Pesona Sang Diva

Pesona Sang Diva
Pertemuan Tak Terduga


__ADS_3

“Loh Tante sedang apa ada di sini? Belanja ya?” tanya Alicia.


“Ini lagi jalan sama anak Tante,” jawab Tante Lala sambil menggandeng tangan Darren.


“Heh? Aku baru tahu jika kamu memiliki hobi seperti itu,” goda Alicia sambil menahan tawa dan menaikan alis nya turun naik.


“Apa maksudmu? Jangan salah paham , dia adalah mama angkatku,” ujar Darren sambil melotot seolah mengerti arah pikiran gadis bule di depan nya.


“Kalian sudah saling kenal?” tanya Tante Lala heran.


“Kami bertemu di Paris,”jawab Darren.


“Dia menolong dan membantuku mendapatkan pekerjaan,” kata Alicia.


“Sepertinya kalian berjodoh. Alicia inilah yang membantu menyalakan mesin mobil Tante,”ujar Tante Lala.


“Jangan mulai menafsirkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi,” sahut Darren yang tahu arah jalan pikiran wanita tua itu.


“Sedikit berusaha kan tidak apa – apa. Alicia ayo makan bersama kami,”ajak Tante Lala.


“Tidak usah,” tolak Alicia.


“Jangan menolak rejeki, yuk makan bersama,” kata Tante Lala dengan tegas.


“Ikut saja,” kata Darren.


Terpaksa dia mengikuti dan masuk ke dalam. Lalu memesan makanan dan mereka duduk berempat, di meja itu hanya Tante Lala dan sang pengacara yang berbincang. Sedangkan para anak muda hanya diam saja.


“Aku sudah selesai makan, pamit dulu ya,” Kata Darren.


“Cepat sekali kau perginya, baiklah sampaikan salam kepada Kasih dan minta dia temani Tante belanja akhir pekan,” ujar Tante Lala.


“Baik dan kau jangan merepotkan,” kata Darren sambil menunjuk ke Alicia.

__ADS_1


“Iya bawel,” sahut gadis bule itu dan terus saja makan.


Melihat kedekatan keduannya membuat Tante Lala berniat menjodohkan. Apa lagi ada hal langka terjadi kala Darren mulai perduli dengan nasib orang lain.


“Aku akan menyatukan keduannya dan kumpulkan sekutu,” batin Tante Lala.


“Sana pergilah, Alicia akan pulang bersama Tante.”


“Baik, sampai jumpa.”


Darren pergi dengan cepat. Sosok pria tampan dia menjadi daya magnet bagi kaum hawa. Terlihat beberapa wanita menoleh menatapnya yang melintas di dekat mereka.


"Susah ya jika tampan banyak yang lirik,"Ujar Alicia dengan bibir monyong.


"Kamu cemburu? tahu ngga badan Darren sangat seksi loh,pasti ingin menyentuh jika melihatnya,"goda Tante Lala.


"Uhuk." Sang pengacara sampai tersedak mendengar pembicaraan itu.


"Tante jangan begitu dong! Malu di dengar yang lain,"protes Alicia.


"Saya tidak masalah kok, kalian bisa lanjutkan pembicaraan ini. Mohon maaf harus pulang lebih dahulu karena istri saya sudah mengirimkan pesan,"ujar sang pengacara sambil memperlihatkan handphonenya.


"Silakan, salam buat istri kamu ya,"kata Tante Lala.


"Iya,Bu." Pengacara itu pun pergi dan kini sisa mereka berdua saja.


"Alicia, akhir pekan ikutlah jalan bersama aku dan Kasih," ajak Tante Lala.


"Apakah tidak mengganggu?"tanya Alicia.


"Tidak dong,ikut saja karena Tante hanya sementara saja berada di kota ini,"jawab wanita paruh baya itu.


"Baiklah, kebetulan aku juga mau mengenal Kasih. Dia adalah saudara kembar Bos ku."

__ADS_1


"Kamu bekerja dengan Karenina?"


"Benar."


"Sebagai apa?Darren yang membantumu mendapatkan pekerjaan itu ya?"


"Sebagai Bodyguard,kebetulan aku bisa beberapa bela diri."


"Keren sekali,jadi selain cantik ada kelebihan lainnya rupanya."


"Cuma hobi saja dan kebetulan malah berguna."


"Baguslah, ayo Tante antar pulang dan ingat Sabtu ikut jalan. Masukan nomor teleponmu."


"Aku baru mau beli nomor di negara ini."


"Kalau begitu pakai saja salah satu handphone Tante. Kebetulan ada yang jarang di gunakan. Toh aku juga tak akan lama di negara ini,selesai pakai titip saja ke Darren."


Tante Lala mengeluarkan sebuah ponsel pipih merek perusahan korea dan memberikannya ke Alicia.


"Tidak usah Tante,"tolak Alicia.


"Ambil saja,akan repot mendaftar untuk nomor baru karena identitas mu masih WNA (Warga negara asing) kan."


"Iya juga sih, makasih Tante. Jika aku akan pulang ke negaraku maka handphone ini akan ku kembalikan."


"Santai saja,ayo pulang."


Tante Lala membayar tagihannya lalu mereka turun ke bawah, ke basemen untuk pulang memakai mobil yang tadi di perbaiki oleh gadis itu.


Bersambung....


yuk mampir ke cerita di bawah ini, sambil menunggu kelanjutan PSD.

__ADS_1



__ADS_2