
❤️✨ Terimakasih sudah membaca, jangan lupa Like, Vote, Rate, Favorit, Komentar dan kirim Hadiah yah❤️✨
Polisi bergerak cepat, dengan dnaya bukti. foto dan beberapa video dengan mudah menemukan pelakunya karena mereka ada residivis. Kedua pelaku ini memang kerap berbuat onar, bukan rahasia umum lagi.
Mereka hendak melarikan diri melalui perbatasan, tetapi langsung di tahan oleh pihak berwajib. Keduanya di giring menuju kantor polisi.
Bahkan salah satu pelaku yang hendak melawan akhirnya terkena timah panas dari polisi. Kini kakinya pincang dan tertatih-tatih berjalan saat melakukan pemeriksaan.
"Cepat katakan kenapa kalian menyiram air keras ke gadis itu?" tanya salah satu polisi saat interograsi pelaku.
"Kami hanya melakukan perintah," jawabnya.
"Siapa yang suruh? melalui apa kalian berkomunikasi?" lanjut polisi bertanya.
"Sms, dia mengirimkan tugas dan memberikan uang muka 30% setelah selesai tugasnya yang 70% di transfer ke rekening kami," jawab mereka.
"Periksa tabungan dan telepon pelaku," kata polisi ke temannya.
Penyelidikan terus di lakukan akhirnya di temukan titik terang dan polisi langsung menuju rumah pelaku utama, otak peristiwa ini.
Satria, pemuda remaja itu tampak kaget saat di tangkap di rumahnya. Keadaan ibunya yang sungguh menyedihkan, terduduk dikursi roda melihat putra tunggalnya di giring naik ke mobil polisi.
Untung saat itu sudah ada penjaga sang ibu. Berlinang airmata wanita tua ini mencoba meminta bantuan suaminya, tetapi tak di gubris malah menyuruh mencari pengacara saja dan mengirimkan sejumlah uang yang cukup besar.
__ADS_1
"Bu, daripada mencari pengacara bagaimana kalau kita temui korban dan keluarganya, minta belas kasihan. Saya rasa mereka akan prihatin dengan keadaan ibu,"saran sang asisten.
"Be---benar juga, kau tolong ke kantor polisi tanyakan dimana korbannya di rawat setelah ity kembali dan temani ibu ke sana," perintah sang wanita tua.
"Baik Bu, saya pamit dulu. Berdoalah Bu agar Tuhan berikan jalan terbaik. Memang anak anda salah, tetapi semoga saja ini terakhir kalinya dia berurusan dengan polisi," kata sang asisten.
"Terimakasih." Ibunda Satri terus berdoa sambil duduk dikursi roda.
Sementara itu, di rumah sakit.
Keluarga Kasih bahagia mengetahui pelaku sudah di dapatkan, namun agar terkejut karena usianya masih di bawah umur dan merupakan teman sekolah Kasih.
Alasannya melakukan itu karena kesal di tolak dan di tampar oleh Kasih, sehingga timbulah niat jahatnya untuk melukai wanita yang dulu pernah dia sukai.
Di saat mereka sedang bercakap-cakap, terdengar ketukan pintu. Semua melihat ke arah sana dan masuklah seorang wanita memakai kursi roda.
Kedua orangtua Kasih saling pandang karena tak mengenal siapa wanita tua itu.
"Maaf anda siapa? cari siapa?" tanya Pak Budi.
"Mohon maafkan anak saya," kata wanita tua itu sambil menangis dan sungkem di tangan Ibu Kalina.
Semua saling melonggo satu sama lain, benar-benar merasa aneh dengan kedatangan wanita itu.
__ADS_1
"Anda siapa?" tanya Bu Kalina sambil berusaha melepaskan pegangan tangan wanita itu.
"Saya ibunya Satria."
#PesonaSangDiva
#NezhaAgeha
-------Promo Bab Karya Penulis Lainnya------
Hai-hai semua mohon maaf, kali ini minta space tambahan untuk perhatian kalian. Sekarang emak lagi mau bicaraiin karya dari salah satu penulis noveltoon lainnya dan dia adalah .......
Dhevy Yuliana
kisah Cinta dari pasangan muda yang berawal perjodohan, sepwrtinya berbuah manis.
namun, masalah justru datang dari orangtua Ika.
lebih tepatnya, sang mama yang mendadak menolak pernikahan mereka, hanya karena hasutan dari masalalu Ika.
akankah mereka menyerah atau mempertahankan,?
__ADS_1