonderland sebelum menuju ke rumah makan.


Niky merasa lama sekali tak pernah ke wahana itu dan dia ingin melihatnya seperti apa perkembangannya saat ini. Di sana dia bertemu dengan Jessy dan teman kerjanya dulu waktu masih bekerja di sana.


“Ah Niky tak ku sangka kita bertemu di sini... bagaimana kabarmu sekarang ?”tanya Jessi saat berpapasan dengannya di depan sebuah wahana.


“Ya... kabar ku baik... kau sendiri bagaimana ?”tanya Niky balik pada Jessi.

__ADS_1


“Kau bisa lihat sendiri aku baik-baik saja tetap seperti biasanya.”balas Jessi sambil tersenyum genit seperti biasanya.


“Kau kesini sendiri... ?”tanya Jessi lagi yang berusaha menggodanya saat melihatnya jalan sendiri.


“Ah tidak aku ke sini dengan...”jawab Niky sambil menoleh ke samping mencari Cassia yang pergi ke toilet.


Tak lama kemudian gadis itu kembali dan melihat Niky sedang mengobrol dengan seorang gadis.


“Kakak... maaf lama menungguku.”ucap Cassia menghampiri Niky dan tatapannya tertuju pada Jessi.


“Sayang... ini temanku dulu saat masih bekerja di sini.”ucap Niky sengaja memanggilnya begitu agar Jessi tidak mengganggunya lagi.


Jessi dan Cassia mengobrol sebentar dan mereka pun berpisah lalu melanjutkan melihat ke wahana lainnya.


Cassia menggenggam erat tangan Niky selama berada di sana karena tak rela Niky dekat dengan wanita lain selain dirinya.


Setelah puas melihat-lihat wahana di Wonderland mereka pun memutuskan untuk pulang dan menuju ke rumah makan.


Di tempat parkir ada seseorang yang memanggilnya dari belakang.


“Niky... !”


Niky menoleh ke belakang dan ternyata yang memanggilnya adalah Sisca.

__ADS_1


Niky tampak tersenyum kaku menatap wanita itu yang berjalan cepat menuju ke arahnya.


BERSAMBUNG....


__ADS_2