
Setelah meeting itu berjalan alot, dengan banyaknya kontroversi antar para pejabat istana yang masih bertahan dengan argumennya, akhirnya seluruh kandidat yang pantas menempati kursi para menteri, terpilih juga dengan melalui penyeleksian yang cukup ketat selain ijasah strata terakhir yang mereka miliki.
Diantara mereka banyak yang mengusai Al-Qur'an dan hadits yang membuat Calista cukup puas dengan kehebatan mereka. Diantara mereka juga ada dua orang wanita yang dipilih Calista untuk memegang jabatan bergengsi itu di dalam istana. Pastinya peran mereka berkaitan dengan perempuan.
Mereka dilantik oleh raja Hassan dibawah sumpah menggunakan Alquran. Usai di lantik, raja Hassan dan putranya memberikan kata sambutan dan nasehat untuk para menteri baru serta beberapa penasehat kerajaan yang digantikan juga oleh pihak istana.
Kehadiran Calista memang membawa perubahan besar untuk negara Maroko. Rakyat menyambut gembira atas perubahan undang-undang baru yang memilih atau mengangkat para pejabat istana dengan tidak memperhatikan status sosial mereka. Menghapus undang-undang untuk raja atau pangeran yang harus menikahi keluarga kerajaan atau bangsawan.
Raja tidak boleh menikah dengan wanita lain setelah memiliki seorang ratu kecuali Ratih itu bermasalah dengan akhlak dan reproduksinya. Raja atau pangeran boleh memilih gadis yang mereka cintai untuk dijadikan istri.
Semuanya memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam memajukan negara Maroko sesuai dengan undang-undang syariat Islam yang berlaku di negara tersebut.
Raja Hassan mengingatkan kembali bahwa para menteri dan pejabat istana tersebut telah menandatangani Fakta Integritas atau Kode Etik yang akan dijalankan sebagai menteri dan pejabat utama istana, serta Kontrak Kinerja yang berisi sasaran capaian yang hendak diwujudkan oleh masing-masing menteri ataupun pejabat sesuai dengan waktu yang ditentukan berdasarkan undang-undang yang berlaku di negara tersebut.
"Saya harapkan jalankan apa yang telah Saudara tandatangani baik dalam Fakta Integritas maupun Kontrak Kinerja. Setiap tahun saya akan melakukan evaluasi," papar Raja Hassan tegas.
Raja Hassan juga meminta para menteri dan pejabat istana untuk menyiapkan mental mengemban tugas untuk ke depannya, mengingat gejolak dunia maupun persoalan dunia yang seringkali kompleks.
Saat mengumumkan susunan jabatan menteri kerajaan yang baru terpilih itu, raja Hassan menyadari bahwa hampir pasti di kalangan bangsawan dan rakyat luas ada yang merasa puas dan tidak puas, pro dan kontra, bahkan ada pula yang menyangsikan kapabilitas para menteri terpilih. Namun raja Hassan melihat hal tersebut sebagai bagian dari perkembangan demokrasi yang kian membaik sejak menantunya Calista memberantas korupsi di tubuh istana.
"Itulah wujud dari kebebasan yang makin mekar di negeri tercinta ini. Terhadap itu semua, saya mengajak kalian agar tidak perlu harus melawan dengan kata-kata, tetapi jawablah dengan kerja nyata," ujar raja Hassan bijak.
...----------------...
Hari itu, menjadi hari yang paling bersejarah bagi rakyat Maroko. Sementara di istana menggelar syukuran besar-besaran dengan rakyat di luar sana sebagai bentuk syukur dan luapan kegembiraan mereka atas kebijakan istana yang tidak lagi memandang hina status sosial masyarakat Maroko yang ingin mengambil bagian dalam memajukan negara mereka sesuai dengan kapasitas yang mereka miliki.
Pesta yang berlangsung selama tiga hari tiga malam itu, berlangsung meriah. Walaupun begitu, mereka pengamanan untuk istana dan masyarakat di luar sana tetap dalam keadaan waspada oleh para prajurit istana yang dikerahkan oleh panglima Khalid.
Kini Calista punya tempat tersendiri di hati rakyat Maroko. Calon ratu ini dielu-elukan oleh rakyat Maroko sebagai peri penyelamat hidup mereka, yang selama ini telah tergilas oleh roda kekuasaan yang di miliki para menteri istana yang memperlakukan mereka tidak layak, bahkan seperti budak yang harus tunduk dan patuh pada apa yang mereka inginkan dan itu tidak diketahui oleh raja Hassan karena dirinya sendiri hanyalah boneka kerajaan juga.
Doa dan harapan untuk keselamatan Calista atas kehamilannya menjadi prioritas istana dan rakyat Maroko, mengingat Calista mengandung kembar empat sebagai pewaris tahta kerajaan istana Maroko tersebut.
Usai pesta rakyat Maroko, Calista terlihat kelelahan. Pangeran Fatih membawa istrinya ke kamar untuk beristirahat.
"Sayang! Semuanya sudah berakhir. Kerajaan ini berutang banyak kepadamu. Mereka bangga memilikimu sebagai ratu Maroko.
__ADS_1
Aku tidak tahu, apa jadinya jika kamu tidak bersamaku saat menghadapi para bandit istana yang merupakan para bangsawan yang selama ini telah menindas perasaan para raja sebelumnya dan juga ayahku." Ungkap pangeran Fatih haru.
"Saya percaya apa yang disebut dengan takdir. Tidak ada suatu kebetulan di dunia ini tanpa ada campur tangan Allah di dalamnya, seperti daun yang gugur dari dahannya atas Izin Allah.
Siapa kita yang berani mengatur takdir, kalau bukan Allah yang menginginkan sesuai kehendakNya." Ujar Calista.
"Iya sayang! Kita lupa kalau kita adalah pemeran dengan tokoh apa saja yang Allah mau kita berperan sesuai dengan skenario kehidupan yang sudah diaturNya.
Kadang ada yang menolak peran itu seakan mengatakan kenapa harus saya yang dipilih ya Robb dalam menjalankan ujian yang menyedihkan yang harus ia perankan.
Tapi, apa yang bisa ia perbuat kecuali menjalaninya suka atau tidak." Ucap pangeran Fatih mulai melihat bagaimana proses kehidupan yang Allah tetapkan kepada-Nya.
"Itulah mengapa Allah meminta kita untuk selalu membaca Al-Qur'an, entah kita paham atau tidak, yang jelas baca saja Alquran itu, karena dengan kita membaca Alquran berarti Allah sendiri sedang berkomunikasi dengan kita, beda dengan sholat, kalau sholat kita yang mengajak Allah untuk berkomunikasi.
Kalau Alquran, Allah yang ingin berkomunikasi dengan kita, nah, di situlah Allah turunkan petunjukNya dengan segala hikmahnya bagi hambaNya yang yakin bahwa Al-Qur'an adalah Hudan atau petunjuk atau pedoman untuknya, namun sayangnya, masih banyak umat Islam tidak menyadari mukjizat Rosulullah itu, mereka lebih memilih jalan pintas untuk menyelesaikan permasalahannya." Tukas Calista.
"Apakah maksudmu seperti yang dilakukan oleh menteri sebelumnya yang korupsi itu?"
"Iya sayang, itu salah satunya. Namun yang lebih tragisnya lagi, mereka bisa menjadi kufur dengan mendatangi para normal dan sejenisnya, untuk mendapatkan kekuatan agar diri mereka bisa mendapatkan solusi permasalahan yang mereka hadapi sesuai yang mereka inginkan. Padahal setan yang berperan di dalam itu semua untuk menyesatkan kehidupan mereka karena lemahnya iman." Timpal Calista.
Semoga anak keturunan kita dijauhkan dari kekufuran, aaamiin..!" Sambut Calista.
"Sekarang kamu istirahat dulu, aku mau keluar sebentar menemui ayah." Ucap pangeran Fatih sambil mencium bibir dan perut besar istrinya.
"Terimakasih pangeran suami!" Ledek Calista disambut tawa keduanya.
Pangeran Fatih meninggalkan Calista sendirian di kamarnya. Karena keadaan istana yang saat ini masih berlangsung acara pesta rakyat, pangeran Fatih hanya mengandalkan prajurit istana untuk menjaga istrinya di depan kamarnya.
"Permisi tuan!"
"Kami di suruh ratu Julaikah mengantarkan makanan ini untuk putri Calista." Ucap dayang-dayang istana.
"Tunggu sebentar!" Ujar prajurit lalu mengetuk pintu kamar itu.
Tok....tok..!
__ADS_1
Calista yang hampir tertidur harus terganggu dengan ketukan pintu itu, padahal ia sudah meminta suaminya untuk tidak menganggunya karena ia ingin istirahat total.
"Ya Allah, siapa lagi ini?" Calista beringsut malas dari tempat tidurnya untuk membuka pintu kamarnya.
"Permisi Putri, ada yang mengantarkan makanan untukmu. Katanya atas perintah ratu Julaikah." Ucap prajurit.
Calista memperhatikan kedua dayang istana itu sesaat lalu mempersilahkan mereka masuk.
"Silahkan masuk!"
Makanan yang terdiri dari tiga jenis makanan yang merupakan makanan khas Indonesia yang merupakan makanan kesukaan Calista.
Kedua dayang istana itu meletakkan makanan di atas meja kecil yang ada di kamar itu. Keduanya segera meninggalkan kamar Calista dengan buru-buru.
Callista membuka penutup wadah makanan itu dan liurnya tiba-tiba saja terbit karena sudah lama ia ingin sekali makan makanan kesukaannya.
"Bagaimana Ummi bisa mengetahui makanan kesukaanku, padahal aku tidak pernah mengatakannya. Akh, mungkin suamiku yang menceritakan kepadanya.
Ya Allah! akhirnya aku bisa menikmati makanan ini dan oh, ada rujak juga rupanya. Kelihatan sangat enak." Ucap Calista terlihat sangat senang dengan perhatian ibu mertuanya sampai meminta dapur istana memasak masakan kesukaannya.
Sementara di dapur istana, seorang putri bangsawan sedang menanyakan kepada dua dayang istana suruhannya.
"Apakah kalian sudah memberikan makanan itu padanya?" Apakah dia memakannya?"
"Sudah putri Ruqoya, tapi kami belum melihat putri makan." Ucap salah satu dayang itu.
"Bagus, ini upah untuk kalian." Ucap putri Ruqoya dengan memberikan kalung berlian miliknya.
"Terimakasih putri!" Ucap keduanya kegirangan lalu pamit dari hadapan putri Ruqoya.
"Rasakan pembalasanku Calista, kau harus membayar perbuatanmu pada keluarga tunanganku yang sekarang hidup sebagai rakyat jelata.
Rencana pernikahanku harus gagal karena dirimu. Kau dan bayimu harus mati Calista. Atau setidaknya bayi kembar empat mu itu yang harus mati agar mereka tidak akan naik tahta kerajaan ini. Dan aku yang akan menggantikan posisimu putri Calista." Ucap putri Ruqoya sambil menyeringai seperti iblis.
.....
__ADS_1
vote dan like nya cinta 🙏🤗