
Pov Suzy,
"Kita akan jalan bersama malam ini, kau mau kemana?" tanya Delon saat mereka tengah makan siang bersama keluarga.
"Bagaimana kalau berjalan dan menikmati kuliner di sekitar kota. Aku sudah lam ingin berkencan sederhana seperti itu,"jawab Suzy.
"Boleh juga," kata Delon.
"Kalian brsenang-senanglah, kami para orang tua akan menonton theater musik," sahut Oma Gina.
"Bi Kinan mau iku?" tanya Bu Kalina.
"Tidak usah, tadi Lili mengajak saya untuk menemani dia pijat dengan fasilitas hotel," jawab Bi Kinan.
"Baguslah malam terakhir ini sibuklah dengan semua kegiatan masing - masing. Kasih bagaimana denganmu?" tanya Oma Adimiharja.
"Aku mau istirahat saja Oma sambil makan dan menonton televisi di kamar. Saat pulang nanti akan sibuk, ini kesempatanku untuk santai," jawab Kasih.
"Dia memang seperti itu, jika tidak ada hal penting tidak mau jalan keluar. Makanya kami menyediakan banyak fasilitas di rumah mereka agar anak - anak perlu mencari di luar," kata Pak Budi.
"Itu benar, Ayah dan Bang Darren menyiapkan banyak permainan di rumah, ada ruang karaoke mini, biliyard, taman dan kolam ikan juga gym. Semua dalam ukuran kecil tetapi menyenangkan," papar Davin.
"Kolam ikan di rumah bukan di isi ikan hias ya, isinya ikan buat di makan ada mujair, nila dan ikan mas," kata Kasih.
"Kebiasaan hidup di desa jadi begini deh," ucap Delon.
__ADS_1
"Nanti saat pulang kita akan adakan acara berkumpul di rumah baru kami, kalian harus datang," ujar Davin.
"Rumah baru?" tanya Steven.
"Bapak dan Ibu menjual rumah di dsa flamboyan dan beli di pingiran kota agar lebih dekat dengan anak- anak," jawab pak Budi.
"Lalu rumah yang Kasih tempati?" tanya Oma Gina.
"Di berikan ke Delon dan akan di renovasi sebagai hadiah pernikahan mereka berdua nanti. Darren juga tidak suka tinggal di tengah kota karena jauh untuk ke club miliknya dan Davin membutuhkan tanah luas buat peternakan kami sedangkan Kasih sudah beli apartement sendiri di tengah kota. Akhir weekend baru dia pulang rumah," jawab Bu kalina menjelaskan.
"Kasih bisa tinggal bersama kami." kata Philip.
"Benar, Non Kasih tinggal saja di kamarnya,"ucap Bi Kinan menambahkan.
"Iya aku akan membagi diriku di tiga tempat, dua hari di rumah Philip, dua hari di rumah Bapak dan Ibu lalu tiga hari di apartementku. Itu baguskan," kata Kasih sambil tertawa.
"Kakak jangan begitu, aku sudah besar," protes kasih dan semua orang tertawa.
Malam hari,
Delon nampak mengetuk kamar Suzy untuk menjemputnya makan di luar sambil jalan berdua. Pemuda ini smpat terpukau sejenak kala melihat calon istrinya sangat mempesona malam ini. Suzy kali ini tidak memakai make up sama sekali dan mengenakan baju sederhana. Dress motif bunga dan tas selempang juga sepatu keds putih.
“Delon, ada apa dengamu” tanya Suzy sambil melambaikan tangannya di depan wajah sang kekasih.
“Kamu cantik sekali,” puji Delon.
__ADS_1
“Jangan bercanda, aku tidak memakai make up hari ini. Pasti wajahku terlihat pucat,” ucap Suzy.
“Tidak sungguh cantik taanpa make up. Saat kita menikah tidak usah pakai make up di rumah,” kata Delon.
“Kamu ini, kita beda jauh loh kalau tidak pakai make up wajahku akan terlihat sangat tua. Kau tidak keberatan melihat keriputku yang akan muncul nantinya?” tanya Suzy.
“Tidak, asal kau tahu ibuku juga lebih tua dari ayahku dan lihat pernikahan mereka baik – baik saja dan tetap romantis,” jawab Delon.
“Apakah benar demikian jadi sama saja seperti pernikahan kedua Mamaku. Papa Awan kan jauh lebih muda,” sahut Suzy.
“Itu kan banyak yang menikahi wanita jauh lebih tua jadi kamu harus percaya diri,” kata Delon.
“Baiklah, ayo kita jalan, aku lapar,” ucap Suzy mengalihkan pembicaraan.
Keduanya bergandengan tangan sepanjang koridor hotel, Tetapi cuaca tidaklah mendukung karena Hujan mendadak turun sehingga keduanya basah kuyup dan kembali ke hotel. Suzy segera kembali ke kamarnya dahulu dan mengajak Delon masuk untuk menganti pakaiannya duluan.
“Delon kenapa buka bajumu sekarang!” pekik Suzy yang kaget kala pria itu dengan mudahnya membuak semua pakaian kini tersisa pakaian dalam saja.
“Kan basah, aku tidak mau masuk angin. Matikan air conditioner nya, ini sangatlah dingin,” kata Delon yang mulai mengigil.
Suzy kasihan melihat calon suaminya segera mengambilkan selimut dan memberikan padanya. Semua baju basah Delon di jemur di gantungan handuk dalam kamar mandi. Gadis lantas menganti bajunya juga di dalam dan keluar sambil memakai handuk untuk mengambil pakaian di dalam koper.
Tiba – tiba Delon malah memeluknya dari belakang, tentu saja itu membuat Suzy terkejut lalu pria itu mulai m e l u m a t b i b i r kekasihnya
Bersambung...
__ADS_1
Permisi...izin promo bentar ya cerita karangan teman emak jika mau baca silakan cuss langsung di klik Tyatul, pasti ceritanya menarik loh!